News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Ragnar Oratmangoen, Pemain Keturunan Berdarah Belanda-Bogor Blak-blakan Buka Peluang Bela Timnas Indonesia

Singgung Ragnar Oratmangoen, pemain keturunan berdarah Belanda-Bogor blak-blakan buka peluang bela Timnas Indonesia. Siapa dia? Simak selengkapnya di sini!
Jumat, 10 Januari 2025 - 17:17 WIB
Jay Idzes dan Ragnar Oratmangoen saat membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Beberapa waktu lalu, pemain sepak bola asal Belanda berdarah Bogor, Thomas Poll, mengungkapkan keinginannya membela Timnas Indonesia

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menjadi tamu di kanal YouTube milik Yussa Nugraha

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Pemain yang saat ini memperkuat SC Cambuur itu mengaku memiliki darah Indonesia dari sang kakek yang lahir di Bogor.  

Thomas Poll, bek kiri berusia 23 tahun, menceritakan bahwa kakeknya pindah ke Belanda saat masih berusia dua tahun. 

"Kakekku, saat dia berusia dua tahun, dia pindah ke Belanda. Jadi ya aku punya darah Indonesia dari sisi keluarga ayahku, kakekku lahir di Bogor" ungkap Thomas Poll. 

Meski wajahnya tidak mencerminkan keturunan Indonesia, Thomas menegaskan ia tidak memiliki darah Malaysia, melainkan sepenuhnya keturunan Indonesia.  

Dalam wawancaranya dengan Yussa Nugraha, Thomas Poll juga mengakui bahwa dirinya awalnya tidak terlalu mengikuti perkembangan sepak bola di Indonesia. 

Namun, ia mulai memperhatikan pemain-pemain asal Belanda yang memutuskan untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. 

"Tidak terlalu banyak (tahu tentang Timnas Indonesia), tapi tentu saja aku melihat beberapa pemain yang bermain di sana, misalnya Ragnar Oratmangoen," ujarnya.  

YouTuber Yussa Nugraha
YouTuber Yussa Nugraha
Sumber :
  • Tangkapan Layar Channel YouTube Yussa Nugraha

 

Thomas juga mengungkapkan kekagumannya terhadap penerimaan para pemain naturalisasi oleh suporter Indonesia. 

"Menurutku, itu bagus. Aku sering melihat pemain-pemain itu membela Timnas Indonesia dan mereka sepertinya diterima dengan sangat baik," katanya. 

Ketika ditanya tentang kemungkinan membela Timnas Indonesia, Thomas menjawab dengan antusias bahwa ia sangat terbuka terhadap tawaran naturalisasi dari PSSI.  

"Tentu aku sangat terbuka, karena itu suatu hal yang sangat bagus. Jadi, kalau waktu itu tiba dan aku bisa memilih, aku akan sangat terbuka. Aku juga penasaran bagaimana nantinya," jelas Thomas. 

Ia juga mengungkapkan belum pernah dihubungi oleh pihak PSSI, meskipun darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya baru diketahui publik belakangan ini.  

Kanal YouTube Yussa Nugraha yang menjadi tempat Thomas Poll menyampaikan niatnya, dikenal sering mengangkat isu-isu menarik terkait pemain keturunan Indonesia. 

Thomas Poll dan Yussa Nugraha
Thomas Poll dan Yussa Nugraha
Sumber :
  • tangkapan layar youtube Yussa Nugraha

 

Yussa sebelumnya juga pernah mewawancarai pemain-pemain seperti Jay Idzes, Ivar Jenner, hingga Justin Hubner sebelum mereka menjalani proses naturalisasi.  

Kisah Thomas Poll menambah deretan pemain keturunan asal Belanda yang menunjukkan minat membela Timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadirannya tentu menjadi angin segar bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang berharap Timnas Indonesia bisa diperkuat oleh talenta-talenta berkualitas.  

(akg/anf)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT