GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Kelakuan Iwan Setiawan 'Si Mulut Besar' yang Tak Terlupakan, Ejek Persib Bandung dan Acungkan Jari Tengah ke Bonek

Sosok pelatih kawakan Indonesia yakni Iwan Setiawan dikenal sebagai salah satu pelatih klub yang kontroversial karena kerap melayangkan komentar-komentar miring
Kamis, 20 Juli 2023 - 18:35 WIB
Kolase Iwan Setiawan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Sosok pelatih kawakan Indonesia yakni Iwan Setiawan dikenal sebagai salah satu pelatih kontroversial karena kerap melayangkan komentar-komentar miring.

Alhasil karena sering memberikan kritik dan juga komentar miring selama melatih klub-klub di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat kebiasaanya yang selalu melayangkan Psywar itulah Iwan Setiawan kerap di juluki 'Si Mulut Besar' akibat kontroversinya.

Iwan menjadi sosok pelatih yang kerap melayangkan Psywar dimana hal tersebut merupakan sebuah hal yang tidak lazim di dunia sepakbola Indonesia.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini deretan kontroversi Iwan Setiawan di pentas sepakbola Indonesia.

1. Iwan Setiawan Sindir Indra Sjafri

Nama Iwan Setiawan sempat menghebohkan publik pada tahun 2017 ketika ia melatih Borneo FC di putaran kedua Liga 1.

Namun, Iwan Setiawan menjadi pembicaraan bukan karena prestasinya, melainkan karena ucapan kontroversialnya pada pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.

Iwan Setiawan sebut Indra tidak pantas jadi pelatih Tim Nasional Indonesia karena sering gagal dan menurutnya ialah lebih cocok untuk menukangi Timnas U-19.

Bahkan dia mendoakan agar Timnas U-19 yang dibesut Indra Sjafri tidak menang di Piala AFF U-18

Pada akhirnya, kemenangan 2-1 Indonesia dari Myanmar membuat Iwan Setiawan diserang oleh netizen.

2. Psywar pada Persib Bandung 

Pada tahun 2015 silam, Iwan Setiawan mendapat hujan dari warganet akibat mulut besarnya. Pasalnya ia sempat melayangkan Psywar pada Persib Bandung sebelum laga semifinal Piala Presiden.

Ia Mengatakan kalau Persib Bandung hanya senang mengumpulkan pemain bintang dan Djajang Nurjaman pelatih Persib saat itu tak matang urusan strategi. Bahkan, juara Liga yang diraih Persib Bandung 2014 penuh kontroversi.

"Dari kacamata saya sebagai seorang pelatih, malah gelar juara ISL 2014 milik Persib itu agak aneh, saat semifinal melawan Arema 3 pemain Arema Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi dan Alberto Goncalves diganti saat permainan sedang sengit padahal tidak ada cedera," kata Iwan Setiawan.

3. Meluapkan Emosi ke suporter Borneo FC

Pada Liga 1 musim 2018, Iwan Setiawan yang menukangi Borneo FC gagal meraih kemenangan di laga pertamanya menghadapi Sriwijaya FC.

Iwan Setiawan terlihat meluapkan emosinya ke arah tribun penonton, Iwan seakan tidak terima dengan teriakan dari para suporter yang memojokkan dirinya.

Iwan Setiawan menganggap kalau suporter Borneo FC tidak tahu terima kasih kepadanya, karena ia mersa kalau dirinyalah sosok yang berhasil membawa Borneo FC duduk di posisi 8. 

"Sebelum saya datang (Borneo Fc) ada di peringkat ke-15 lalu saya bawa ke posisi delapan, prestasi yang sudah diraih klub ini pun berkat andil saya. Apa kalian mau bicara, siapa pelatih yang membuat tim ini hebat," ujarnya.

Tak berselang lama dari kejadian itu, Borneo FC memutuskan untuk memecat Iwan Setiawan dari kursi kepelatihan.

4. Acungkan Jari Tengah ke Bonek Mania 

Saat dirinya menukangi Persebaya Surabaya di kompetisi Liga 2 2017, Iwan Setiawan sempat terlibat konflik dengan Bonek Mania.

Kala itu Persebaya yang takluk dari Martapura FC dengan skor 1-2 puluhan Bonek Mania menunggu di luar Stadion dan berteriak Iwan out.

Iwan yang emosi, berusaha untuk menghampiri Boek tapi ditahan oleh pihak manajemen dan juga pemain Bajul Ijo.

Bukan hanya itu, Iwan Setiawan terlihat mengacungkan jari tengah ke kerumunan Bonek dan membuat Bonek Mania semakin emosi dan berusaha untuk masuk ke dalam bus.

Usai kejadian tersebut, Iwan Setiawan dipecat oleh manajemen Persebaya Surabaya dari kursi pelatih.

5. Iwan Setiawan remehkan pelatih PSIS Semarang 

Pada kompetisi Liga 1 musim 2021/2022, Iwan Setiawan kembali melontarkan kalimat kontroversial pada pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury.

Saat itu Iwan Setiawan yang melatih persela Lamongan, seolah meremehkan Imran Nahumarury.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selamat datang Imron di Liga 1, saya mengenal Imran sebagai komentator namun melatih tim sepakbola tak semudah menjadi komentator. Bukan hal yang mudah buat Imran lawan Iwan Setiawan saya akan berikan pelajaran untuknya Imran bagaimana sepakbola secara real," kata Iwan Setiawan. 

Tapi Psywar dari Iwan Setiawan tidak terbukti, dimana Persela takluk dari PSIS Semarang skor tipis 1-0. (akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Media Malaysia mengaitkan Mees Hilgers dengan Selangor, klub eks Bambang Pamungkas yang pernah dibuat tak berdaya oleh comeback Persib di ACL Two musim ini.
Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

MPR RI buka alasan dua juri LCC 4 Pilar tak meminta maaf langsung ke siswi SMAN 1 Pontianak dan jelaskan status penonaktifan juri.
Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Red Sparks akhirnya telah mengumumkan dua pemain asing mereka yakni Vanja Bukilic dan Zhong Hui, yang akan berlaga pada gelaran V League 2026/2027 mendatang.
Terjebak di Grup Neraka Piala Asia 2027, Pemain Naturalisasi Sebut Timnas Indonesia Punya Peluang untuk Lolos

Terjebak di Grup Neraka Piala Asia 2027, Pemain Naturalisasi Sebut Timnas Indonesia Punya Peluang untuk Lolos

Timnas Indonesia terjebak di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Artinya, dua dari empat tim di grup tersebut pernah merasakan sebagai juara Piala Asia. 
Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum bongkar dugaan perselingkuhan Dede Sunandar sejak awal pernikahan. Ia mengaku sang suami sampai 5 kali ketahuan selingkuh. Simak pernyataannya!
Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit usaha rakyat (KUR) di salah satu bank

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT