GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Brigadir J Tak Kuasa Menahan Tangis: Kalau Dia Berjuang di Papua Kami Ikhlas, Tapi ini..

Kematian Brigadir J menyisakan luka dan duka mendalam bagi keluarga. Ayah Brigadir J tak kuasa menahan Tangis: Kalau dia berjuang di papua kami ikhlas, tapi ini
Selasa, 9 Agustus 2022 - 12:07 WIB
Ayah Brigadir J Tak Kuasa Menahan Tangis: Kalau Dia Berjuang di Papua Kami Ikhlas, Tapi ini...
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Proses pengungkapan kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat yang meninggal di rumah dinas Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, yang menyisakan luka dan duka mendalam bagi keluarga. Ayah Brigadir J tak kuasa menahan Tangis: Kalau dia berjuang di papua kami ikhlas, tapi ini..

Kenang sosok pribadi sang anak yang kematiannya membuat keluarga terpukul dan shock, Ayah Brigadir J tak kuasa menahan Tangis: Kalau dia berjuang di papua kami ikhlas, tapi ini..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Samuel Hutabarat, Ayah Brigpol Nofriansyah Yoshua Hutabarat (via Fakta TvOne)

Keluarga tengah menunggu proses keadilan untuk mendiang Brigadir J, kini Ayah Brigadir J kenang sosok pribadi sang anak dan terpukul tak menyangka Yoshua meninggal secara sadis.

Samuel Hutabarat, Ayahanda Brigadir J menceritakan beberapa luka yang janggal pada jenazah anaknya saat tiba di kediamannya, walau sempat dihalangi oleh salah satu petugas Kepolisian untuk membuka peti jenazah Brigadir J, 

Samuel mengaku tetap membuka dan melihat untuk terakhir kali sang anak, Namun hal janggal muncul ketika melihat dari wajah sang anak, ada bekas luka di bawah mata, hidung di jahit.

Ketika membuka lagi bagian tubuhnya, bekas tembakan di dada, jari-jari tangan kiri luka sayatan hampir putus, dan paling janggal adalah kaki kananya terlihat bengkok tidak wajar, dibawah dagu dan diikuti luka-luka lainnya.

Samuel Hutabarat yang hadir sebagai narasumber Fakta tvOne, mengenang Brigadir J atau Brigpol Nofriansyah Yoshua Hutabarat, sebagai anak yang membanggakan keluarga dan tak mau menyusahkan keluarga.

Dikenang keluarga sebagai sosok yang tidak pernah menyulitkan orang tua, bahkan tak pernah bercerita soal ancaman pembunuhan yang dialaminya hingga kasusnya menyeruak ke publik, Hal itu pun disampaikan sang Ayahanda Brigadir J yakni Samuel Hutabarat.

"Kenangan indah sama anak kita Almarhum ini, dia nggak mau menyusahkan kita, hal sekecil apapun yang dialaminya kesusahan, tidak mau dia menceritakan, selalu yang manis, selalu orang tua di hiburnya,"ungkapnya di tayangan Fakta tvOne.

"kalau dia pulang ke rumah, dia hibur kami itu, tidurnya pun sama mamanya, sudah umur 27 tahun masih mau tidur sama mamanya, itulah yang saya selalu ingat,"ucapnya seraya mengeluarkan air mata mengenang sang anak.

Lebih lanjut, Pihak keluarga sangat terpukul akan kejadian yang menimpa anaknya tercinta, hingga tidak menyangka cara meninggal mendiang Brigadir J yang sadis.

"Kami sangat terpukul, sangat terpukul..saya tidak menyangka begitu dia meninggalnya secara sadis, kalau boleh kalian lihat itu foto luka-lukanya."ungkapnya.

"Kalo dia berjuang di Papua, kita ikhlas tapi inii..,"ucapnya lirih

"Ya, kita tunggulah hasil forensik, biarlah Tuhan yang bekerja, saya yakin kalau Tuhan telah bekerja, tidak ada yang mampu melawan Tuhan, saya yakin, Setinggi mana pun pangkat dia,"ujarnya

Samuel Hutabarat pun mengaku karena sangat terpukul dan shock akan kejadian meninggalnya sang anak, hingga tiap malam dirinya hanya bisa tidur cuma 1 jam semalam dan berat badannya beranjak turun sebanyak 5 KG selama sebulan ini pasca kejadian Brigadir J meninggal. 

Penetapan tersangka kasus kematian Brigadir J

Hingga kini telah ditetapkan tiga tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir J alias Brigpol Nofriansyah Yoshua Hutabarat, diantaranya Bharada E, Brigadir RR dan satunya lagi belum dirilis oleh Mabes Polri, Namun lebih dahulu diungkapkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Sejauh ini, Penyidik telah merilis penetapan tersangka yang pertama adalah Bharada E atau Richard Eliezer dengan sangkaan pasal 338 KUHP juncto, Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Kemudian tersangka kedua, Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR, disangkakan dengan Pasal 340 KUHP (Pembunuhan Berencana) juncto pasal 338 KUHP juncto, pasal 55 dan pasal 56 KUHP.

Untuk Bharada E atau Richard Eliezer menurut penuturan kuasa hukumnya Deolipa Yumara, pihak Bharada E siap mengajukan diri jadi Justice Collaborator dan meminta perlindungan LPSK.

Sementara itu, Irjen Ferdy Sambo telah dicopot jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri, dan hingga kini ditahan di tempat khusus di Mako Brimob.

Irjen Ferdy Sambo ditahan untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan pelanggaran kode etik karena dinilai menghalang-halangi penyidikan kasus kematian Brigadir J. 

Divisi Humas Polri menyatakan, Sambo hanya diduga melanggar prosedur penanganan tempat kejadian perkara tewasnya Brigadir J di rumah dinasnya di Duren III, Jakarta Selatan. 

“Siapa yang jadi tersangka, ya belum, kalau tersangka itu, siapa yang tersangkakan? Yang tersangkakan kan dari timsus, ini kan irsus. Makanya jangan sampai salah,” ucap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Dedi Prasetyo kepada Wartawan, Sabtu (6/8/2022).

Dedi juga menambahkan, belum ada penetapan tersangka terhadap Ferdy Sambo. Sebab, pemeriksaan terhadap mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri tersebut dilakukan oleh Inspektorat Khusus (Irsus) Polri, bukan Tim Khusus (Timsus) Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya pada hari ini (9/8/2022) Polri bakal mengumumkan tersangka lainnya yang terlibat dalam peristiwa meninggalnya Brigadir J di Rumah Dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022). (ito/act/ind) 

Jangan Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Kasus yang Menyeret Sudewo Masuk ke Tahap Penuntutan 

Dua Kasus yang Menyeret Sudewo Masuk ke Tahap Penuntutan 

Komisi Pemberantasan Korupsi melimpahkan dua berkas perkara yang menjerat Bupati Pati nonaktif Sudewo ke tahap penuntutan.
BI Rate Hari Ini Naik Jadi 5,25 Persen, Bank Indonesia Ambil Langkah Darurat Saat Rupiah Tertekan

BI Rate Hari Ini Naik Jadi 5,25 Persen, Bank Indonesia Ambil Langkah Darurat Saat Rupiah Tertekan

BI rate hari ini resmi naik menjadi 5,25 persen. Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan demi menjaga rupiah dan mengendalikan inflasi.
Bukan Persib Bandung, Chelsea Resmi akan Lawan Tim Ini Saat Uji Coba di Asia Tenggara

Bukan Persib Bandung, Chelsea Resmi akan Lawan Tim Ini Saat Uji Coba di Asia Tenggara

Chelsea melengkapi agenda pramusim Asia, tetapi Persib Bandung tak masuk daftar lawan uji coba meski punya basis suporter besar dan sejarah panjang.
Eliano Reijnders Minta Bobotoh Sabar, 3 Poin Dulu Baru Persib Angkat Trofi

Eliano Reijnders Minta Bobotoh Sabar, 3 Poin Dulu Baru Persib Angkat Trofi

Persib memang cukup meraih satu poin di pertandingan pekan pamungkas. Hanya saja, pesta perayaan tentunya akan terasa lebih manis jika kemenangan bisa digapai dan menjaga keangkeran Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Pastikan Kesiapan Pengamanan Tetap Optimal, Lapas Kelas I Surabaya Laksanakan Perawatan dan Pengecekan Senjata Api

Pastikan Kesiapan Pengamanan Tetap Optimal, Lapas Kelas I Surabaya Laksanakan Perawatan dan Pengecekan Senjata Api

Jajaran Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas I Surabaya melaksanakan pengecekan dan perawatan senjata api pada sejumlah pos menara pengawasan
5 Weton yang Diprediksi Ketiban Keberuntungan Besar pada Tanggal 21 Mei 2026: Neptu Anda Masuk Daftar?

5 Weton yang Diprediksi Ketiban Keberuntungan Besar pada Tanggal 21 Mei 2026: Neptu Anda Masuk Daftar?

Berikut lima weton yang diramalkan akan diselimuti keberuntungan luar biasa dalam aspek finansial, karier, maupun hubungan sosial pada tanggal 21 Mei 2026.

Trending

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Josepha Alexandra menilai jawaban yang ia sampaikan sama dengan jawaban milik Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas yang justru dianggap benar oleh juri.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral