News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jatuhkan Sanksi Berat untuk Hilmi Gimnastiar Buntut Tendangan Kungfu, Komdis PSSI Jatim: Ini Sepak Bola Bukan Bela Diri

Komdis PSSI Jatim resmi jatuhkan sanksi berat untuk Hilmi Gimnastiar, pemain Putra Jaya Pasuruan yang layangkan tendangan kungfu. Sanksi larangan seumur hidup
Rabu, 7 Januari 2026 - 15:18 WIB
Muhammad Hilmi Gimnastiar di Liga 4 Jawa Timur
Sumber :
  • Instagram/@perseta1970

tvOnenews.com - Aksi viral tendangan kungfu Hilmi Gimnastiar dalam laga PS Putra Jaya Pasuruan vs Perseta 1970 Tulungagung mendadak menjadi sorotan publik.

Tindakan pemain PS Putra Jaya Pasuruan tersebut dianggap sangat brutal, melanggar sportivitas, dan membahayakan keselamatan pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi berat kepada Hilmi Gimnastiar.

Sanksi berat tersebut berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup serta denda uang Rp2,5 juta.

Ketua Komdis Asprov PSSi Jawa Timur menegaskan bahwa diputuskannya sanksi berat ini dengan harapan tidak ada lagi tindakan serupa di kemudian hari.

"Hukuman itu juga kami putuskan agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan dengan melakukan tindakan yang sama," tegas Ketua Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat, seperti dilansir tvOnenews.com dari ANTARA.

"Ini sepak bola bukan bela diri," lanjutnya.

Sebagai seorang pesepak bola, maka setiap pemain harus berpegang teguh pada Kode Disiplin PSSI.

Setelah mendapat tendangan kungfu dari Hilmi Gimnastiar, Firman Nugraha dikabarkan mengalami cedera yang cukup serius.

Firman Nugraha telah melakukan pemeriksaan rontgen dan diketahui ada retakan pada tulang rusuk bagian bawah.

Dengan kondisi tersebut, Firman Nugraha kini telah diminta oleh manajemen klub untuk istirahat sementara waktu hingga dinyatakan pulih sepenuhnya.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pencarian Rombongan Jurnalis Tak Memungkinkan Pakai Helikopter, Tim SAR Gunakan Drone Termal

Pencarian Rombongan Jurnalis Tak Memungkinkan Pakai Helikopter, Tim SAR Gunakan Drone Termal

Kapal cepat rombongan jurnalis itu hilang kontak setelah berangkat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju Gunung Anak Krakatau.
Pemilik Kapal Jelaskan Kronologi Hingga Rombongan Jurnalis Hilang Kontak: Sempat Kirim Foto!

Pemilik Kapal Jelaskan Kronologi Hingga Rombongan Jurnalis Hilang Kontak: Sempat Kirim Foto!

Pemilik kapal yang membawa rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Sandi Wiasa menjelaskan kronologi hingga  rombongan jurnalis hilang kontak setelah berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten
Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka hingga Dicopot dari Jabatan Wakasek Kesiswaan

Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka hingga Dicopot dari Jabatan Wakasek Kesiswaan

Selain ditetapkan tersangka, pelaku pencabulan tersebut juga telah dinonaktifkan sebagai guru matematika dan dari jabatan Wakasek kesiswaan di SMAN 1 Pamanukan.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah menekankan bahwa keberhasilan mitigasi kekeringan di sektor pertanian tidak boleh hanya diukur dari banyaknya alat atau pompa air yang disalurkan ke daerah.
Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Di kaki perbukitan Bungbulang, Garut, Jawa Barat, Susanti membangun usaha gula aren yang dinamai Gasebu, singkatan dari Gula Semut Bungbulang.

Trending

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Febrie menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam lamanya. Tim 9 Kejagung mencecarnya dengan kurang lebih 22 pertanyaan terkait perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT