GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Peter Withe? Pelatih Timnas Indonesia di Piala Asia 2007, Lama Menghilang, Kondisinya Kini...

Sebelum Alfred Riedl, Shin Tae-yong, hingga Patrick Kluivert jadi bahan perbincangan, ternyata Timnas Indonesia pernah dilatih oleh pelatih hebat, Peter Withe.
Minggu, 5 Oktober 2025 - 18:50 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Sumber :
  • Asian Cup/Viva

tvOnenews.com - Sebelum Patrick Kluivert, Shin Tae-yong, bahkan Alfred Riedl sekalipun, Timnas Indonesia pernah dilatih oleh juru taktik Inggris, Peter Withe.

Saat itu, PSSI menarik Peter Withe gara-gara sang pelatih sukses besar di Thailand. Dua gelar Piala AFF hingga satu medali emas SEA Games mampu ia berikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makanya, ekspektasi cukup tinggi dibebankan kepada Peter Withe. Juara Piala AFF 2004 yang saat itu masih bernama Piala Tiger jadi target utama.

Namun sayang, Peter Withe justru mengulangi pencapaian pelatih-pelatih sebelumnya yang hanya mengantarkan Timnas Indonesia sebagai runner-up turnamen.

Sempat diberi kesempatan memimpin Timnas Indonesia di Piala Asia 2007, Peter Withe kembali gagal. Ia pun pulang ke Inggris dan sebentar balik ke Thailand 

Kini, 18 tahun berlalu setelah tak lagi bekerja sebagai pelatih Timnas Indonesia, Peter Withe justru disibukkan dengan pekerjaan barunya di Inggris.

Profil Peter Withe

Lahir di Liverpool, 30 Agustus 1951, Peter Withe memulai karier sepak bolanya justru sebagai pemain. Di Inggris, postur jangkungnya jadi sorotan.

Pada musim 1971, Peter Withe muda bergabung dengan klub Inggris Southport. Dia sempat dipinjamkan ke tim cadangan Ipswich Town.

Setelahnya, sejumlah klub Inggris seperti Barrow, Wolves, Birmingham, Nottingham Forest, Newcastle, Aston Villa, Sheffield United, dan Huddersfield pernah ia bela.

Selain itu, dua klub dari luar Inggris seperti Arcadia (Afrika Selatan) serta Portland (Amerika Serikat) pernah merasakan ganasnya Peter Withe sebagai striker.

Tapi, kejayaan sebagai pemain baru ia raih saat gabung Nottingham Forest. Tiga gelar masing-masing First Division, Football League Cup, hingga FA Charity Shield sukses direngkuh pada 1977/1978.

Tuah Peter Withe kembali berlanjut di Aston Villa. Empat trofi masing-masing dari First Division, FA Charity Shield, European Cup, hingga European Super Cup dibawa pulang.

Berkaca dari performa memukaunya di level klub, tim nasional Inggris akhirnya tak ragu memberikan kesempatan untuk Peter Withe mengisi striker utama.

Debutnya terjadi pada 12 Mei 1981. Ketika itu, Inggris kalah dari Brasil dalam laga uji coba. Total 11 caps dicatatkan Peter Withe untuk negaranya dengan torehan satu gol.

Tak perlu waktu lama, Peter Withe langsung terjun ke dunia kepelatihan usai pensiun. Mantan klubnya yaitu Aston Villa menjadi destinasi pertamanya pada Januari 1991.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Mantan pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Sumber :
  • peterwitheofficial.com

 

Pindah ke Wimbledon pada Oktober 1991, metode kepelatihan Peter Withe di sini justru tidak disukai para pemainnya. Ia dipecat setelah melatih hanya 105 hari saja.

Tujuh tahun berikutnya, Peter Withe mencoba peruntungan ke Asia Tenggara. Thailand langsung meminangnya sebagai nahkoda teranyar pada Juli 1998.

Di Asia Tenggara, Peter Withe dapat jackpot besar. Lima tahun di Thailand, tiga trofi bergengsi yang berikan seperti SEA Games 1999 serta Piala Tiger 2000 dan 2002.

Timnas Indonesia yang ingin seperti Thailand memutuskan untuk membajak Peter Withe. Tugas utama yang diberikan oleh PSSI saat itu adalah juara Piala Tiger 2004.

Kendati demikian, Timnas Indonesia yang dilatih Peter Withe kalah di final Piala Tiger 2004. Saat itu, mantan timnya yakni Thailand kembali menjadi juara.

Masih diberi kesempatan hingga tiga tahun ke depan, Peter Withe dapat tugas lagi yang cukup penting. Yaitu memimpin skuad Garuda di Piala Asia 2007 dengan status tuan rumah.

Seolah belum rezekinya, Garuda gagal total di Piala Asia 2007. Mereka kandas di fase grup. Alhasil, Peter Withe terpaksa angkat kaki dari Timnas Indonesia.

Kabar Peter Withe Sekarang

Dipecat Timnas Indonesia, Peter Withe ternyata masih laris di Inggris. Klub lamanya yaitu Stockport meminta bantuannya pada April hingga November 2012.

Peter Withe bahkan kembali sebentar ke Thailand. Dua klub Thai League PTT Rayong serta Nakhon Pathom United dia latih masing-masing dari tahun 2013 hingga 2016.

Kecintaannya terhadap Thailand juga terbukti saat dia mempunyai klub sendiri di liga setempat bernama Deffo FC. Peter Withe didapuk sebagai owner pada Mei 2018.

Kini, Peter Withe yang telah berusia 74 tahun tengah menikmati masa tuanya di Inggris. Di sana, dia tetap dianggap legenda oleh fans Nottingham Forest dan Aston Villa.

Sampai sekarang, Peter Withe masih aktif membagikan aktivitasnya semasa aktif di dunia sepak bola melalui website pribadinya peterwitheofficial.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di website tersebut, Peter Withe tak jarang membagikan foto-fotonya ketika menjadi striker hebat Inggris serta menjual berbagai merchandise seperti jersi retro koleksinya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT