Bos Go Ahead Eagles Tantang PSSI Belanda dan NAC Breda, Ini Alasan Dean James Tetap Tampil di Tengah Skandal Kewarganegaraan
- Go Ahead Eagles
Jakarta, tvOnenews.com - Bos Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop menantang PSSI Belanda, KNVB dan NAC Breda untuk keabsahan pemain Timnas Indonesia, Dean James tampil bersama Go Ahead Eagles.
NAC Breda melaporkan Go Ahead Eagles yang memainkan Dean James pada KNVB dengan tuduhan didaftarkan sebagai pemain Belanda, bukan pemain asing non-Uni Eropa.
Perbedaan regulasi menjadi dasar NAC Breda yang sadar bahwa Dean James tidak sah bermain untuk Go Ahead Eagles ketika tim kalah 0-6 pada pekan lalu. Menariknya, Direktur NAC Breda Remco Oversier baru sadar hal ini ketika mendengar sebuah podcast.
Resmi melaporkan Dean James ke KNVB, pemain berposisi bek sayap ini ternyata masih tampil membela Go Ahead Eagles ketika menantang FC Utrecht pada Minggu (22/3/2026) kemarin.
Manajer Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop pun menanggapi tuduhan tersebut dengan santai. Dia bahkan menantang NAC Breda untuk membuktikan bahwa Go Ahead Eagles bersalah.
"Rekan saya dari NAC Breda menghubungi saya dan dia mengatakan akan membahasnya dengan KNVB. Percakapan itu sangat singkat, saya bahkan tidak ikut berdiskusi, saya hanya berkata, 'Saya doakan semoga anda beruntung'," kata Jan Willem van Dop dikutip dari laman Oost, Senin (23/3/2026).
Jan Willem van Dop mengaku paham dengan situasi NAC Breda yang merasa tidak adil atas Go Ahead Eagles yang memiliki Dean James. NAC Breda pernah mendapatkan situasi serupa ketika ketahuan memiliki pemain yang tidak memenuhi syarat dan akhirnya mendapatkan denda.
Untuk kasus Dean James, NAC Breda bahkan menuntut pertandingan tersebut diulang tanpa menyebut soal sanksi pada Go Ahead Eagles.
"Saat itu KNVB memberikan mereka denda dan pertandingan tidak diulang. Mengapa situasinya kini berbeda? Jika demikian, saya akan menggugat ke pengadilan dan membandingkan situasi kami dengan mereka saat itu, perlakuan yang sama untuk semua," tegasnya.
Jan Willem van Dop bahkan berani menyinggung posisi NAC Breda yang tengah berada di ujung tanduk. NAC Breda saat ini berada di posisi 17 klasemen sementara Eredivisie dan membutuhkan kemenangan untuk bisa bertahan di kasta tertinggi Liga Belanda ini.
"Saya bisa membayangkan bahwa jika Anda berada dalam situasi seperti itu, Anda akan mencoba memanfaatkan setiap kesempatan untuk mencegah kemungkinan degradasi," tegasnya.
"Saya pribadi, jika saya berada di posisi mereka, saya tidak akan melakukan cara ini, tapi saya tidak bisa menempatkan diri saya di posisi orang lain," katanya.
Go Ahead Eagles punya alasan kuat atas memainkan Dean James. Jan Willem van Dop mengakui Dean James terdaftar sebagai pemain Belanda walaupun sudah membela Timnas Indonesia.
Hal ini karena Dean James memperpanjang kontrak, jauh sebelum mendapatkan naturalisasi Indonesia.
"Ada perbedaan antara cara pendaftaran kewarganegaraan dan paspor. Misalkan Anda tidak lagi diizinkan untuk memiliki paspor, maka Anda harus menyerahkannya. Permintaan itu tidak pernah diajukan," katanya.
"Ketika Dean masuk ke Mijn Overheid, tertera bahwa kewarganegaraannya adalah Belanda. Bukankah itu sudah cukup jelas?" tegasnya.
Jan Willem van Dop pun menyinggung negara yang juga bersinggungan langsung dengan Belanda seperti Tanjung Verde, Suriname, dan Curacao yang juga memiliki banyak pemain kelahiran Belanda. Berbeda dari Liga Inggris, Liga Belanda memang tak menyertakan regulasi homeground untuk pemainnya.
Perbedaan kebijakan setiap negara pun memang harus jelas dan adil tanpa adanya pengecualian. Jika akhirnya Dean James terbukti bersalah, dia pun menuntut hal serupa untuk para pemain naturalisasi lain yang membela tim jajahan Belanda itu.
"Kalau begitu, Anda akan merasa telah bertindak salah, dan kami tidak merasakan hal itu. Saya mengatakan kepada pelatih bahwa menurut saya, dia boleh saja bermain," tutupnya. (hfp)
Load more