News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Koar-koar Duluan Bakal Jadi Amunisi Baru Malaysia, Bintang Muda Belanda Ini Malah Kebelet Main untuk Timnas Indonesia: Kakek Saya...

Padahal sudah ditunggu-tunggu oleh Malaysia, pemain muda Belanda ini malah lebih tertarik bela Timnas Indonesia karena dirinya masih punya keturunan Bogor.
Minggu, 5 Januari 2025 - 14:37 WIB
Pemain Belanda yang dirumorkan ke Malaysia malah pilih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @pollthomas

tvOnenews.com - Pemain muda asal Belanda ini malah nyatakan minat untuk bela Timnas Indonesia di saat dirinya dihubung-hubungkan dengan Malaysia.

Menurut pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini, ia sama sekali tak punya darah Malaysia dan justru memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek di pihak ayahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia kini telah dijadikan sebagai destinasi internasional bagi sejumlah pemain asal Eropa yang kesulitan mendapat panggilan negara asalnya.

Bukan tanpa alasan jika hal itu terjadi. Pasalnya, sudah ada 15 pemain keturunan dari Eropa yang kini dianggap sebagai tulang punggung Timnas Indonesia.

Tidak hanya itu, kemampuan mereka bahkan langsung teruji tatkala skuad Merah Putih tampil di beberapa turnamen berskala internasional.

Terbaru, pasukan Shin Tae-yong masih punya peluang besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026 apabila mengakhiri babak kualifikasi sebagai empat tim teratas.

Karena hal inilah mungkin para pemain Eropa tersebut bisa merasakan tampil di Piala Dunia meskipun bukan memperkuat negara kelahirannya.

tvonenews

Dalam waktu dekat, Ole Romeny dikabarkan menjadi pemain selanjutnya yang bakal berseragam Merah Putih untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Maret mendatang.

Selain itu, pemain top Belanda seperti Joel Veltman hingga Mitchel Bakker mengaku kalau keduanya sangat berharap bisa membela Timnas Indonesia.

Di sisi lain, jauh sebelum mereka dikaitkan dengan Timnas Indonesia, pemain Belanda ini juga pernah mengutarakan keinginannya main untuk pasukan Shin Tae-yong.

Adalah Thomas Poll, bek kiri kelahiran Belanda yang berharap bisa dihubungi oleh PSSI untuk membela Timnas Indonesia lantaran sang kakek punya darah nusantara.

Sebelumnya, pemain milik SC Cambuur itu sempat dikaitkan dengan Malaysia, namun bek elit kompetisi Eredivisie tersebut membantah keras kabar tadi.

“Baru-baru ini ada yang tanya apakah saya punya darah Malaysia? Tapi saya bilang tidak ada, tapi (saya) punya darah Indonesia,” kata Poll dikutip dari YouTube Yussa Nugraha, Oktober 2024 lalu.

Thomas Poll mengatakan kalau darah Indonesia dalam dirinya berasal dari kakek di pihak ayah yang lahir di Bogor, namun kini beliau sudah meninggal dunia.

Meski kakeknya sudah wafat, namun Thomas Poll masih sering berkomunikasi dengan kakak dari sang kakek yang dikatakan lahir di Surabaya.

“Saat kakekku berusia dua tahun, dia pindah ke Belanda. Pada tahun 1948 mereka pindah ke Belanda. Kakak dari kakekku masih hidup, dia lahir 1939 di Indonesia dan pada usia 11 tahun dia pindah ke Belanda,” jelasnya.

Saa ini, Thomas Poll bermain untuk klub Liga Belanda SC Cambuur. Hingga pertengahan musim, ia telah bermain sebanyak 16 kali bagi timnya dengan catatan dua gol.

Walau tampil memukau di Liga Belanda bersama SC Cambuur, namun Thomas Poll mengatakan jika PSSI sama sekali belum pernah menghubunginya.

Pemain Belanda yang dirumorkan ke Malaysia malah pilih Timnas Indonesia
Pemain Belanda yang dirumorkan ke Malaysia malah pilih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @pollthomas

 

Kendati demikian, apabila kesempatan itu datang, Thomas Poll tanpa ragu bakal langsung menyetujui permintaan bermain bagi Timnas Indonesia.

“Tentunya aku terbuka karena itu suatu hal yang sangat bagus (membela Timnas Indonesia),” ungkap Thomas Poll.

“Jadi kalau waktu itu akan tiba (ditawari gabung timnas Indonesia) dan aku bisa memilih, aku akan terbuka,” lanjutnya.

Menurut Thomas Poll, bakal menjadi suatu kebahagiaan tersendiri baginya apabila tawaran membela Timnas Indonesia akan datang menghampirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“lya, tentu itu akan menjadi hal yang sangat indah (tampil untuk Timnas Indonesia),” tutupnya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT