News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Timnas Belanda Berbondong-bondong Semprot Maarten Paes: Pulangkan Segera ke Amerika Serikat

Maarten Paes justru disemprot usai mendapatkan panggilan dari John Herdman. Sang kiper Timnas Indonesia menjadi sasaran kritikan legenda Timnas Belanda dan mantan pelatih Barcelona.
Selasa, 10 Maret 2026 - 10:03 WIB
Penjaga gawang Timnas Indonesia dan Ajax Amsterdam Maarten Paes
Sumber :
  • ajax.nl

Jakarta, tvOnenews.com - Maarten Paes justru disemprot usai mendapatkan panggilan dari John Herdman. Sang kiper Timnas Indonesia menjadi sasaran kritikan legenda Timnas Belanda dan mantan pelatih Barcelona.

Sang penjaga gawang berusia 27 tahun kembali ambil bagian dalam skuad Garuda. Herdman memasukkannya dalam 41 nama awal yang diumumkan oleh PSSI menjelang FIFA Series 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herdman masih akan memangkasnya menjadi skuad yang lebih kecil. Paes tetap diharapkan masuk dalam skuad tersebut meski tak ada jaminan menjadi starter karena dia harus bersaing dengan Emil Audero.

Maarten Paes belakangan mendapatkan menit bermain secara reguler di Ajax Amsterdam. Hal ini merupakan dampak dari cederanya Vitezslav Jaros.

Paes diharapkan untuk tetap starter hingga akhir musim ini karena cedera Jaros cukup parah. Namun, Ajax berada dalam performa yang buruk belakangan.

Sejak debut, Paes tidak pernah merasakan kemenangan. Terbaru pada akhir pekan kemarin, Ajax menderita kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen.

Setelah laga, eks kiper FC Utrecht itu ditanyakan tentang apa yang kurang. Dia berani mengkritik Ajax yang dinilai tidak tampil sebagai tim.

"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.

“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.

Kekalahan di laga kontra Groningen kemudian berujung kepada keputusan manajemen Ajax untuk mencopot Fred Grim sebagai pelatih tim utama. Direktur teknik Jordi Cruyff mendegradasinya ke tim junior alias Jong Ajax.

Sebagai gantinya, Cruyff, yang juga penasihat teknis Timnas Indonesia itu, mempromosikan Oscar Garcia ke tim senior. Keputusan itu diambil pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB lalu.

Namun, kritikan Paes tidak bisa diterima oleh semua pihak. Legenda Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, tidak bisa menerima pernyataan Paes dengan menyatakan bahwa sang kiper Timnas Indonesia perlu segera dipulangkan ke mantan klubnya, FC Dallas, di Amerika Serikat.

“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.

“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.

Mantan asisten pelatih Chelsea dan Barcelona, Henk ten Cate, turut mengkritik Paes. Pelatih yang kini menangani Timnas Suriname itu mengatakan bahwa pernyataan Paes tidak bisa diterima.

"Dia bukan yang termuda, jadi Anda harus menyadari bahwa Anda tidak bisa mengatakan hal-hal seperti itu. Terutama tidak begitu cepat setelah pertandingan; Anda harus mendiskusikan ini secara internal,” kata Ten Cate, masih dilansir FC Update.

“Anda tidak bisa membuat komentar seperti ini, terutama ketika pelatih Anda sedang berada di bawah tekanan. Kemudian Anda, sebagai pendatang baru, akan meneriakkan hal-hal seperti itu. Itu benar-benar tidak bisa diterima," kata pelatih berusia 71 tahun itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak berhenti sampai di situ, mantan pemain timnas Belanda lainnya, Wesley Sneijder, turut mengkritik Paes. Eks gelandang Inter Milan dan Real Madrid itu menilai pernyataan Paes tidak layak.

"Saya setuju dengan itu. Jika dia benar-benar ingin mengatakan sesuatu, seharusnya dia melakukannya sebelum pertandingan. Bukan seperti ini," tukasnya. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Lakukan Tendangan Kungfu yang Brutal, Nova Arianto Tetap Buka Pintu untuk Fadly Alberto Gabung Timnas Indonesia U-19

Meski Lakukan Tendangan Kungfu yang Brutal, Nova Arianto Tetap Buka Pintu untuk Fadly Alberto Gabung Timnas Indonesia U-19

Nova Arianto buka suara soal nasib Fadly Alberto usai dicoret dari Timnas Indonesia U-20 karena tendangan kungfu viral. Pintu Timnas belum tertutup sepenuhnya.
Prabowo Semprot Narasi Indonesia Gelap: Ada yang Mau Kabur ke Yaman, Silakan

Prabowo Semprot Narasi Indonesia Gelap: Ada yang Mau Kabur ke Yaman, Silakan

Presiden Prabowo bahkan secara terbuka mempersilakan pihak-pihak yang tidak percaya atau pesimis pada masa depan Indonesia untuk meninggalkan Tanah Air.
Pink Spiders Tolak Berikan Pemainnya ke Red Sparks Sebagai Kompensasi Transfer Pyo Seung-ju, Sebagai Gantinya...

Pink Spiders Tolak Berikan Pemainnya ke Red Sparks Sebagai Kompensasi Transfer Pyo Seung-ju, Sebagai Gantinya...

Pink Spiders benar-benar memberi cukup banyak kejutan pada bursa transfer pemain free agent untuk gelaran V League musim depan.
Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Gabung Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026, Ini Bocoran Namanya

Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Gabung Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026, Ini Bocoran Namanya

Nova Arianto mengungkap tujuh pemain diaspora akan gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF 2026, termasuk Matthew Baker, plus TC digelar di Yogyakarta.
Reaksi Netizen Belanda Atas Sidang Skandal Paspoortgate: Dean James Harusnya Jadi Contoh Kasus

Reaksi Netizen Belanda Atas Sidang Skandal Paspoortgate: Dean James Harusnya Jadi Contoh Kasus

Dari sidang tersebut, terdapat sesi pembelaan dari kedua pihak tergugat dan penggugat. Di mana NAC Breda memberikan tuntutan untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles yang diperkuat oleh pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James. 
DPR Desak Evaluasi Total Taksi Green SM, Soroti Rekam Jejak Insiden hingga Picu Tabrakan KRL–Argo Bromo

DPR Desak Evaluasi Total Taksi Green SM, Soroti Rekam Jejak Insiden hingga Picu Tabrakan KRL–Argo Bromo

Sepanjang 2026, Taksi Green SM tercatat beberapa kali terlibat kecelakaan maupun insiden di jalan. Sehingga, DPR mendesak Kemenhub melakukan evaluasi total.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT