News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karhutla Makin Jadi Sorotan, Polisi Tetapkan 138 Tersangka dari 200 Laporan

Polisi menetapkan 138 tersangka terkait karhutla dari 200 laporan. Sebanyak 119 tersangka diduga sengaja membakar dan 19 karena kelalaian.
Senin, 7 September 2026 - 15:48 WIB
Karhutla yang terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi telah menetapkan 138 tersangka dalam kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penetapan ratusan tersangka tersebut dilakukan setelah polisi menerima sebanyak 200 laporan terkait kasus karhutla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari ratusan laporan yang diterima, polisi menemukan adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan baik secara sengaja maupun akibat kelalaian.

"Kami sudah menetapkan 138 tersangka yang melakukan kesengajaan dan kelalaian," kata Listyo, Senin (7/9/2026).

119 Tersangka Diduga Sengaja Bakar Lahan

Listyo mengungkapkan, dari total 138 tersangka yang telah ditetapkan, mayoritas masuk dalam kategori dugaan pembakaran yang dilakukan secara sengaja.

Rinciannya, sebanyak 119 orang ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melakukan pembakaran secara sengaja. Sementara itu, 19 orang lainnya masuk dalam klaster kelalaian.

Dengan demikian, penanganan perkara karhutla yang dilakukan kepolisian tidak hanya menyasar tindakan pembakaran yang dilakukan dengan sengaja, tetapi juga peristiwa yang terjadi akibat kelalaian.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari langkah penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi perhatian pemerintah.

Polisi Tangani 8 Korporasi

Selain menindak individu, kepolisian juga menangani kasus yang melibatkan korporasi.

Listyo mengatakan, saat ini terdapat 8 korporasi yang sedang dalam proses penanganan terkait karhutla.

Dalam proses tersebut, Polri bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Kerja sama dilakukan termasuk dalam pemberian sanksi terhadap perusahaan yang berkaitan dengan persoalan karhutla.

"Kami juga menangani 8 korporasi dan kami berkerja sama dari Kemenhut dan KLH yang sebelumnya sudah memberikan sanksi administrasi pembekuan dan pencabutan terhadap 18 perusahaan dan 42 perusahaan," jelas Listyo.

Langkah tersebut menunjukkan penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui proses pidana terhadap individu, tetapi juga mencakup pengawasan dan pemberian sanksi administratif terhadap perusahaan yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Ancaman Karhutla Masih Berlanjut

Di tengah penanganan hukum terhadap para pelaku, Listyo mengingatkan bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan masih dapat terjadi.

Menurutnya, kondisi El Nino saat ini turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga akhir tahun.

Karena itu, pemerintah bersama aparat penegak hukum perlu melakukan langkah pencegahan sekaligus penindakan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus meluas.

Listyo mengatakan, langkah yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum setelah kebakaran terjadi. Upaya preemtif dan preventif juga terus dilakukan untuk mengurangi potensi terjadinya karhutla.

TNI-Polri hingga Pemda Turun Edukasi Warga

Sesuai arahan Presiden, langkah pencegahan dilakukan dengan menurunkan tim gabungan ke berbagai wilayah. Tim tersebut terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Tim gabungan tersebut salah satunya melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan dalam pembukaan lahan.

Edukasi dinilai penting untuk mencegah masyarakat melakukan pembukaan lahan dengan cara yang dapat memicu kebakaran.

"Langkah-langkah preemtif dan preventif yang dilakukan saat ini sesuai dengan arahan bapak Presiden bagaimana kita menurunkan tim melakukan edukasi gabungan baik dari TNI-Polri Pemda dan instansi terkait untuk melakukan edukasi terkait aturan pembukaan lahan," tandas Listyo.

Dengan potensi kebakaran yang masih dapat terjadi hingga akhir tahun, langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku karhutla terus dilakukan secara bersamaan. (aha/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menilai faktor ketidakberuntungan ikut memengaruhi hasil pertandingan tersebut.
Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas pengakuan di tingkat internasional tersebut. 
Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

ASIOP memastikan tempat di final Piala Soeratin 2026 kategori U-13 setelah mengalahkan Papua Football Academy (PFA) dengan skor mencolok 3-0.
Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Aki mobil menjadi salah satu komponen penting yang sering kali luput dari perhatian pemilik kendaraan.
Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Empat penggawa Timnas Indonesia belum mendapat kesempatan bermain di klub setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Simak nasib Paes, Baggott, Romeny, dan Pattynama.
Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar pemain film Laut Bercerita terungkap, termasuk Aksara Dena sebagai Gusti Suroso, karakter dokumentator Geng Winatra yang menyimpan rahasia besar.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral