News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertamina Siap Ikuti Aturan Baru Pembelian Pertalite, Tunggu Keputusan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga menyatakan siap mengikuti kebijakan pembelian Pertalite berbasis desil jika pemerintah telah menetapkan aturan secara resmi.
Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WIB
Terungkap, Penyebab 394 Ribu Kendaraan Tidak Bisa Isi Pertalite Lagi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina Patra Niaga (PPN), Subholding Downstream PT Pertamina (Persero), menyatakan siap mengikuti keputusan pemerintah terkait rencana pembelian BBM bersubsidi Pertalite berdasarkan kelompok desil.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan pihaknya hingga saat ini masih menunggu keputusan resmi pemerintah mengenai kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sampai saat ini kami masih menunggu pastinya, karena hal tersebut di level pemerintah. Kami adalah badan usaha yang akan mengikuti bagaimana arahan dari pemerintah,” ungkap Robert di Cilacap, Kamis (10/9/2026).

Pertalite Akan Dibatasi Berdasarkan Desil?

Pemerintah sebelumnya berencana memanfaatkan data desil untuk membatasi konsumsi BBM bersubsidi Pertalite agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Dalam konsep awal yang disiapkan pemerintah, masyarakat yang masuk kelompok desil 9-10 akan menjadi sasaran pembatasan konsumsi BBM bersubsidi.

Namun, hingga saat ini kebijakan tersebut belum ditetapkan secara resmi dan tanggal pelaksanaannya juga belum ditentukan.

Pertamina Patra Niaga menyatakan akan mengikuti mekanisme yang nantinya diputuskan pemerintah.

Pertamina Siap Ikuti Mekanisme yang Dipilih Pemerintah

Robert mengatakan Pertamina Patra Niaga mendukung kebijakan yang bertujuan membuat distribusi BBM bersubsidi menjadi lebih tepat sasaran.

Menurutnya, Pertamina akan siap menerapkan kebijakan apabila pemerintah telah menetapkan keputusan secara resmi.

“Apakah dari desil, apakah dari pembatasan dengan cara lainnya, kami pikir Pertamina pasti akan siap apabila kebijakan itu sudah official dari pemerintah,” tegas Robert.

Dia menambahkan, penerapan kebijakan nantinya akan dikoordinasikan dengan pemerintah serta lembaga terkait, termasuk Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Kami pasti akan berkoordinasi dengan pemerintah, penerapannya berkoordinasi tentunya dengan lembaga-lembaga, misalnya BPH Migas,” lanjutnya.

Selain mendukung kebijakan distribusi BBM yang lebih tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga juga menyatakan dukungannya terhadap upaya menjaga ketahanan energi.

Pembatasan Belum Punya Jadwal Pelaksanaan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, hingga saat ini Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum menetapkan tanggal pelaksanaan pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil.

Keputusan akhir masih menunggu pembahasan lebih lanjut agar kebijakan yang diterapkan nantinya dapat berjalan sesuai dengan tujuan pemerintah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasatgas Tito Karnavian Minta Stakeholder di Tapanuli Tengah Bersatu Prioritaskan Penanganan Pascabencana

Kasatgas Tito Karnavian Minta Stakeholder di Tapanuli Tengah Bersatu Prioritaskan Penanganan Pascabencana

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengimbau seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, untuk bahu-membahu dan menjadikan penanganan pascabencana sebagai prioritas utama. 
Marak Kasus TPPO, Perlindungan Hukum Bagi PMI Perlu Diperkuat

Marak Kasus TPPO, Perlindungan Hukum Bagi PMI Perlu Diperkuat

Insan pers turut menyorot tajam terkait maraknya kasus kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Update Gempa NTT: 136 Orang Meninggal, Progres Pemetaan Rumah Rusak Capai 70 Persen

Update Gempa NTT: 136 Orang Meninggal, Progres Pemetaan Rumah Rusak Capai 70 Persen

Total korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kini dilaporkan mencapai 136 jiwa oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Wapres Gibran Instruksikan Polisi Beri Hukuman Berefek Jera bagi Pembakar Lahan

Wapres Gibran Instruksikan Polisi Beri Hukuman Berefek Jera bagi Pembakar Lahan

Guna menimbulkan efek jera, Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka mendesak aparat penegak hukum untuk menindak keras siapa pun yang terbukti menjadi dalang di balik pembakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny Dapat Tandem Baru? Statistik Penyerang Muda Ini Makin Gila di Luar Negeri

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny Dapat Tandem Baru? Statistik Penyerang Muda Ini Makin Gila di Luar Negeri

Penyerang muda Timnas Indonesia tampil gacor di Amerika Serikat dengan 7 kontribusi gol dalam 6 laga, modal apik jelang FIFA ASEAN Cup 2026.
Top 3: Fakta-fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin di GBK hingga Julukan Megawati Hangestri Diprotes Volimania Korea

Top 3: Fakta-fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin di GBK hingga Julukan Megawati Hangestri Diprotes Volimania Korea

Berikut rangkuman top 3 berita yang tengah menjadi sorotan. Mulai dari fakta-fakta terbaru soal kematian Fajar Sahrudin hingga julukan Megawati Hangestri diprotes.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral