Diakui Bukan Mengakui, Pengamat Belanda Mulai Puji Maarten Paes di Ajax Amsterdam
- instagram Ajax
tvOnenews.com - Performa Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam mulai menunjukkan arah positif.
Setelah sempat diragukan di awal kedatangannya, kiper Timnas Indonesia itu kini perlahan membungkam kritik dengan penampilan yang lebih stabil.
Momentum kebangkitan Paes terlihat jelas saat Ajax meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Sparta Rotterdam pada Minggu, 15 Maret 2026.
Laga tersebut menjadi kemenangan pertamanya bersama tim berjuluk De Godenzonen, sekaligus menghadirkan clean sheet kedua dalam empat penampilannya.
Di awal kariernya di Ajax, Paes tak lepas dari sorotan tajam.
- Instagram @maartenpaes
Sejumlah pengamat di Belanda menilai gaya bermainnya belum cocok dengan filosofi klub, terutama dalam hal distribusi bola dari belakang.
Ia dianggap kurang sigap dalam mengambil keputusan, kerap kesulitan saat build-up, hingga dinilai terlalu banyak memberikan instruksi di lapangan.
Kritik itu sempat menempatkan Paes dalam tekanan besar.
Namun, pandangan berbeda justru datang dari pengamat sepak bola Belanda, Hans Kraay Jr..
Ia melihat adanya perkembangan signifikan dalam permainan sang kiper.
Kraay menilai peran pelatih anyar Ajax, Oscar Garcia, cukup berpengaruh dalam perubahan gaya bermain Paes.
Ia bahkan mengungkapkan pendekatan yang dinilai berhasil meredam risiko dalam permainan sang kiper.
"Saya harap (Oscar) García berkata kepadanya: ‘Saya juga suka membangun serangan, dengan latar belakang saya di Barcelona, tetapi berhentilah mencoba bunuh diri sejenak, Maarten' Itu berhasil, karena jika dia bisa membangun serangan, dia melakukannya," kata Kraay dikutip dari Voetbal Primeur.
"Dan jika tidak, seluruh tim ikut serta dan umpan panjang sederhana pun dimainkan," sambungnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Paes kini bermain lebih fleksibel, tidak memaksakan build-up berisiko, tetapi tetap efektif dalam menjaga alur permainan tim.
Dalam laga kontra Sparta Rotterdam, kontribusi Paes memang tidak spektakuler, tetapi cukup solid.
Ia mencatatkan satu penyelamatan penting, dua kali keluar dari sarang untuk memotong serangan lawan, serta 12 recoveries.
Akurasi umpannya berada di angka 54 persen (19 dari 35 percobaan), angka yang menunjukkan peningkatan dalam distribusi bola.
Berdasarkan data Sofascore, ia mendapat rating 6,7, dimana itu cukup untuk menandai performa yang stabil.
Perkembangan ini menjadi sinyal bahwa Paes mulai memahami tuntutan bermain di kompetisi sekelas Eredivisie, terlebih bersama klub sebesar Ajax yang dikenal dengan filosofi menyerang dan build-up dari lini belakang.
Adaptasi memang tidak instan, apalagi bagi pemain yang harus menyesuaikan diri dengan sistem baru, tekanan tinggi, dan ekspektasi besar.
Kini, dengan kepercayaan yang mulai tumbuh dan performa yang perlahan membaik, Paes berada di jalur yang tepat untuk mengamankan posisinya sebagai kiper utama.
Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu sosok penting di bawah mistar Ajax, sekaligus membawa dampak positif bagi Timnas Indonesia di level internasional.
(tsy)
Load more