Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions, Juventus Minta Hal Ini kepada Pemilik Klub
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, kabarnya menginginkan kendali yang lebih soal kebijakan transfer klub. Hal ini beriringan dengan ancaman gagal lolos ke Liga Champions.
Bianconeri menderita kekalahan dengan skor 0-2 dari Fiorentina pada pertandingan terakhir mereka di Serie A. Gol-gol dari Cher Ndour dan Rolando Mandragora membuat mereka terlempar dari empat besar.
Sebelum laga yang digelar di Allianz Stadium itu dimainkan pada Minggu (17/5/2026) lalu, Juve ada di peringkat ketiga. Setelah laga, mereka berada di peringkat keenam, digeser AC Milan, AS Roma, dan Como secara sekaligus.
Juventus masih memiliki satu laga lagi di musim ini, yaitu dengan menghadapi Torino pada akhir pekan. Namun, sebuah kemenangan saja tidak akan cukup.
Mereka perlu berharap agar Como dan salah satu di antara AC Milan atau AS Roma tergelincir. Ini menjadi persoalan yang berat untuk Si Nyonya Tua.
Situasi ini membuat Juve terancam gagal lolos ke Liga Champions. Beberapa figur pun berada dalam sorotan, seperti CEO Damien Comolli.
Spalletti sendiri baru menandatangani kontrak yang mengikatnya hingga 2028. Namun, namanya mulai dibicarakan lagi belakangan ini menyusul dengan ancaman gagal lolos ke Liga Champions.
Dalam beberapa hari, sebagaimana dilaporkan Football-Italia, Spalletti diharapkan untuk menemui John Elkann yang merupakan pemilik klub. Mereka harus membicarakan rencana untuk musim depan.
Kegagalan ke Liga Champions akan memberikan dampak signifikan secara finansial. Hal ini bisa berdampak kepada aktivitas Juve di bursa transfer.
Menurut warta darti Corriere dello Sport, Spalletti akan meminta kuasa lebih ketimbang Comolli untuk bursa transfer. Sang juru taktik diklaim mencemaskan penjualan sejumlah pemain pentingnya.
Menurut La Gazzetta dello Sport, yang aman di Juve hanyalah Kenan Yildiz. Sedangkan Gleison Bremer bisa pindah di musim panas, seiring dengan ketertarikan dari tim-tim Inggris, termasuk Liverpool dan Manchester United. (rda)
Load more