Cara Tak Biasa dan Filosofi Aneh Allegri yang Membawa AC Milan Masuk Bursa Scudetto: Biarkan Lawan Menekan, Serang Saat Kelelahan
- REUTERS/Violeta Santos Moura
Karena itu, tim yang terus dipaksa bermain menekan sepanjang laga justru berisiko kehilangan keseimbangan. Allegri memilih pendekatan berbeda dengan membiarkan timnya “melengkung” pada momen tertentu.
Pendekatan ini memungkinkan Milan menyerap tekanan lawan sebelum kembali bangkit pada saat yang tepat. Hasilnya, Rossoneri kerap mampu mencuri momentum di tengah situasi sulit.
Di situlah letak apa yang disebut Hernanes sebagai “keajaiban” Allegri. Milan tidak selalu terlihat dominan, tetapi tahu bagaimana caranya bertahan dan menyerang secara efektif.
Strategi ini membuat Milan tetap kompetitif di jalur perebutan gelar. Allegri berhasil membentuk tim yang tahan banting, tidak panik, dan mampu membaca alur pertandingan.
Meski perjalanan menuju Scudetto masih panjang, fondasi yang dibangun Allegri mulai terlihat jelas. Milan kini tampil sebagai tim yang dewasa secara mental dan tak mudah runtuh saat ditekan.
Pada akhirnya, sepak bola tidak selalu soal siapa yang paling menekan atau menguasai bola. Terkadang, kemampuan untuk bertahan, menunggu, dan bangkit pada saat yang tepat justru menjadi pembeda utama.
Allegri memahami hal tersebut dengan sangat baik. Seperti kabel baja yang dianalogikan Hernanes, Milan perlahan mengangkat dirinya sendiri menuju level yang lebih tinggi.
(sub)
Load more