GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku! Ternyata Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E Kompak Soal Motif Pembunuhan Brigadir J

Motif yang disampaikan Irjen Ferdy Sambo sejalan dengan keterangan Bharada E bahwa ada peristiwa di Magelang sebelum insiden penembakan terhadap Brigadir J
Kamis, 18 Agustus 2022 - 07:59 WIB
Irjen Pol Ferdy Sambo/Bharada E
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

Jakarta - Sepekan lalu, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi telah mengumumkan motif pembunuhan Brigadir J berdasarkan keterangan dari salah satu tersangka utama yakni Irjen Ferdy Sambo.

Keterangan tersebut disampaikan Brigjen Andi dalam keterangan pers di Mako Brimob Kelapa Dua Kamis (11/8/2022) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Irjen Ferdy Sambo telah mengakui motif pembunuhan Brigadir J bukan karena pelecehan yang terjadi di rumah dinasnya, melainkan kejadian di Magelang yang melukai harkat dan martabat keluarganya.

Di sisi lain, motif yang disampaikan oleh Irjen Ferdy Sambo tersebut, sejalan dengan keterangan tersangka lain, yakni Bharada E. Ia memberikan keterangan serupa bahwa ada peristiwa di Magelang sebelum insiden penembakan brigadir J. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengakuan Sebenarnya Irjen Ferdy Sambo

Artikel
Irjen Ferdy Sambo (VIVA.co.id)

Polri telah mengungkap motif penembakan terhadap Brigadir J oleh Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo yang merupakan dalang di balik insiden tersebut.

Diketahui ternyata bukan karena dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi di rumah dinas Ferdy Sambo, melainkan sebuah kejadian di Magelang.

Kepada polisi, Irjen Ferdy Sambo mengaku marah setelah adanya laporan dari sang istri, Putri Candrawathi terkait perlakuan dari Brigadir J.

"Di dalam keterangannya, tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi dalam keterangan pers di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/8). 

Brigjen Andi Rian menyebutkan, Putri Candrawathi disebut mendapat perlakuan yang melukai harkat dan martabatnya di Magelang oleh Brigadir J. Namun perlakuan seperti apa yang dilakukan oleh Brigadir J, belum dijelaskan secara rinci

"(Putri Candrawathi) telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Joshua 9 (Brigadir J)," pungkas Andi.

Brigjen Andi menambahkan, akibat dari laporan tersebut Irjen Ferdy Sambo kemudian merencanakan pembunuhan bersama tersangka lain yakni Bharada Eliezer (Bharada E) dan Bripka Ricky Rizal (Brigadir RR).

"Kemudian FS memanggil tersangka RR dan tersangka RE untuk melakukan pembunuhan untuk merencanakan pembunuhan terhadap almarhum Joshua Saya kira demikian," tutupnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J, yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan satu tersangka sipil bernama Kuat Maruf atau KM.

Keterangan Bharada E terkait peristiwa di Magelang

Artikel
Richard ELiezer alias Bharada E (kolase tvOne/Antara)

Baru-baru ini juga terungkap pengakuan Richard Eliezer atau Bharada E mengenai peristiwa yang ada di Magelang sebelum insiden penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Keterangan tersebut disampaikan Bharada E ke kuasa hukumnya, M Burhanuddin. Meski belum memberikan keterangan yang lengkap, Burhanuddin mengatakan Bharada E membenarkan bahwa ada peristiwa di Magelang. 

“Cuma dia hanya bilang ada peristiwa yang dari Magelang. Cuma itu aja dia bilang gitu,”  kata M Burhanuddin di acara Indonesia Lawyers Club seperti yang dikutip tvonenews.com, Sabtu (13/8/2022).

Selanjutnya terkait kronologi penembakan, Burhanuddin mengatakan, sebelum ditembak Brigadir J disuruh masuk ke dalam rumah dan disuruh jongkok serta dijambak atasannya. Kemudian, Ferdy Sambo menyuruh Bharada E untuk menembak Brigadir Yosua

“Pada saat di TKP, mereka berempat sudah di dalam dan Riki disuruh panggil Yoshua. Begitu masuk di TKP, kemudian disuruh jongkok (Brigadir J).” pungkas Burhanuddin.

“Informasi dari Bharada E yang suruh Brigadir J jongkok adalah si bosnya, ya seorang atasannya di sana (Ferdy Sambo),” lanjutnya

Ia menambahkan, bahwa yang berada di tempat kejadian adalah Brigadir J dan yang saat ini sudah jadi tersangka semua yakni Ferdy Sambo (FS), Riki, dan Bharada E. Namun, istri Irjen Ferdy Sambo Putri Candrawathi pada saat kejadian ada berada di dalam kamar.

Irjen Ferdy Sambo perintahkan Bharada E menembak Brigadir J

Artikel
Irjen Ferdy Sambo dan Grigadir J (ist.)

Selanjutnya, saat disinggung apakah Brigadir J dieksekusi saat jongkok? Pengacara Bharada E itu beberkan, sebelum dieksekusi, rambut Brigadir J sempat dipegang, lalu Bharada E diperintahkan untuk menembak Brigadir Yosua. 

“Katanya (Bharada E), diapakan dulu rambutnya (Brigadir J) gitu, lalu Bharada E diperintahkan untuk menembak. Woy tembak, tembak, tembak gitu,” ungkap M Burhanuddin. 

Ketika ditanya siapa yang memegang rambut Brigadir J, kuasa hukum Bharada E tersebut mengatakan si bosnya (Ferdy Sambo) yang memegang rambut Brigadir J. Namun, ia tegaskan untuk proses selanjutnya tidak diceritakan lagi oleh Bharada E. 

Sambungnya menuturkan, pelaku yang menembak sudah dituangkan di BAP dan saat ini sedang dalam penyelidikan pada saksi satu lagi. Ia juga berasumsi jika sudah dapat keterangan dari saksi satu lagi, bisa jadi nantinya dapat ketahuan yang menembak satu orang atau dua orang.

Burhanuddin menyebutkan, sementara ini sosok penembak Brigadir J yang dipublish baru satu orang, yakni Bharada E yang mengaku menjadi penembak pertama. 

“Dia (Bharada E) bilang ada, tapi dia belum tuntas juga,” kata Burhanuddin saat ditanya apakah ada orang lain yang menembak Brigadir J selain Bharada E. 

“Cuman dia (Bharada E) bilang, dia orang pertama yang disuruh nembak. Dia tiga kali menembak,” sambungnya. (Mzn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Jangan lupa subscribe YouTube tvOnenews.com:

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpilih Secara Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Resmi Pimpin IKAL Lemhannas Periode 2026-2031

Terpilih Secara Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Resmi Pimpin IKAL Lemhannas Periode 2026-2031

Prof. Purnomo Yusgiantoro resmi dilantik sebagai Ketua Umum dari IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas). Ia dipilih secara aklamasi.
Duduk Perkara Rumah Penulis Ahmad Bahar Digeruduk GRIB Jaya, Buntut Dugaan Peretasan Pesan Ancam Hercules

Duduk Perkara Rumah Penulis Ahmad Bahar Digeruduk GRIB Jaya, Buntut Dugaan Peretasan Pesan Ancam Hercules

Penulis buku Ahmad Bahar mengungkap duduk perkara konflik dengan Hercules Rosario Marshal yang membuat rumahnya di Depok didatangi oleh pihak ormas GRIB Jaya.
Neymar Junior Resmi Kembali ke Timnas Brasil, Ini Daftar 26 Pemain yang Dipanggil Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia 2026

Neymar Junior Resmi Kembali ke Timnas Brasil, Ini Daftar 26 Pemain yang Dipanggil Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia 2026

Megabintang Brasil, Neymar Junior, dipastikan kembali memperkuat Tim Samba pada ajang Piala Dunia 2026. Pemain yang kini membela klub Santos itu kembali mendapat kepercayaan setelah sempat absen dalam beberapa agenda penting tim nasional akibat cedera.
Sarwendah Resmi Bantah Isu Pesugihan Gunung Kawi, Kuasa Hukum Siap Tempuh Jalur Hukum

Sarwendah Resmi Bantah Isu Pesugihan Gunung Kawi, Kuasa Hukum Siap Tempuh Jalur Hukum

Sarwendah membantah tegas isu pesugihan Gunung Kawi yang viral di media sosial. Kuasa hukum menyebut tudingan tersebut fitnah dan siap tempuh jalur hukum.
Cak Imin Sebut Pelaku Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati dan Garut Dukun Berkedok Kiai

Cak Imin Sebut Pelaku Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati dan Garut Dukun Berkedok Kiai

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan pelaku dugaan pencabulan terhadap santri di Pati, Jawa Tengah, adalah dukun berkedok kiai.
Aksi Menggemaskan Sherly Tjoanda saat Disuguhkan Makanan di Rumah Ashanty, Netizen Salfok sama Tingkahnya: Seimut itu

Aksi Menggemaskan Sherly Tjoanda saat Disuguhkan Makanan di Rumah Ashanty, Netizen Salfok sama Tingkahnya: Seimut itu

Viral sebuah video memperlihatkan Sherly Tjoanda tak tahan dengan makanan. Aksinya pun menuai komentar lucu warganet di media sosial.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Dalam menjalankan usaha, pedagang berharap dagangannya ramai pembeli, mendatangkan keuntungan halal, serta dipenuhi keberkahan. Bacalah doa penglaris dagangan
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Selengkapnya

Viral