GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bintang Bundesliga Paham Jepang di Atas Timnas Indonesia, Tapi Dia Menolak Keras Skuad Garuda Kalau ...

Meski timnas Jepang asuhan Hajime Moriyasu rankingnya di atas dibanding timnas Indonesia, tapi bintang Bundesliga ini menolak keras kalau tim Garuda disebut ..
Rabu, 13 November 2024 - 10:32 WIB
Bintang Bundesliga Paham Jepang di Atas Timnas Indonesia, Tapi Dia Menolak Keras Skuad Garuda Kalau ...
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/YU

tvOnenews.com - Pemain-pemain Jepang yang berkarier di Eropa seperti Takumi Minamino, Ritsu Doan, Zion Suzuki hingga Kaoru Mitoma sudah tiba di tanah air untuk persiapan melawan timnas Indonesia

Jepang menurunkan sejumlah skuad andalannya dalam laga tandang mereka melawan timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Jepang asuhan Hajime Moriyasu memulai dengan 6 pemain pada latihan perdana di Indonesia, pada Senin (11/11/2024) sore di Lapangan A Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Jepang pada akan menghadapi Indonesia (15 November) dan China (19 November).

Pasukan Shin Tae-yong akan menjamu timnas Jepang pada Jumat, 15 November 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Sebagian pemain timnas Jepang dikonfirmasi sudah tiba di tanah air.

Bahkan tim Samurai Biru Jepang sudah melakukan latihan perdana di Indonesia diikuti oleh 6 pemain, pada Senin (11/11/2024) sore di Lapangan A Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Pesepak bola Timnas Jepang Ritsu Doan (kanan) bersama rekan-rekannya menjalani sesi latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno
Pesepak bola Timnas Jepang Ritsu Doan (kanan) bersama rekan-rekannya menjalani sesi latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/nym.

 

Pemain yang ikut latihan perdana ini terlihat Ritsu Doan (SC Freiburg), Yuto Nagatomo (FC Tokyo), Sekine Hiroke (Kashiwa Reysol), Joel Chima Fujita (Sint-Truiden), Kota Takai (Kawasaki Front).

Pada hari pertama, 6 pemain yang diantaranya 4 pemain domestik sudah latihan meski dalam kondisi hujan turun.

Sementara itu, para pemain Jepang mengedepankan sikap agresifnya. 

Latihan dimulai sebelum jam 5 sore dan berlangsung sekitar 50 menit dengan alur lari, pemanasan, menembak dari umpan segitiga, dan menembak dari pertukaran umpan, namun mereka memastikan untuk mencerna semuanya.

Dilansir dari Soccer King, dari jumlah tersebut, tembakan umpan segitiga dilakukan oleh pelatih Makoto Hasebe yang ditunjuk sebagai pelatih timnas Jepang pada September lalu. 

Karena baru pertama kali memimpin sesi ini, Yuto Nagatomo dan Ritsu Doan bermain penuh semangat dan menyemangati pelatih baru. 

Kedua pemain andalan Jepang ini tampak menjalani latihan dengan serius. Ini karena mereka sadar bahwa Timnas Indonesia bukanlah lawan sembarangan, apalagi saat main kandang. 

Sebagai informasi, peluang Timnas Indonesia untuk finis di empat besar masih terbuka lebar lantaran jarak mereka dengan runner-up hanya terpaut dua poin saja.

Di mana runner-up grup kini masih ditempati oleh Australia dengan mengoleksi 5 poin.

Ini mungkin merupakan tantangan baru bagi pelatih Hajime Moriyasu, namun tentunya memberikan motivasi bagi tim.

Di sisi lain, dua pemain Jepang mengaku sama-sama mewaspadai timnas Indonesia yang kini menjadi tim paling disegani di Asia.

Mengutip dari media setempat, Ritsu Doan yang merupakan pemain SC Freiburg, klub yang berkompetisi di Bundesliga dengan nilai pasar saat ini mencapai Rp312,87 miliar meminta agar pemain Jepang tidak merasa di atas angin dan meremehkan kekuatan Indonesia.

“Meskipun mereka menghormati Jepang, saya pikir mereka juga memiliki keinginan untuk melampaui Jepang. Kita perlu menjaga semangat tantangan itu,” ujar Doan dilansir dari Soccer King.

Menurut media Jepang, keenam pemain tim nasional Jepang memberikan wawancara setelah latihan, namun pada hari ini terdapat sekitar 30 peserta media Jepang dan lebih dari 50 peserta media Indonesia. 

"Antusiasme penduduk lokal terhadap sepak bola tampaknya semakin memanas," tulis media Jepang.

Tingginya antusias masyarakat Indonesia atas laga timnas Indonesia vs Jepang, membuat pemain senior Jepang mengaku iri.

"Saya tiba di bandara (Soekarno-Hatta) pada jam 2 (tanggal 11 malam), dan ada sekitar 10 kamera TV dan penggemar berkumpul, sesuatu yang jarang terjadi," ucapnya dilansir dari Soccer King.

"Aku sangat iri dengan demam sepak bola ini. Aku belum pernah segembira ini selama 15 tahun karirku di tim nasional. Itu membuatku merasa seperti bintang Hollywood," kata Nagatomo sambil bercanda.

Pemain Senior Jepang, Yuto Nagatomo.
Pemain Senior Jepang, Yuto Nagatomo.
Sumber :
  • Instagram Yuto Nagatomo

 

Untuk diketahui, Yuto Nagatomo bukan sosok sembarangan, dia pernah membela Inter Milan sejak januari 2011, kemudian berpindah-pindah klub hingga terakhir kembali membela Nerazzurri pada 2018.

Atas hal itu, Yuto Nagatomo pernah bekerja sama dengan Erick Thohir, yang saat itu menjadi Presiden Inter Milan dari tahun 2013 sampai 2018. 

Mengingat laga timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong kontra Jepang merupakan laga penting untuk mengejar poin, tampaknya membuat Jepang tak bisa menganggap remeh tim Garuda.

Hal itu diakui oleh media Jepang, bahwa Indonesia memiliki dukungan suporter yang masif seisi stadion.

"Sepak bola Indonesia mempunyai momentum seperti itu saat ini. Tampaknya banyak faktor yang tidak bisa dianggap remeh oleh timnas Jepang, seperti suasana tandang yang konon akan dihadiri 70.000 orang, dan lingkungan sekitar." tulis Media Jepang.

Sejatinya timnas Indonesia sebelumnya sudah pernah bersua dengan Jepang di ajang Piala Asia 2023 pada Januari lalu, sayang anak asuh Shin Tae-yong takluk dengan skor 3-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, timnas Indonesia menjadi jauh lebih berbeda kekuatannya dengan kedatangan beberapa pemain naturalisasi terbaru yang bermain di Eropa seperti Kevin Diks, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan kiper andalan Garuda yakni Maarten Paes. (ind)


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top 3 Trend: Rekam Jejak Indri Wahyuni Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ikut Kompetisi MC hingga Dedi Mulyadi Hapus PKB

Top 3 Trend: Rekam Jejak Indri Wahyuni Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ikut Kompetisi MC hingga Dedi Mulyadi Hapus PKB

Berita jejak Indri Wahyuni, juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI Kalbar, Shindy Lutfiana ikut kompetisi MC, dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) hapus pajak kendaraan bermotor terpopuler di kanal tvOnenews.com.
Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan apresiasi atas keberanian Josepha Alexandra. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat para pedagang tersenyum
RUU Statistik Dikebut Rampung 2026, DPR Soroti Lemahnya Akses Data Antarinstansi

RUU Statistik Dikebut Rampung 2026, DPR Soroti Lemahnya Akses Data Antarinstansi

DPR menilai penguatan kewenangan Badan Pusat Statistik (BPS) mendesak dilakukan, termasuk soal akses data dari kementerian dan lembaga lain yang selama ini masih tersendat.
Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Ipswich Town yang sempat terdegradasi satu musim akhirnya akan kembali tampil di Liga Premier musim depan. Publik pun bertanya-tanya apakah ini menjadi waktu yang tepat bagi Elkan Baggott merasakan debutnya di kasta tertinggi Liga Inggris.
Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Kontroversi pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mendapat respons langsung dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik penilaian juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI di Kalbar tak hanya berimbas pada SMAN 1 Pontianak, tetapi juga menyeret SMAN 1 Teladan Yogyakarta

Trending

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT