GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Basarnas Ungkap soal Strategi Gerak Cepat Penanganan Dampak Gempa Bumi di Cianjur

Bencana alam gempa bumi yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat. Adapun kini Basarnas ungkap soal strategi gerak cepat penanganan dampak gempa bumi di Cianjur
Selasa, 22 November 2022 - 12:27 WIB
Proses Evakuasi Gempa Cianjur di Jalan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Muhammad Bagas

Jakarta - Bencana alam gempa bumi yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat. Yang berkekuatan 5,6 Magnitudo mengakibatkan ratusan korban dan bangunan warga yang roboh. Adapun terbaru, Basarnas ungkap soal strategi gerak cepat penanganan dampak gempa bumi di Cianjur Selasa (22/11/2022).

Saat ini personil Polri, BNPB dan warga saling bahu membahu untuk mengevakuasi korban terjadinya gempa bumi Cianjur, karena dampak kerusakan yang luar biasa, ada banyak bangunan yang roboh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Basarnas Ungkap soal Strategi Gerak Cepat Penanganan Dampak Gempa Bumi di Cianjur.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Henri Alfiandi menerangkan soal beberapa hal tentang penanganan dampak dan korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Dimana saat gempa terjadi, Kepala Basarnas dan timnya sedang Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI.

"Saya mulai dengan kronologis bahwa terjadi gempa bumi berkekuatan 5,6 pada tanggal 21 November pukul 13.21. ini juga bertepatan dengan kita kemarin melakukan dengar pendapat dengan DPR komisi V di DPR RI dan kita segera keluar dan mengakhiri rapat dengar pendapat," ujarnya 

"Dan dilanjutkan kita berkoordinasi dengan para staf saya sendiri yang memimpin untuk segera melakukan tindakan respon terhadap terjadinya gempa hingga pukul 13.50 gempa susulan masih terjadi namun tidak dirasakan sampai dengan Jakarta," ucapnya dalam Konferensi Pers yang digelar Basarnas, pada Selasa (22/11/2022).

Pihak Basarnas memiliki hambatan dan mengirim secepat mungkin personil ke titik lokasi gempa.

"Tetapi di daerah tersebut masih terasa dan daerah yang terdampak adalah daerah terdekat sekitarnya Garut, Sukabumi dengan skala intensitas sampai 4 dan 5 Basarnas. Sampai saat ini ada 103 personel dari berbagai kantor pencarian dan pertolongan Bandung, sebanyak kurang lebih 272 Basarnas kantor pusat 13 personel Semarang, kita kirimkan 20 orang, Cilacap 15 bsg pasukan khusus Basarnas 10 orang dan kantor pusat sendiri 9 orang, ada 3 truk yang kita kirimkan, tiga Rescue truck dan 3 kompartemen 2 motor trail" ungkapnya 

"Dan ini berangkat hanya dari Jakarta kita belum menghitung sampai personel dari Bandung Semarang dan kantor-kantor besar yang ada kemudian kelengkapan yang kita pakai adalah peralatan yang alat medis alat komunikasi," sambungnya.

Tim Urban SAR dari Kantor SAR Semarang Diterjunkan ke Lokasi Gempa Cianjur, Jawa Barat.(Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno)

Lebih lanjut, Kepala Basarnas menuturkan bahwa pendukung lainnya percepatan ini untuk memberikan pertolongan tugas Basarnas adalah utamanya mencari orang-orang yang terdampak terutama yang mungkin di dalam reruntuhan dan segera menyelamatkan orang-orang ini.

"Tugas utama dulu baru dilanjutkan dengan tugas berikutnya yaitu memberikan pertolongan medis dan lain sebagainya dan mengerahkan seluruh potensi besar yang ada di daerah terdampak sehingga lebih efektif,"

"Mengingat sebaran tempat lokasi kejadian di Cianjur ini sangat luas sehingga tidak bisa hanya satu titik berikut titik satu daerah," paparnya dalam konferensi pers Basarnas terkait Gempa Cianjur, pada Sekasa (22/11/2022).

Terakhir, Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi mengungkapkan bahwa dirinya dan tim segera memetakan daerah dimana dampak yang dirasakan itu, sampai yang benar-benar membutuhkan.

"Semua ini dikontrol dari Basarnas command Center dan memberikan perintah tegas kepada petugas-petugas yang kirimkan," pungkasnya."

RSUD Cimacan Dipenuhi Ratusan Pasien Korban Gempa Cianjur

Petugas terus mengevakuasi korban yang belum ditangani akibat gempa bumi yang mengoncang Cianjur, Jawa Barat dengan kekuatan Magnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022. Akibat jalan terputus menuju Cianjur, sebagian korban ditangani di RSUD Cimacan. 

Hingga Selasa (22/11/22) dinihari pukul 00.05 WIB, Koordinator Media RSUD Cimacan, Kabupaten Cianjur, dokter Rizki Utama menyampaikan sebanyak 213 masuk dari berbagai wilayah. 

"Korban yang kita terima 213 orang, 13 diantaranya meninggal dunia. Tiga orang kita rujuk ke rumah sakit di daerah Bogor, 2 cidera kepala berat dan satu patah tulang paha," katanya di lokasi. 

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat merilis data terakhir korban jiwa dan kerusakan akibat gempa Cianjur pada Senin 21 November 2022. Sebanyak 162 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa yang terjadi pada pukul 13.21 WIB. 

Berdasarkan rilis laporan sementara BPBD Cianjur yang diterima VIVA, data hingga pukul 20.00 WIB menyebutkan bahwa sebanyak 162 orang dilaporkan meninggal dunia. 

Sementara, untuk korban luka-luka akibat gempa Cianjur mencapai 326 orang. Kemudian, BPBD Cianjur juga menjelaskan sebanyak 13.784 orang dilaporkan mengungsi dan sebanyak 2.345 unit rumah dan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan. (ade/ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Inspektorat mengungkapkan temuan dugaan aparatur desa (gampong) belum menyetorkan dana pajak yang telah dipungut pada tahun anggaran 2025 dan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.
BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

BRIN Sulap Sampah Jadi BBM dan Listrik, Pemerintah Kejar Target Akhiri Darurat Sampah Nasional

Di tengah krisis sampah yang kian menggunung di berbagai daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menggeber teknologi pengolahan sampah dari level rumah tangga hingga kota besar.
3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

3 Alasan Hyundai Hillstate Mati-matian Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sampai Sebut Bisa Ubah Peta V-League

Kepulangan Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea benar-benar menjadi perhatian besar media Negeri Ginseng. Mereka menyebut Megatron bisa ubah peta V-League.
Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa memang ada pembahasan mengenai peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang berbondong-bondong bikin prediksi jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Duel pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB akan menentukan nasib Garuda Asia.
Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral