GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bharada E Ogah Lakukan Adegan Ini dengan Ferdy Sambo, Polri Sebut Akan Uji di Pengadilan

Tim penyidik Polri rampungkan 74 adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, dihadiri seluruh tersangka dan saksi di rumah pribadi dan rumah dinas ferdy Sambo
Selasa, 30 Agustus 2022 - 20:23 WIB
Ferdy Sambo
Sumber :
  • Tim Tvonenews/Julio Trisaputra

Jakarta - Tim penyidik Polri merampungkan 74 adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang dihadiri oleh seluruh tersangka dan saksi di rumah pribadi dan rumah dinas ferdy Sambo Selasa (30/8/2022).

Proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J ditayangkan secara live oleh akun YouTube Polri TV Radio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rangkaian rekonstruksi terdapat adegan yang menjadi sorotan karena Bharada E menolak untuk melakukan adegan bersama Ferdy Sambo dan memilih peran pengganti. 

Adegan bermula saat Kuat Maruf mendatangi Bripka Ricky Rizal dan Brigadir J yang tengah berada di halaman rumah. Setelah adegan tersebut Brigadir J masuk ke dalam rumah.

Adegan selanjutnya melihatkan Brigadir J yang tengah berlutut minta ampun di hadapan Bharada E yang tengah menodongkan pistol. Bharada E menyebut saat itu diberikan perintah untuk menembak Brigadir J.

Usai Brigadir J tersungkur, Ferdy Sambo tampak menembak dinding. Hal itu tidak dilihatkan adegan Ferdy Sambo menembak Brigadir J.

Menjawab hal itu, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa Ferdy Sambo dan Bharada E memiliki keterangan yang berbeda.

"Menurut keterangan RE sama FS itu ada yang tidak sesuai, tapi kan silakan masing-masing kan mempertahankan," ujar Brigjen Andi Rian di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022).

Ia juga menyinggung fakta penembakan yang dilakukan Ferdy Sambo akan diuji di persidangan nanti.

"Masalah dia nembak atau tidak, makanya saya katakan tadi, masing-masing punya pendapat punya keterangan, nanti akan kita uji di pengadilan," lanjutnya.

Gestur Ferdy Sambo Jadi Sorotan

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dihadirkan pada rekonstruksi yang digelar di rumah Saguling dan Duren Tiga, Selasa (30/8/2022). Kelima tersangka itu adalah Ferdy Sambo, Kuat Maruf, Bharada E, Brigadir RR, dan Putri Candarawathi.

Adapun yang paling mencuri perhatian pada rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J itu adalah sosok otak pembunuhan Brigadir J, yakni Ferdy Sambo.

Pada rekonstruksi itu, kemunculan Ferdy Sambo yang biasa terlihat menggunakan seragam polisi dengan pangkat bintang dua di pundak kini justru terlihat sudah menggunakan baju tahanan berwarna oranye.

Namun bukan kemunculan Ferdy Sambo menggunakan baju tahan berwarna oranye yang menjadi perhatian.

Di media sosial, khususnya Instagram, justru gestur Ferdy Sambo yang menyita perhatian netizen.

Ya, di Instagram, ramai diperbincangkan gestur dongak atau mengangkat kepala pada foto-foto Ferdy Sambo.

Dalam foto tersebut, tampak ada beberapa foto yang di screenshot oleh akun Instagram Rumpi Gosip.

Salah satunya, foto tersebut ada yang memperlihatkan Ferdy Sambo memperlihatkan gestur dongak atau mengangkat kepala.

Hal itu menjadi perhatian netizen.

Adapun netizen menyebut bahwa Ferdy Sambo terlihat sangat arogan di foto tersebut.

Tak hanya itu, netizen bahkan berpendapat bahwa Ferdy Sambo seperti tak ada penyesalan menjadi otak pembunuhan terhadap Brigadir J.

Buntut beredarnya foto Irjen Sambo dengan ekspresi dongak atau mengangkat kepala itu, netizen pun ramai-ramai mengomentari foto tersebut.

Berikut ini komentar netizen:

fitriaunie86: Ttp terlihat sombong angkat kepala gda nyesel" nya ni orang

ria.rani88: Muka nya tetep ngeselin

novi.ta8145: Dia mah ga punya rasa bersalah

maizadinni: Muka nya masi arogan

dr.tatasofyan: Cepet bgd Allah klw mau menjatuhkan orang, kmren jadi jendral skrng jd tahanan

atieka_khanzahra94: Terlihat sekali arogannya

dhearosa17: Angkuh

syasyayoyoh: Ciri orang sombong jika melihat orang mukanya ndangak, laahh itu laah Sambo

Pakai Baju Tahanan

Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo yang biasa terlihat gagah dengan seragam polisi dengan pangkat mentereng di pundak kini sudah tak terlihat lagi.

Pada rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J itu yang digelar Selasa (30/8/2022) itu Ferdy Sambo sang Jenderal tampak sudah menggunakan baju tahanan berwarna oranye.

Para tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriasnyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, para tersangka kecuali Putri Candrawathi tampak menggunakan baju oranye atau baju tahanan tahanan berwarna oranye saat rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) Saguling dan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Adapun para tersangka itu ialah Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Maruf dan Putri Candrawathi.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo merespons permintaan baju oranye atau baju tahanan kepada Ferdy Sambo Cs.

Menurut dia, hal tersebut bisa dilakukan ketika penyidik yang berwenang menyarankan menggunakan baju tersebut.

“Empat orang yang sudah masuk tahanan Bareskrim semuanya pakai baju tahanan dong,” ujar Irjen Dedi.

Pada rekonstruksi hari ini, hanya Putri Candrawathi saja yang tidak menggunakan baju oranye atau baju tahanan.

Rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J meliputi 78 adegan.

"Di rumah Magelang sebanyak 16 adegan yang meliputi peristiwa tanggal 4, 7 dan 8 Juli. Di rumah Saguling sebanyak 35 adegan meliputi peristiwa tanggal 8 Juli dan pascapembunuhan Brigadir J. Kemudian, di rumah Duren Tiga sebanyak 27 adegan terkait peristiwa pembunuhanm," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Irjen Dedi memaparkan rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J sudah dihadiri pengawas eksternal dari Komnas HAM dan Kompolnas.

Dia juga meminta publik untuk bersabar karena setiap informasi yang sudah diberikan izin penyidik untuk disampaikan, maka akan disampaikan. (abs/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gibran Minta Anak Muda Manfaatkan Teknologi AI Tapi Jangan Ketergantungan

Gibran Minta Anak Muda Manfaatkan Teknologi AI Tapi Jangan Ketergantungan

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meminta anak muda memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI). Namun, jangan terlalu ketergantungan.
Padahal Maaf Sudah Disampaikan, Tapi Azizah Salsha Tetap Gas Proses Hukum Bigmo dan Resbob

Padahal Maaf Sudah Disampaikan, Tapi Azizah Salsha Tetap Gas Proses Hukum Bigmo dan Resbob

Meski keluarga Bigmo dan Resbob sempat meminta maaf dan mencoba berdamai, Azizah Salsha memastikan laporan dugaan pencemaran nama baik tetap berlanjut.
Buntut Kelakuan Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro Ikut Diperiksa dan Mengakui Keluarganya Ikut Terpukul

Buntut Kelakuan Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro Ikut Diperiksa dan Mengakui Keluarganya Ikut Terpukul

Masih ingatkah anda dengan kasus viral yang menyeret nama alumni beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas? suaminya pun ikut diperiksa
Jadi Spotlite Usai Gabung Ajax, Maarten Paes Pamerkan Timnas Indonesia di Depan Publik Belanda

Jadi Spotlite Usai Gabung Ajax, Maarten Paes Pamerkan Timnas Indonesia di Depan Publik Belanda

Setelah curi perhatian usai gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes menceritakan bagaimana prosesnya bisa memilih Timnas Indonesia, salah satunya karena neneknya.
Prediksi Arsenal vs Everton Minggu, 8 Maret 2026: The Gunners Bertekad Pertahankan Puncak Klasemen

Prediksi Arsenal vs Everton Minggu, 8 Maret 2026: The Gunners Bertekad Pertahankan Puncak Klasemen

Prediksi Arsenal vs Everton di Premier League Minggu (8/3/2026) pukul 00.30 WIB. Simak preview laga, kabar cedera, susunan pemain, dan prediksi skor.
Polisi Ungkap Alasan Pengemudi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu, Ternyata Hanya Karena Iseng

Polisi Ungkap Alasan Pengemudi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu, Ternyata Hanya Karena Iseng

Polisi mengungkap motif enam pengemudi mobil yang konvoi dengan melintas zig-zag di ruas Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta Timur, Minggu (1/3/2026).

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT