News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Setuju Pemerintah Tetapkan KLB Kasus Gagal Ginjal Akut, Tapi...

"Pada intinya setuju aja, cuman memang kita harus cermati prosedur, tata cara, dan syarat untuk ditetapkan KLB. Kalo terus naik, terus bertambah jumlahnya dalam posisi yang semakin banyak itu masuk akal," kata Rahmad Handoyo.
Minggu, 6 November 2022 - 14:21 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo
Sumber :
  • DPR RI

Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI dari PDI Perjuangan Rahmad Handoyo menyetujui pemerintah menetapkan kejadian luar biasa (KLB) dalam kasus gagal ginjal akut pada anak.

Politikus PDI Perjuangan ini menilai penetapan KLB dapat dilakukan mengingat kasus aktif terus muncul. Meskipun jumlah kasus saat ini sudah bisa dikendalikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada intinya setuju aja, cuman memang kita harus cermati prosedur, tata cara, dan syarat untuk ditetapkan KLB. Kalo terus naik, terus bertambah jumlahnya dalam posisi yang semakin banyak itu masuk akal," kata dia kepada tvOnenews, Minggu (6/11/2022).

Menurut dia, yang harus menjadi fokus pemerintah saat ini adalah bagaimana menyembuhkan pasien gagal ginjal akut agar tidak memakan korban meninggal.

Lebih lanjut, Anggota Dapil Jawa Tengah V ini menjelaskan ada hal yang perlu dilakukan pemerintah dalam jangka pendek dan jangka panjang.

"Jangka pendek saya kira sudah bisa kita lalui beberapa tahap. Pertama, meskipun belum diketahui faktor tunggal, berdasarkan komunikasi dengan WHO memang ini disebabkan karena toxic keracunan atau cemaran," kata dia.

Kendati demikian, Rahmad meyakini penyakit ini tak hanya disebabkan karena zat beracun yang tercemar dalam obat.

"Karena ada beberapa yang sampai saat ini belum diketahui penyebab gagal ginjal akut anak untuk beberapa kasus. Seperti kasus di Yogyakarta kan belum diketahui pastinya seperti apa," jelasnya.

Selanjutnya, pada jangka panjang, ia mengatakan kebijakan BPOM harus diperbaiki atau disempurnakan. Sebab lembaga tersebut dianggap paling bertanggung jawab terhadap fungsi kontrol pengawasan obat dan makanan. 

"Biar BPOM juga punya otoritas yang penuh ketika ada pemasukan bahan baku yang tidak bisa, BPOM harus mengetahuinya," jelas Rahmad. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah temuan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) di Indonesia mencapai 323 orang per Kamis (3/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini terdapat 28 provinsi dengan 323 kasus, 34 di antaranya masih dirawat, terbanyak di DKI Jakarta dan Jawa Barat," ujar Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (4/11/2022).

Ia memaparkan, sebanyak 190 orang meninggal dunia, dan sebanyak 99 orang dinyatakan sembuh dari GGAPA.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tok, Majelis Hakim Tolak Keberatan Nadiem, Sidang Kasus Chromebook Berlanjut

Tok, Majelis Hakim Tolak Keberatan Nadiem, Sidang Kasus Chromebook Berlanjut

Keberatan formiil (formal) yang diajukan Nadiem maupun penasihat hukumnya tidak cukup beralasan untuk menghentikan proses pemeriksaan perkara tersebut pada tahap eksepsi.
Beckham Putra Bicara usai Gol Penentu Kemenangan Persib atas Persija

Beckham Putra Bicara usai Gol Penentu Kemenangan Persib atas Persija

Beckham Putra memastikan kemenangan Persib Bandung 1-0 atas Persija Jakarta dengan gol cepat pada menit kelima, membawa Maung Bandung ke puncak klasemen.
Ramalan Cinta Zodiak 13 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 13 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 13 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Tanggal 13 Januari 2026 membawa energi cinta yang cenderung sensitif namun -
Siapa Saja Kelompok Paling Rentan Terinfeksi Virus? Ini Penjelasan Lengkap dan Faktor Risikonya

Siapa Saja Kelompok Paling Rentan Terinfeksi Virus? Ini Penjelasan Lengkap dan Faktor Risikonya

Kenali kelompok paling rentan terinfeksi virus, mulai dari lansia, anak-anak, hingga orang dengan imun lemah, agar langkah pencegahan lebih tepat dan efektif.
Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak, Sidang Kasus Chromebook Berlanjut ke Pembuktian

Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak, Sidang Kasus Chromebook Berlanjut ke Pembuktian

Majelis hakim menolak eksepsi mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Banjir Rendam 100 Rumah di Sentral Rangkasbitung, Warga Desak Perbaikan Drainase dan Pembangunan Embung

Banjir Rendam 100 Rumah di Sentral Rangkasbitung, Warga Desak Perbaikan Drainase dan Pembangunan Embung

Banjir setinggi 10 cm merendam 100 rumah di Sentral Rangkasbitung Lebak akibat drainase menyempit. Warga desak perbaikan dan pembangunan embung.

Trending

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Banjir Jakarta Meluas, 23 Ruas Jalan dan 10 RT di Jaksel–Jakut Terendam

Banjir Jakarta Meluas, 23 Ruas Jalan dan 10 RT di Jaksel–Jakut Terendam

Banjir Jakarta meluas akibat hujan deras. BPBD mencatat 23 ruas jalan dan 10 RT di Jakarta Selatan dan Utara terendam dengan ketinggian hingga 95 cm.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 13 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 13 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 13 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang rezeki setiap zodiak di sini!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT