News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipermalukan Klub Milik Pengusaha Indonesia, Ini Reaksi Terpukul Massimiliano Allegri usai Napoli Keok 1-2 dari Como di Liga Italia

Napoli gagal mempertahankan tren positif pada giornata kedua Liga Italia 2026/2027. I Partenopei secara mengejutkan tumbang 1-2 dari Como 1907.
Senin, 31 Agustus 2026 - 16:01 WIB
Massimiliano Allegri usai AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Napoli gagal mempertahankan tren positif pada giornata kedua Liga Italia 2026/2027. I Partenopei secara mengejutkan tumbang 1-2 dari Como 1907.

Kekalahan itu terasa menyakitkan karena Napoli tampil di hadapan pendukung sendiri. Duel tersebut berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (30/8/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Napoli mengawali musim dengan hasil meyakinkan. Tim asuhan Massimiliano Allegri sukses menaklukkan Genoa dengan skor 2-0.

Namun, Como datang dengan kejutan besar. Klub yang dimiliki pengusaha Indonesia itu mampu membawa pulang tiga poin dari markas Napoli.

Como membuka keunggulan pada menit ke-17. Martin Baturina membuat publik tuan rumah terdiam lewat gol yang membawa tim tamu unggul 1-0.

Napoli tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Rasmus Hojlund mencetak gol pada menit ke-30 dan mengubah skor menjadi 1-1.

Akan tetapi, skor imbang hanya bertahan empat menit. Anastasios Douvikas kembali membawa Como unggul melalui gol pada menit ke-34.

Napoli berusaha mengejar sepanjang babak kedua. Namun, berbagai peluang yang didapat gagal dikonversi menjadi gol tambahan.

Allegri mengakui timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Pelatih asal Italia itu terutama menyoroti ketenangan pemain saat menghadapi tekanan.

“Satu hal yang mutlak harus kami tingkatkan adalah ketenangan dan kehati-hatian saat bertahan,” kata Allegri, dilansir Tutto Como. Ia menilai Napoli seharusnya mampu menjaga skor tetap 1-1 hingga turun minum.

Menurut Allegri, lini belakang Napoli terlalu mudah kehilangan konsentrasi. Kesalahan tersebut kemudian dimanfaatkan Como untuk mencetak gol kedua.

“Terkadang kami bermain terlalu ceroboh. Di sisi lain, kami sebenarnya memiliki beberapa peluang,” ujar Allegri.

Mantan pelatih Juventus itu juga menyoroti kesalahan teknis yang dilakukan para pemainnya. Umpan yang tidak akurat membuat Napoli kesulitan membangun serangan secara konsisten.

“Kami perlu memahami kapan situasi memungkinkan untuk menguasai permainan dan kapan harus bermain lebih aman,” tuturnya. Allegri meminta anak asuhnya lebih cerdas membaca situasi pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Secara teknis, kami melakukan banyak kesalahan umpan. Hal yang paling krusial adalah kami sangat kesulitan mencetak gol,” lanjutnya.

Kekalahan tersebut membuat Napoli harus turun ke posisi ke-10 klasemen. I Partenopei baru mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang Paling Sering Dicari di ChatGPT 2026? Bukan Coding, Ini 3 Topik yang Paling Banyak Ditanyakan

Apa yang paling sering dicari di ChatGPT 2026? Riset menunjukkan pengguna lebih banyak memakai AI untuk mencari informasi, meminta panduan praktis, dan membantu menulis.
Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

Bawa Timnas Indonesia Juara, John Herdman Ungkap Kunci Hadapi Tekanan di ASEAN

John Herdman mengungkap besarnya tekanan yang dihadapi Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 hingga akhirnya berhasil mengangkat trofi juara. (7/10).
Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Babak Baru Skandal Ponpes di Lombok Tengah: Eks Pimpinan Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Penyidik Polres Lombok Tengah, resmi menetapkan eks pimpinan sebuah pondok pesantren berinisial MIS sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. 
Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan Sering Kesemutan Saat Malam Hari? Kenali Bedanya Carpal Tunnel Syndrome dan Gangguan Saraf Leher

Tangan sering kesemutan dan kebas saat malam hari jangan selalu dianggap salah posisi tidur. Kenali perbedaan Carpal Tunnel Syndrome dan gangguan saraf leher.
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 
Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Tindakan warga negara asing (WNA) asal Nepal berujung malapetaka. Niat ingin mengusir serangga, pria tersebut justru memicu kobaran api hebat yang melalap vila di Kuta Utara, Bali, Senin (5/10)

Trending

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Dituduh Maling, Santri di Pamekasan Diduga Dihajar Tujuh Senior Sekaligus Sampai Patah Tulang dan Pingsan

Aparat Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus dugaan aksi main hakim sendiri yang menimpa seorang santri berinisial AR (17) di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batumarmar. 
Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Niat Usir Laba-laba Malah Bikin Petaka, Aksi Bule Nepal Bikin Vila di Bali Terbakar

Tindakan warga negara asing (WNA) asal Nepal berujung malapetaka. Niat ingin mengusir serangga, pria tersebut justru memicu kobaran api hebat yang melalap vila di Kuta Utara, Bali, Senin (5/10)
Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Pelaku Kasus Perundungan Siswa SD di Pemalang Awalnya Tidak Mengaku, Berdalih Hanya Menolong Korban

Terduga pelaku dugaan perundungan Aqib (7), siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, sempat menyangkal dan berdalih hanya menolong korban yang disebut jatuh sendiri.
Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Dorong Konektivitas Perbatasan Kaltara, Mendagri Tito Desak Percepatan Proyek Jalan Malinau-Nunukan

Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), menegaskan pentingnya akselerasi penyediaan infrastruktur jalan di garda terdepan Kalimantan Utara, terutama jalur yang menghubungkan Malinau dan Nunukan. 
Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa Itu Top Halal Award 2026? Bukan Sekadar Sertifikasi Halal, Ini Cara Penghargaan Menilai Kepercayaan Konsumen

Apa itu Top Halal Award 2026? Simak pengertian, cara penilaian, tema, hingga alasan penghargaan ini penting bagi brand dan kepercayaan konsumen.
DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan: Cek 13 Aturan Barunya, Tahan Ijazah Dilarang-Hak Cuti Diperketat

DPR RI secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10).
Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Timnas Indonesia Mendunia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klub Amerika Puji Mitchell Baker yang Jadi Top Skor

Prestasi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 terus mendapat perhatian. Klub asal Amerika Serikat, Vermont Green FC, ikut memberikan apresiasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT