GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Angkat Bicara Soal Kericuhan Pasca Persipura Vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Singgung Soal FIFA

Kerusuhan pecah di Stadion Lukas Enembe usai Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC. Mobil dan ambulans dibakar. Sekjen PSSI Yunus Nusi angkat bicara dan singgung FIFA.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:47 WIB
Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, pasca laga play-off Championship 2025-2026 antara Persipura Jayapura Vs Adhyaksa FC Bante, Jumat (8/5/2026).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Gusti Tanati

Yunus meyakini bahwa kecintaan itulah yang sejatinya bisa menjadi kunci untuk menjaga ketertiban di Stadion Lukas Enembe ke depannya.

Di balik kericuhan ini, ada ancaman yang jauh lebih besar yakni sorotan FIFA. Yunus Nusi mengingatkan bahwa sepak bola Indonesia saat ini sedang tidak berada dalam posisi yang bisa bermain-main dengan citra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan ini tentu juga menggores perjalanan sepak bola kita yang kita tahu bersama saat ini kita lagi sementara dimonitor, diawasi oleh FIFA," tegasnya. 

Saat ini, Indonesia memang tengah berada di bawah pengawasan ketat badan sepak bola dunia, dan insiden Jayapura berpotensi menjadi bahan evaluasi serius yang bisa berujung sanksi berat.

Ancaman sanksi dari Komdis PSSI pun sudah menanti Persipura, dan ini tentu akan menambah beban bagi klub yang sudah gagal promosi ke kasta tertinggi musim depan. Nama besar Mutiara Hitam yang selama ini dibanggakan warga Papua kini justru berdiri di ujung jurang hukuman.

Yunus Nusi tidak berhenti di keprihatinan semata. Ia menyampaikan seruan tegas kepada seluruh suporter di Indonesia agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

"PSSI berharap hal ini tidak akan terulang lagi dan kita butuh kesabaran, kita butuh kesadaran bahwa menang kalah itu pasti terjadi di dalam sebuah pertandingan," kata Yunus. 

Menurutnya, tidak ada satu pun pertandingan yang hasilnya bisa dipastikan dan itulah justru esensi dari olahraga ini. Ia pun mengingatkan bahwa kekerasan di stadion tidak pernah menguntungkan siapapun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka ke depan, tolong kawan-kawan, bila sepak bola kita ini akan terlihat maju di waktu-waktu yang akan datang, bila sepak bola ini akan menjadi tontonan menarik bagi keluarga kita, terhadap tim kesayangan kita, ayolah kita sama-sama untuk menjaga ketertiban dan keamanan di masing-masing stadion," kata Yunus Nusi.

"Kita mulai dari diri kita sendiri, kita mulai dari suporter yang menjadi andalan klub kesayangan kita untuk saling mengingatkan bahwa keamanan itu sangat penting dan bila terjadi kericuhan dan keributan, semua juga rugi, tidak ada yang diuntungkan. Sekali lagi PSSI sangat menyayangkan dan prihatin akan kejadian ini," pungkasnya. (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Ingin Kekayaan Laut Indonesia Sepenuhnya Dikelola Nelayan Lokal

Prabowo Ingin Kekayaan Laut Indonesia Sepenuhnya Dikelola Nelayan Lokal

Presiden Prabowo Subianto ingin memastikan bahwa nelayan sepenuhnya memanfaatkan sumber daya perikanan nasional, bukan dari asing.
Prabowo Janji Renovasi Seluruh Puskesmas Seluruh Indonesia, Ada yang Belum Diperbaiki Sejak Zaman Pak Harto

Prabowo Janji Renovasi Seluruh Puskesmas Seluruh Indonesia, Ada yang Belum Diperbaiki Sejak Zaman Pak Harto

Pembenahan fasilitas kesehatan menjadi prioritas pemerintah agar masyarakat, khususnya di daerah perbatasan dan terpencil, mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.
Polri Ringkus 321 WNA Pelaku Judol Jaringan Internasional di Gedung Hayam Wuruk Jakbar, Ada Warga China-Kamboja

Polri Ringkus 321 WNA Pelaku Judol Jaringan Internasional di Gedung Hayam Wuruk Jakbar, Ada Warga China-Kamboja

Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Umum menggerebek dan menangkap 321 Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam kasus judi online.
1 Kantong Jenazah Berisikan 2 Potongan Tubuh Diduga Ibu dan Anak Sedang Berpelukan

1 Kantong Jenazah Berisikan 2 Potongan Tubuh Diduga Ibu dan Anak Sedang Berpelukan

DVI Polda Sumsel RS Bhayangkara Moh Hasan terus melakukan proses identifikasi korban kecelakaan maut yang terjadi di Karang Jaya, Muratara, beberapa waktu lalu.
KPK Dalami Pemerasan yang Dilakukan Sudewo Terhadap Calon Perangkat Desa

KPK Dalami Pemerasan yang Dilakukan Sudewo Terhadap Calon Perangkat Desa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Pati nonaktif Sudewo atas kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat Desa di Kabupaten Pati.
Tanpa Ditutup-tutupi, Fabio Quartararo Beberkan Upgrade Penting Yamaha untuk MotoGP Prancis 2026

Tanpa Ditutup-tutupi, Fabio Quartararo Beberkan Upgrade Penting Yamaha untuk MotoGP Prancis 2026

MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans menjadi momen penting bagi Fabio Quartararo dan Yamaha.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan mulai curiga dengan calon pemain yang akan dipanggil Nova Arianto untuk Timnas Indonesia U19 menjelang Piala AFF U19 2026. Kira-kira siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT