Statistik Memalukan Arsenal usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions 2025-2026 Terungkap
- REUTERS/Andrew Boyers
Jakarta, tvOnenews.com - Arsenal mencatatkan statistik memalukan usai menderita kekalahan di final Liga Champions 2025-2026. Mereka takluk dari Paris Saint-Germain lewat adu penalti.
The Gunners tak mampu mempertahankan keunggulan sejak menit keenam pada pertandingan final yang digelar Minggu (31/5/2026) dini hari tadi WIB. Kai Havertz sukses membawa mereka unggul setelah memanfaatkan bola dari Leandro Trossard.
Setelah itu, PSG dibiarkan menguasai permainan. Namun, lini pertahanan Arsenal berhasil meredam segala upaya Les Parisiens, yang hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran di laga ini.
Dominasi PSG akhirnya berbuah hasil pada babak kedua. Ousmane Dembele menyamakan skor melalui eksekusi penaltinya pada menit ke-65 setelah Cristhian Mosquera melanggar Khvicha Kvaratskhelia di kotak terlarang.
Duel berlangsung sengit hingga skor 1-1 tak berubah setelah 90 menit dan bahkan perpanjangan waktu selama 120 menit. Sesi tos-tosan menjadi penentu dan kegagalan Gabriel Magalhaes membuat Arsenal gagal juara Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Sang bek tengah asal Brasil tampil solid di sepanjang laga. Namun, eksekusinya di adu penalti menjadi penyebab kegagalan The Gunners.
Secara keseluruhan, di sepanjang turnamen ini, Arsenal tidak pernah merasakan kekalahan terkecuali melalui adu penalti. Kesuksesan tim asuhan Mikel Arteta dibangun lewat pertahanan tangguh.
Di final, itu kembali terbukti. Setelah mencetak gol cepat, Arsenal bermain bertahan dan akhirnya hanya mencatatkan penguasaan bola sebanyak 24,7 persen.
Sebagaimana dilaporkan oleh Opta, Arsenal merupakan tim dengan 11 pemain yang memiliki catatan penguasaan bola terendah di final Liga Champions dalam pencatatan yang dimulai sejak 2003-2004 silam.
Di sepanjang laga, Arsenal juga hanya mampu melakukan tujuh kali tembakan. Hanya satu di antaranya yang menuju ke gawang Matvey Safonov, yang mana adalah gol yang dilesakkan oleh Kai Havertz.
Terlepas dari kegagalan menjuarai Liga Champions, Arsenal berhasil mengakhiri penantian selama 22 tahun untuk menjuarai Liga Inggris. Mereka masih memiliki sesuatu yang layak dirayakan pada akhir musim ini. (rda)
Load more