GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Head to Head Timnas Indonesia vs Bulgaria: Bayang-bayang Rekor Buruk Selama 53 Tahun

Timnas Indonesia telah dua kali bertemu Bulgaria dalam agenda persahabatan. Namun, skuad Garuda kini datang dengan bayang-bayang rekor buruk 53 tahun lalu.
Senin, 30 Maret 2026 - 14:08 WIB
Timnas Indonesia kalahkan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Sumber :
  • kitagaruda.id

tvOnenews.com - Meski terhalang jarak ribuan kilometer, namun ternyata Timnas Indonesia pernah beberapa kali berhadapan dengan Bulgaria.

Pertemuan keduanya terakhir kali terjadi kurang lebih 53 tahun silam. Ketika itu, Timnas Indonesia bertekuk lutut saat menjamu Bulgaria dengan empat gol tanpa balas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, bagaimana cerita lengkapnya? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Gelaran FIFA Series 2026 akan berakhir setelah laga Timnas Indonesia vs Bulgaria nanti malam. Keduanya melaju dengan bekal meyakinkan di laga sebelumnya.

Bulgaria yang terlebih dahulu melaju setelah melahap habis Kepulauan Solomon. Meereka menang dengan skor 10-2 yang malah mendapat kritik dari suporternya.

Adapun Timnas Indonesia juga meraih hasil serupa. Anak asuh John Herdman menang 4-0. Brace Beckham Putra serta Ole Romeny dan Mauro Zijlstra jadi penentu.

Kini, laga Timnas Indonesia vs Bulgaria yang berlangsung Senin malam (30/3) pukul 20.00 WIB akan menentukan siapa yang terbaik dalam agenda FIFA Series 2026.

Namun sebelum kesana, ada baiknya sedikit kilas balik ke belakang bagaimana rekor pertemuan Timnas Indonesia dengan Bulgaria yang ternyata pernah terjadi 53 tahun lalu.

Head to Head Timnas Indonesia vs Bulgaria 

Timnas Indonesia akan hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026
Timnas Indonesia akan hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Timnas Indonesia dan Bulgaria ternyata pernah saling berhadapan sebanyak dua kali. Akan tetapi, hal itu sudah berlangsung lebih dari setengah abad silam.

Pertemuan pertama skuad Garuda dengan tim berjuluk Tricolours berlangsung pada 21 Januari 1959 di Stadion Ikada yang sekarang jadi Lapangan Banteng.

Ketika itu, Bulgaria tengah mengagendakan tur Asia jelang Olimpiade Italia 1960. Sebelum hadapi Timnas Indonesia, mereka lebih dahulu menjajal klub tanah air.

Berturut-turut Bulgaria menang atas Persija Jakarta (5-1); Persib Bandung (8-2); Persebaya Surabaya (1-0) sebelum ditahan imbang PSM Makassar (1-1).

Sampai akhirnya Timnas Indonesia menahan imbang sang tamu 0-0 di Stadion Ikada. Bulgarua sendiri kemudian finis di posisi kelima dalam ajang Olimpiade 1960.

Berselang 14 tahun kemudian, Bulgaria kembali berkunjung ke Jakarta. Laga itu berlangsung pada 4 Februari 1973 di Stadion Utama Senayan atau sekarang GBK.

Dalam pertandingan yang dihelat 53 tahun silam itu, Timnas Indonesia dihajar habis tanpa ampun oleh Bulgaria dengan keunggulan empat gol.

Itu artinya, Timnas Indonesia datang dengan bayang-bayang kekalahan atas Bulgaria di Senayan yang terjadi 53 tahun silam. Misi balas dendam layak diusung.

  • 21 Januari 1959: Timnas Indonesia 0-0 Bulgaria (Stadion Ikada)
  • 4 Februari 1973: Timnas Indonesia 0-4 Bulgaria (Stadion Utama Senayan)

Kesaksian Legenda Timnas Indonesia saat Dilibas Bulgaria pada 1973

Risdianto bersama skuad Timnas Indonesia sebelum kalah 0-4 dari Bulgaria pada 4 Februari 1973
Risdianto bersama skuad Timnas Indonesia sebelum kalah 0-4 dari Bulgaria pada 4 Februari 1973
Sumber :
  • Youtube Timnas Indonesia

Risdianto, legenda Timnas Indonesia yang tampil saat kalah dari Bulgaria di Senayan pada 4 Februari 1973 menceritakan pengalamannya di masa lalu.

Menurut Risdianto sebagai pelaku sejarah, saat itu kekuatan Bulgaria sulit ditandingi karena mereka membawa gaya permainan cepat dan keras ala Eropa Timur.

“Seinget saya kalau lawan Bulgaria, Eropa Timur, itu susah melawannya. Mereka itu mainnya cepat, terus keras, kita selalu kalah kalau lawan Eropa Timur,“ ucap Risdianto di Youtube Timnas Indonesia, Minggu (29/3).

Kendati demikian, Risdianto mengungkapkan bahwa kini masanya telah berbeda. Ia menyarankan agar pemain Timnas Indonesia bermain ngeyel saat jamu Bulgaria.

Katanya, jika para pemain tampil spartan, maka penonton yang datang langsung untuk mendukung di Stadion GBK pasti bakal mendukung skuad John Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita ngotot itu penonton dukung kok. Yang penting ngotot dulu baru berpikir, jangan berpikir dulu baru ngotot. Kalau sudah ngotot kita baru tahu harus berbuat apa,“ tutupnya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Janji Kucurkan Dana hingga Rp9 Miliar, Minta Spesifikasi Museum Pajajaran Bogor Disempurnakan

KDM Janji Kucurkan Dana hingga Rp9 Miliar, Minta Spesifikasi Museum Pajajaran Bogor Disempurnakan

KDM mengungkapkan adanya rencana alokasi anggaran sebesar Rp9 miliar untuk menyempurnakan fasilitas penyimpanan benda bersejarah di Museum Pajajaran Kota Bogor.
Dinkes DKI Temukan Banyak Faktor Penyebab Keracunan MBG di Pulogebang, Salah Satunya Menu Dimasak Terlalu Dini

Dinkes DKI Temukan Banyak Faktor Penyebab Keracunan MBG di Pulogebang, Salah Satunya Menu Dimasak Terlalu Dini

Ani menyebut keracunan juga disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, jarak menu tersebut dimasak dengan dikonsumsi terlalu lama.
Harga Emas UBS dan Galeri24 Tumbang, Antam Masih Bertahan di Level Tinggi

Harga Emas UBS dan Galeri24 Tumbang, Antam Masih Bertahan di Level Tinggi

Berikut rincian harga emas hari ini di Pegadaian pada Jumat 15 Mei 2026
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Prostitusi Anak di Bawah Umur di Jakbar

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Prostitusi Anak di Bawah Umur di Jakbar

Kepolisian menetapkan lima tersangka kasus dugaan prostitusi anak perempuan di bawah umur di sebuah tempat karaoke di kawasan Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar).
Jadwal Super League Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Persebaya dan Arema FC Siap Tampil Demi Poin Penuh

Jadwal Super League Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Persebaya dan Arema FC Siap Tampil Demi Poin Penuh

Persaingan Super League musim 2025/2026 semakin memanas memasuki pekan akhir. Dua tim Jawa Timur, Persebaya dan Arema FC tampil hari ini, Jumat (15/05/2026).
Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun dan Bayar Rp5,6 Triliun oleh Jaksa

Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun dan Bayar Rp5,6 Triliun oleh Jaksa

Mantan Menbudristek, Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dan bayar uang pengganti Rp5,6 triliun terkait kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT