GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Latihan Perdana di Jakarta, Bintang Diaspora Milik Jepang Langsung Kirim Psywar Buat Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jalani latihan perdana di Jakarta, salah satu pemain Jepang langsung kirimkan psywar jelang hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Selasa, 12 November 2024 - 08:58 WIB
Pemain Timnas Jepang Ritsu Doan menjalani sesi latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan

Jakarta, tvOnenews.com - Jalani latihan perdana di Jakarta, salah satu pemain Jepang langsung kirimkan psywar jelang hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia dijadwalkan bakal menjamu Jepang pada matchday kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga hari Jumat (15/11/2024) mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jelang laga tersebut, para penggawa Jepang terlihat sudah hadir di Indonesia dan menjalani latihan perdana di Lapangan A GBK, Jakarta, Senin (11/11/2024) kemarin.

tvonenews

Salah satu pemain timnas Jepang, Ritsu Doan langsung kirimkan pesan khusus buat para penggawa Garuda usai jalani latihan perdana di Jakarta.

Menurutnya, skuad Jepang tidak merasa gentar meski bakal bermain di hadapan ribuan suporter Timnas Indonesia di pertandingan nanti.

Justru sebaliknya, Ritsu Doan malah tertantang untuk menaklukkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti.

Pemain SC Freiburg itu mengaku sangat menyukai bermain di kandang lawan dibandingkan bermain di kandang sendiri.

"Saya pribadi suka bermain di kandang lawan karena suasana yang sangat mendukung,” ucap Ritsu Doan.

“Di Eropa, ada perbedaan yang jelas antara kekuatan tim di kandang dan tandang. Di Asia, tentu saja atmosfer tandang lebih terasa," kata pemain berusia 26 tahun itu.

"kadang justru lebih sulit bermain di Jepang dengan tekanan suporter yang begitu besar," tambah dia.

Empat hari menjelang laga melawan Indonesia, Doan menyatakan sudah siap 100 persen diturunkan oleh pelatih Hajime Moriyasu.

Pada musim ini, intensitas permainan pemain sayap kanan itu juga selalu terjaga karena hanya melewatkan satu pertandingan bersama Freiburg.

Dari 11 pertandingan yang sudah dijalani, lima di antaranya ia bermain penuh, sedangkan sisanya minimal bermain selama 70 menit.

"Saya sudah berlatih untuk bisa bermain selama 90 menit penuh tanpa mengurangi intensitas,”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, saya tidak terlalu khawatir apakah saya akan bermain sejak awal atau tidak. Itu adalah keputusan pelatih," kata pemain yang sudah mengemas empat gol dan satu assist musim ini itu.

"Saya sudah menyiapkan tubuh saya untuk menjaga intensitas permainan tetap tinggi sepanjang laga, apapun peran yang diberikan," lanjut dia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT