News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Oke Maarten Paes Ketimbang Emil Audero? Begini Kata Legenda Timnas Indonesia

Legenda Timnas Indonesia Supriyono Prima menilai Maarten Paes lebih layak jadi starter ketimbang Emil Audero jelang FIFA Series 2026. Simak analisis lengkapnya.
Selasa, 3 Maret 2026 - 05:34 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Emil Audero
Sumber :
  • Kolase Instagram/Maarten Paes & X/Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Persaingan memperebutkan posisi penjaga gawang utama Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026 kian menarik untuk disimak.

Dua nama yang mencuat adalah Maarten Paes dan Emil Audero, dua kiper yang sama-sama merumput di Eropa dan tengah berada dalam fase penting karier mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang FIFA Series 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Maret 2026.

Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dengan pertandingan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Tim asuhan John Herdman akan menghadapi tiga lawan dari konfederasi berbeda yakni Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, serta Timnas St. Kitts and Nevis.

Turnamen ini bukan sekadar laga persahabatan biasa.

FIFA Series menjadi bagian dari kalender resmi FIFA untuk memberi kesempatan negara-negara dari konfederasi berbeda saling beruji coba. 

Bagi Indonesia, ini menjadi momentum strategis untuk mengukur kedalaman skuad sebelum memasuki agenda kompetitif berikutnya.

Mantan pemain Timnas Indonesia, Supriyono Prima, turut memberikan pandangannya soal duel dua kiper tersebut.

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Emil Audero.
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Emil Audero.
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes @emil_audero

Ia menilai pemilihan starter tak bisa didasarkan pada popularitas atau sekadar reputasi klub.

"Pastinya akan dilihat di menit pertandingan. Kemudian dilihat juga level fitness dari kedua dari penjaga gawang ini, Dan yang ketiga adalah pastinya kebutuhan tim," kata Supriyono Prima via kanal YouTube Nusantara TV.

Ia juga menekankan bahwa peran penjaga gawang di era modern telah berubah drastis.

"Maksudnya, siapa yang akan dimainkan untuk menghadapi FIFA Series nanti, karena sepak bola sekarang, penjaga gawang tidak hanya menangkap bola tapi bagaimana dia harus mampu menjadi swiper untuk bisa melakukan bild up, merancang serangan dari lini pertahanan," ulas Supriyono Prima.

Pandangan tersebut selaras dengan perkembangan taktik sepak bola Eropa.

Di liga seperti Eredivisie dan Serie A, kiper kini dituntut nyaman memainkan bola dengan kaki, berani keluar dari sarang, serta mampu menjadi titik awal sirkulasi bola.

Maarten Paes baru saja bergabung dengan AFC Ajax pada bursa transfer musim dingin 2025 setelah sebelumnya tampil reguler bersama FC Dallas di Major League Soccer.

Ajax dikenal sebagai klub dengan filosofi penguasaan bola tinggi dan membangun serangan dari lini belakang.

Sistem permainan seperti ini menuntut kiper memiliki distribusi akurat dan keberanian membaca ruang.

Meski baru mencatatkan dua penampilan, sejumlah analis sepak bola Belanda memandang Paes punya potensi untuk berkembang dalam skema tersebut jika mampu beradaptasi cepat.

Bermain di lingkungan dengan standar teknis tinggi seperti Ajax tentu menjadi nilai tambah bagi Paes.

Intensitas latihan dan tuntutan taktik di klub sebesar itu bisa memperkaya kualitasnya sebagai penjaga gawang modern.

Di sisi lain, Emil Audero menjalani musim stabil bersama US Cremonese di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Pengalaman bertahun-tahun di sepak bola Italia membuatnya matang secara taktik dan mental.

Serie A dikenal sebagai liga dengan disiplin pertahanan ketat serta tekanan tinggi terhadap lini belakang.

Konsistensi Audero mencatatkan penampilan solid, termasuk sejumlah clean sheet, menjadi bukti kapasitasnya menghadapi situasi pertandingan dengan intensitas tinggi.

Selain itu, pengalaman Audero yang pernah membela klub-klub besar Italia sebelumnya membuatnya terbiasa menghadapi tekanan publik dan ekspektasi besar, sesuatu yang juga akan ia rasakan saat bermain di hadapan puluhan ribu suporter di GBK.

Menurut Supriyono Prima, persaingan ini justru menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia.

"Ini menjadi apa namanya? Model pentinglah untuk persaingan penjaga gawang yang ketat. Kemudian juga pasti dipusingkan dengan memilih yang siapa yang tepat untuk bisa menjadi pilar terakhir nantinya," tutur Supriyono Prima.

Meski mengakui kualitas keduanya sama-sama mumpuni, ia secara pribadi lebih condong kepada Paes.

"Apalagi Maarten Paes juga memiliki kemampuan, Emil juga luar biasa. Saya pikir dengan dua penjaga gawang yang dipunya Indonesia, walau ada kiper-kiper yang lain ya, untuk menentukan di starting XI saya pikir memang harus ada kejelian, kematangan untuk bisa memilih yang tepat siapa sih yang layak untuk menjadi starter. Kalau saya pribadi ya, saya pilih Maarten Paes. Memungkinkan juga keduanya dimainkan di FIFA Series nanti," tutur Supriyono Prima.

Dengan jadwal pertandingan yang padat dan karakter lawan berbeda—Eropa, Oseania, dan Karibia, pelatih John Herdman berpeluang melakukan rotasi.

FIFA Series bisa menjadi ajang seleksi alami untuk melihat bagaimana Paes dan Audero merespons tekanan langsung di level internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang pasti, Indonesia kini berada dalam situasi ideal memiliki dua kiper berkualitas Eropa yang bersaing sehat.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Detik-detik Menegangkan Polisi Bekuk Satu Pelaku Pencabulan Belasan Pelajar di Indramayu, Satu Orang Buron

Mencuat kabar terkait detik-detik polisi bekuk satu orang pelaku pencabulan belasan pelajar di Indramayu. Namun satu orang lagi jadi buron. Kapolres Indramayu
Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Lima Orang PMI Ilegal Bersama Nahkoda Kapal Diamankan TNI AL dan Tim BAIS di Karimun

Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tg. Balai Karimun bersama Tim 3 BAIS TNI berhasil mengamankan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural
19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

19 Siswa SMA Taruna Kasuari Terindentifikasi Lakukan Kekerasan pada Juniornya

Polresta Manokwari, Papua Barat mengidentifikasi 19 siswa SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara, diduga melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya.
Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 Siswa dan 3 Siswi SMP Dicabuli Dua Guru Ekstrakurikuler di Indramayu

Ironis, 19 siswa dan 3 siswi SMP dicabuli dua guru ekstrakurikuler di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kasus ini pun menyedot perhatian publik. Pasalnya kasus
Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Alarm Bahaya! Menteri LH Ungkap Luas Karhutla Melonjak Berkali Lipat hingga  52 Ribu Hektare

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq meminta seluruh unsur terkait, hingga ke tingkat lapangan, segera diaktifkan untuk memperkuat penanganan karhutla yang kian meluas.
Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Polda Metro Jaya masih mendalami laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang disebut telah memicu kegaduhan. 

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT