Legenda Timnas Belanda Berbondong-bondong Semprot Maarten Paes: Pulangkan Segera ke Amerika Serikat
- ajax.nl
Jakarta, tvOnenews.com - Maarten Paes justru disemprot usai mendapatkan panggilan dari John Herdman. Sang kiper Timnas Indonesia menjadi sasaran kritikan legenda Timnas Belanda dan mantan pelatih Barcelona.
Sang penjaga gawang berusia 27 tahun kembali ambil bagian dalam skuad Garuda. Herdman memasukkannya dalam 41 nama awal yang diumumkan oleh PSSI menjelang FIFA Series 2026.
Herdman masih akan memangkasnya menjadi skuad yang lebih kecil. Paes tetap diharapkan masuk dalam skuad tersebut meski tak ada jaminan menjadi starter karena dia harus bersaing dengan Emil Audero.
Maarten Paes belakangan mendapatkan menit bermain secara reguler di Ajax Amsterdam. Hal ini merupakan dampak dari cederanya Vitezslav Jaros.
Paes diharapkan untuk tetap starter hingga akhir musim ini karena cedera Jaros cukup parah. Namun, Ajax berada dalam performa yang buruk belakangan.
Sejak debut, Paes tidak pernah merasakan kemenangan. Terbaru pada akhir pekan kemarin, Ajax menderita kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen.
Setelah laga, eks kiper FC Utrecht itu ditanyakan tentang apa yang kurang. Dia berani mengkritik Ajax yang dinilai tidak tampil sebagai tim.
"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.
“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.
Kekalahan di laga kontra Groningen kemudian berujung kepada keputusan manajemen Ajax untuk mencopot Fred Grim sebagai pelatih tim utama. Direktur teknik Jordi Cruyff mendegradasinya ke tim junior alias Jong Ajax.
Sebagai gantinya, Cruyff, yang juga penasihat teknis Timnas Indonesia itu, mempromosikan Oscar Garcia ke tim senior. Keputusan itu diambil pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB lalu.
Namun, kritikan Paes tidak bisa diterima oleh semua pihak. Legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, tidak bisa menerima pernyataan Paes dengan menyatakan bahwa sang kiper Timnas Indonesia perlu segera dipulangkan ke mantan klubnya, FC Dallas, di Amerika Serikat.
“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.
“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.
Mantan asisten pelatih Chelsea dan Barcelona, Henk ten Cate, turut mengkritik Paes. Pelatih yang kini menangani Timnas Suriname itu mengatakan bahwa pernyataan Paes tidak bisa diterima.
"Dia bukan yang termuda, jadi Anda harus menyadari bahwa Anda tidak bisa mengatakan hal-hal seperti itu. Terutama tidak begitu cepat setelah pertandingan; Anda harus mendiskusikan ini secara internal,” kata Ten Cate, masih dilansir FC Update.
“Anda tidak bisa membuat komentar seperti ini, terutama ketika pelatih Anda sedang berada di bawah tekanan. Kemudian Anda, sebagai pendatang baru, akan meneriakkan hal-hal seperti itu. Itu benar-benar tidak bisa diterima," kata pelatih berusia 71 tahun itu.
Tak berhenti sampai di situ, mantan pemain timnas Belanda lainnya, Wesley Sneijder, turut mengkritik Paes. Eks gelandang Inter Milan dan Real Madrid itu menilai pernyataan Paes tidak layak.
"Saya setuju dengan itu. Jika dia benar-benar ingin mengatakan sesuatu, seharusnya dia melakukannya sebelum pertandingan. Bukan seperti ini," tukasnya. (rda)
Load more