GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Angkat Bicara Soal Kericuhan Pasca Persipura Vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Singgung Soal FIFA

Kerusuhan pecah di Stadion Lukas Enembe usai Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC. Mobil dan ambulans dibakar. Sekjen PSSI Yunus Nusi angkat bicara dan singgung FIFA.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:47 WIB
Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pasca laga play-off Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC Bante, Jumat (8/5/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Gusti Tanati

Jakarta, tvOnenews.com - Sepak bola Indonesia kembali ternoda. Kerusuhan pecah di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, setelah Persipura Jayapura gagal meraih tiket promosi ke Super League 2026-2027 usai takluk 0-1 dari Adhyaksa FC dalam laga playoff Pegadaian Championship 2025/2026, Jumat (8/5/2026) malam.

Persipura Jayapura harus menelan kepahitan setelah dikalahkan Adhyaksa FC lewat gol tunggal yang dicetak Adilson Silva pada akhir babak pertama. Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang, tangis pemain Persipura pecah di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun suasana duka itu segera berganti menjadi amarah. Ribuan suporter yang kecewa langsung merangsek masuk ke lapangan hijau dalam aksi pitch invasion yang mencekam.

Massa masuk ke lapangan dan bertindak anarkis merusak sejumlah fasilitas di stadion. Situasi semakin tak terkendali ketika kericuhan merembet ke area luar stadion yang semestinya menjadi zona aman.

Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pasca laga play-off Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC Bante, Jumat (8/5/2026).
Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pasca laga play-off Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC Bante, Jumat (8/5/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Gusti Tanati

Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, massa terlihat merusak fasilitas stadion hingga membakar beberapa kendaraan di area parkir. Aparat keamanan harus bergerak sigap untuk mengendalikan massa agar kerusuhan tidak meluas ke kawasan pemukiman warga sekitar.

Insiden memalukan itu langsung mendapat respons dari Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi. Ia menegaskan bahwa federasi sangat menyesalkan apa yang terjadi di Jayapura malam itu.

"PSSI sangat menyayangkan kericuhan ini terjadi di Jayapura dan tentu kita prihatin dengan keributan ini," ujar Yunus Nusi dalam keterangan yang diterima pada Sabtu (9/5/2026).

Meski begitu, ia enggan berprasangka buruk terhadap suporter Papua yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis pendukung paling fanatik di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pasca laga play-off Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC Bante, Jumat (8/5/2026).
Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pasca laga play-off Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC Bante, Jumat (8/5/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Gusti Tanati

"PSSI juga tidak sampai berprasangka buruk terjadinya hal seperti kejadian tadi malam karena kami tahu bahwa masyarakat dan suporter masyarakat Papua, suporter Persipura sangat cinta dengan sepak bola," lanjutnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Merasa Belum Cukup Syarat, Gus Ipul Tak Maju Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35

Merasa Belum Cukup Syarat, Gus Ipul Tak Maju Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35

Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku tidak akan maju dalam pemilihan Ketua Umum di Muktamar NU ke-35
Bareksrim Polri Ungkap Korban 321 Pelaku Judol di Gedung Hayam Wuruk Mayoritas Orang Luar Negeri

Bareksrim Polri Ungkap Korban 321 Pelaku Judol di Gedung Hayam Wuruk Mayoritas Orang Luar Negeri

Bareskrim Polri mengungkap fakta baru dibalik penangkapan terhadap 321 Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam kasus judi online (Judol) jaringan inter
Polisi Tertembak Pelaku Curanmor di Lampung, Polda Lakukan Pengejaran

Polisi Tertembak Pelaku Curanmor di Lampung, Polda Lakukan Pengejaran

Pelaku pencurian kendaraan bermotor yang menembak anggota polisi di Jalan ZA Pagaralam, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, pada Sabtu pagi, diburu oleh Aparat Kepolisian Daerah Lampung.
Gus Ipul Tegaskan Muktamar NU ke-35 Tak Ada Intervensi Kekuasaan

Gus Ipul Tegaskan Muktamar NU ke-35 Tak Ada Intervensi Kekuasaan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan Muktamar NU ke-35 tidak ada intervensi kekuasaan.
16.156 Rumah di Musi Rawas Utara Terendam Banjir

16.156 Rumah di Musi Rawas Utara Terendam Banjir

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), menyebabkan 16.156 unit rumah penduduk terendam banjir.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT