News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Jadi Korban Agen Palsu, APPI Pulangkan 2 Pemain Asing Asal Kenya

APPI menggaet Kenya Footballers Welfare Association (KEFWA), serta Kedutaan Besar Kenya di Jakarta untuk memulangkan Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo yang sudah luntang-lantung berbulan-bulan setelah dijanjikan bergabung dengan klub profesional Liga Indonesia. 
Rabu, 22 Juli 2026 - 04:47 WIB
APPI Pulangkan 2 Pemain Asal Kenya
Sumber :
  • FIFPro

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) memulangkan dua pemain asing asal Kenya, Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo setelah terluntang-lantung di Indonesia karena diduga menjadi korban agen palsu. 

APPI menggaet Kenya Footballers Welfare Association (KEFWA), serta Kedutaan Besar Kenya di Jakarta untuk memulangkan Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo yang sudah luntang-lantung berbulan-bulan setelah dijanjikan bergabung dengan klub profesional Liga Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman resmi FIFPro, awalnya Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo dijanjikan oleh agen sepak bola untuk mendapatkan tawaran dari klub Liga Indonesia. Mereka pun datang ke Indonesia pada Desember 2025 lalu berharap bisa merumput di kompetisi Indonesia.

Bukan klub yang didapat, keduanya justru terjebak oleh dugaan penipuan agen. 

Keduanya tidak pernah diperkenalkan kepada klub mana pun, sementara komunikasi dengan orang yang menjanjikan kontrak perlahan menghilang hingga akhirnya terputus sama sekali.

Tanpa pekerjaan maupun pemasukan, kedua pemain itu kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan, mereka sempat tidur di jalanan sebelum akhirnya mencari bantuan.

"Masa itu merupakan salah satu periode paling sulit dalam hidup kami. APPI hadir mendampingi kami dengan kepedulian dan belas kasih yang tulus," kata Andaje.

"Mereka bukan hanya membantu menyelesaikan masalah kami, tetapi juga memberikan harapan ketika kami hampir kehilangan semuanya. Kami akan selalu berterima kasih atas segala yang telah mereka lakukan," lanjut Andaje. 

Majimbo juga mengaku pengalaman pahit tersebut membuatnya menyadari masih banyak pihak yang peduli terhadap kesejahteraan pesepak bola.

"Pengalaman ini mengingatkan kami bahwa masih ada orang dan organisasi yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan para pesepak bola," ujar Majimbo.

"Kami tidak akan pernah melupakan dukungan yang kami terima dari APPI, KEFWA, dan Kedutaan Besar Kenya," katanya.

Selama berada di Indonesia, keduanya bertahan hidup dengan bantuan keluarga, teman, serta masyarakat setempat sambil berpindah-pindah tempat tinggal sementara.

Atas saran sejumlah kenalan, mereka kemudian meninggalkan Bali menuju Jakarta dengan harapan menemukan pihak yang dapat membantu memulangkan mereka ke Kenya.

Setelah mengetahui kondisi tersebut, KEFWA segera menghubungi APPI untuk meminta bantuan darurat. APPI pun langsung menjalin komunikasi dengan kedua pemain dan menemui mereka hanya beberapa hari kemudian.

APPI membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta membiayai tempat tinggal sementara. Menjelang kepulangan mereka, Kedutaan Besar Kenya di Jakarta kemudian menyediakan tempat tinggal selama tiga pekan terakhir, sementara KEFWA terus berkoordinasi dengan keluarga pemain dan berbagai pihak di Kenya.

Sekretaris Jenderal APPI, Gotcha Michael, menegaskan bahwa tidak boleh ada pesepak bola yang ditinggalkan sendirian di negara asing tanpa bantuan.

"Tidak ada pemain yang seharusnya ditelantarkan di negara asing tanpa dukungan. Sebagai serikat pemain, kami memiliki tanggung jawab untuk melindungi pesepak bola ketika menghadapi situasi seperti ini," kata Gotcha Michael.

"Kami senang dapat bekerja sama dengan KEFWA dan Kedutaan Besar Kenya untuk memastikan Brian dan Sunday mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan hingga akhirnya dapat pulang ke rumah dengan selamat," ujarnya.

Selain membantu kebutuhan dasar, APPI bersama KEFWA juga bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kenya untuk menyelesaikan persoalan administrasi keimigrasian dan dokumen perjalanan kedua pemain.

Melalui koordinasi dengan otoritas imigrasi Indonesia, seluruh proses akhirnya dapat diselesaikan sehingga Andaje dan Majimbo bisa kembali ke Kenya setelah berbulan-bulan hidup dalam ketidakpastian.

Presiden KEFWA sekaligus mantan pemain tim nasional Kenya, James Situma, mengatakan kasus tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antarserikat pemain di berbagai negara.

"Kasus ini menunjukkan mengapa kerja sama yang kuat antarserikat pemain sangat penting. Kami berterima kasih kepada APPI yang bergerak begitu cepat dan kepada Kedutaan Besar Kenya atas komitmennya sepanjang proses ini," tegas James Situma.

"Bersama-sama kami berhasil memastikan Brian dan Sunday dapat kembali dengan selamat kepada keluarga mereka," kata Situma.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pesepak bola yang ingin berkarier di luar negeri agar lebih berhati-hati terhadap tawaran dari agen tidak resmi.

FIFPRO Africa pada 2023 bahkan telah meluncurkan kampanye bersama Didier Drogba Foundation dan International Labour Organization (ILO) untuk meningkatkan kesadaran mengenai maraknya penipuan terhadap pemain Afrika oleh oknum yang mengaku sebagai agen sepak bola.

Hasil survei terhadap 263 pesepak bola profesional dari tujuh negara Afrika menunjukkan lebih dari 70 persen pemain pernah dihubungi seseorang yang mengklaim bisa membantu mendapatkan klub baru. Namun, sebanyak 56 persen tidak pernah memperoleh trial yang dijanjikan, sedangkan 44 persen gagal mendapatkan kontrak seperti yang diharapkan.

FIFPRO bersama seluruh asosiasi anggotanya mengimbau pemain untuk selalu memastikan bahwa agen yang digunakan memiliki lisensi resmi FIFA, tidak membayar biaya kepada agen sebelum menandatangani kontrak dengan klub, serta berkonsultasi dengan serikat pemain sebelum menerima tawaran bermain di luar negeri.

Situma pun kembali mengingatkan para pemain agar tidak mudah tergiur dengan tawaran yang belum jelas.

"Setiap tahun ada pemain yang menerima tawaran menarik tetapi belum pernah diverifikasi. Kami mendorong para pesepak bola untuk menghubungi serikat pemain mereka sebelum memutuskan pindah ke luar negeri. Meminta saran sejak awal bisa menjadi pembeda dan membantu mencegah situasi seperti ini terjadi lagi," pungkasnya.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Dedi Mulyadi soal Kasus Jari Karyawati Cikarang Putus Terjepit Mesin

Respons Dedi Mulyadi soal Kasus Jari Karyawati Cikarang Putus Terjepit Mesin

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sikapi kasus 3 jari karyawati di Cikarang, Rindi Natasya putus. Ia berharap perusahaan melindungi keselamatan kerja karyawan.
Soal Putusan MA-MK Terkait Ijazah Wapres Gibran, Ketua KPU Pastikan Verifikasi Sesuai Undang-Undang

Soal Putusan MA-MK Terkait Ijazah Wapres Gibran, Ketua KPU Pastikan Verifikasi Sesuai Undang-Undang

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin menegaskan bahwa seluruh rangkaian tahapan kerja lembaganya—termasuk proses verifikasi dalam penyeleng-
GAC Pilih Indonesia Jadi Negara Pertama di Luar China untuk Pasarkan AION i60, Ini Alasannya

GAC Pilih Indonesia Jadi Negara Pertama di Luar China untuk Pasarkan AION i60, Ini Alasannya

GAC Indonesia mendapat kepercayaan istimewa dari prinsipal di China. Indonesia dipilih sebagai negara pertama di luar China yang memasarkan AION i60.
Ditunda Imbas Piala Asia 2027, Kapan Liga Pro Saudi 2026/2027 Dimulai Kembali?

Ditunda Imbas Piala Asia 2027, Kapan Liga Pro Saudi 2026/2027 Dimulai Kembali?

Terkait kapan jadwal baru tersebut akan dirilis dan bagaimana mekanisme penyesuaiannya, klub-klub peserta Liga Pro Saudi kini tengah berada dalam fase siaga.
Mendorong UMK Naik Kelas: Fokus Pertamina Perkuat Manajemen Usaha Lokal

Mendorong UMK Naik Kelas: Fokus Pertamina Perkuat Manajemen Usaha Lokal

Sebanyak 857 usaha mikro dan kecil (UMK) binaan Pertamina berhasil lolos ke tahap nasional program Pertamina UMK Academy 2026. 
Byeon Woo Seok Bikin Heboh Fan Meeting Jakarta, Turun Panggung hingga Hibur Fans dari Dekat

Byeon Woo Seok Bikin Heboh Fan Meeting Jakarta, Turun Panggung hingga Hibur Fans dari Dekat

Byeon Woo Seok bikin heboh fan meeting Jakarta, turun panggung hingga hibur fans dari dekat.

Trending

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
Enam Kali ke Hotel, Istri Kades Karanganyar Ungkap 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Pamit Sama Suami ya Belanja

Enam Kali ke Hotel, Istri Kades Karanganyar Ungkap 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Pamit Sama Suami ya Belanja

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, mengaku enam kali bertemu anggota DPRD Rembang berinisial WD di hotel. Polisi masih mendalami bukti dan laporan dugaan
Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Viral Diduga Penganiayaan Anak oleh Ibu Tiri di Klender, Jakarta Timur, Korban: Aku Pulang Malah Digebuk

Berdasarkan penuturan langsung dari korban, dirinya mengaku kakinya dipukul menggunakan kayu seperti bambu, hingga mengalami bengkak pada area yang dipukul.
Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar Blak-blakan soal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Perselingkuhan itu Fakta

Istri Kades Karanganyar, Zayyana Ilma, blak-blakan mengakui hubungan selama delapan bulan dengan anggota DPRD Rembang. Ia mengungkap enam kali pertemuan
KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

KPK Dalami Dugaan Suap di Kantor Pertanahan Bogor Terkait Layanan Pertanahan

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT