News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Main buat Timnas Indonesia, Wak Haji Ragnar Oratmangoen Akhirnya Ungkap Hal yang Tidak Disukai dari Indonesia, Apa?

Bomber Timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong, Ragnar Oratmangoen berhasil tampil impresif di dua laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Minggu, 29 September 2024 - 15:15 WIB
Bomber Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Bomber andalan Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong, Ragnar Oratmangoen berhasil tampil impresif di dua laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Dari dua pertandingan Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi dan Australia, Ragnar sukses mencetak 1 gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selalu tampil sebagai starter, Ragnar berhasil menjalankan tugasnya sebagai ujung tombak Timnas Indonesia dengan baik.

Ragnar Oratmangoen (sumber: PSSI)

Hal itu jugalah yang membuat Ragnar Oratmangoen kini menjadi salah satu idola baru para suporter Timnas Indonesia.

Terbukti dengan julukan baru yang Ragnar Oratmangoen dapatkan dari para suporter yakni 'Wak Haji'.

Terkait hal tersebut, Ragnar pun mengungkapkan bagaimana perasaannya bermain untuk Timnas Indonesia.

Momen itu terjadi saat dirinya hadir sebagai bintang tamu di Podcast Sport77 Official.

"Tentu saya sangat senang, karena saya telah menentukan keinginan saya untuk bermain bersama Timnas," ungkap Ragnar saat ditanya Mamat Alkatiri dan Riphan Pradipta dalam YouTube Sport77 Official.

Ragnar Oratmangoen (sumber:tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

"Ketika mereka memanggilmu, selalu menjadi sebuah kehormatan dan saya sangat senang, saya sangat bersemangat dan sangat menunggunya," lanjut Ragnar dikutip pada Rabu (18/9/2024).

Bahkan secara-terang-terangan, Ragnar mengatakan jika dirinya tak berpikir dua kali untuk menerima undangan bergabung dengan Timnas Indonesia.

Menurut Ragnar, bermain untuk negara merupakan sebuah kehormatan uang sangat besar dan juga sangat spesial.

"Saya sudah lebih dulu tahu, jika mereka memintaku tiga tahun lalu saya juga akan bilang hal yang sama," ungkapnya lagi.

"Saya menonton pertandingan (para pemain Timnas). Dan ketika saya tahu saya akan dinaturalisasi saya mulai menonton Piala Asia di bulan Januari," kata Ragnar.

Pada kesempatan itu, Ragnar juga menjelaskan hal yang ia tidak sukai selama di Indonesia.

Ragnar mendapatkan pertanyaan dari host terkait apa hal yang tidak ia sukai selama di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"No, hanya karena kemacetan nya (Jakarta), dan juga udaranya hangat saat tidak ada matahari" ucap Ragnar sambil tertawa.

(asl/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT