GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Nyesek! 2 Alasan Mengapa Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Inilah dua alasan utama mengapa Timnas Indonesia tak bisa menang atas Bulgaria dalam laga puncak di FIFA Series 2026.
Senin, 30 Maret 2026 - 23:19 WIB
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan

tvOnenews.com - Pertandingan final turnamen persahabatan internasional FIFA Series 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Bulgaria berakhir dengan kedudukan tipis.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Skuad Garuda harus menelan pil pahit setelah takluk dengan skor 0-1 dari tim tamu asal Eropa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga sarat gengsi ini lahir dari eksekusi penalti Marin Petkov di babak pertama.

Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Meski Skuad Garuda asuhan pelatih John Herdman menunjukkan permainan yang sangat menjanjikan dan spartan, ada beberapa faktor krusial yang membuat kemenangan belum berpihak pada Indonesia.

Inilah dua alasan utama mengapa Timnas Indonesia tak bisa menang atas Bulgaria dalam laga puncak di FIFA Series 2026.

 

1. Eksekusi peluang yang kurang maksimal

Laga Timnas Indonesia vs Bulgaria
Laga Timnas Indonesia vs Bulgaria
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan/hma/bar

Alasan pertama yang cukup disayangkan oleh para pendukung Garuda adalah efektivitas dalam mengonversi peluang menjadi gol.

Dari segi jalannya pertandingan, Timnas Indonesia sebenarnya tampil sangat luar biasa dan dominan. Skuad Garuda tercatat menguasai penguasaan bola hingga 56% berbanding 44% milik Bulgaria.

Namun, dominasi penguasaan bola tersebut tidak berbanding lurus dengan efektivitas serangan di sepertiga akhir lapangan.

Bulgaria justru tampil jauh lebih efektif dan piawai dalam mengalirkan bola serta membuat peluang berbahaya.

Sepanjang 90 menit laga berjalan, tim tamu mampu melepaskan 4 tembakan tepat sasaran (shot on target), sementara Timnas Indonesia hanya mampu mencatatkan 1 tembakan tepat sasaran.

Minimnya ancaman bersih ke gawang lawan membuat Indonesia gagal mencetak gol penyeimbang.

 

2. Petaka di kotak terlarang

Bulgaria unggul 1-0 atas Timnas Indonesia di babak pertama
Bulgaria unggul 1-0 atas Timnas Indonesia di babak pertama
Sumber :
  • Instagram/timnasindonesia

Alasan kedua yang menjadi penentu hasil akhir laga ini adalah terjadinya pelanggaran fatal di area kotak penalti Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian ini bermula di menit ke-35 babak pertama ketika bek andalan Indonesia, Kevin Diks, berupaya menghentikan pergerakan pemain menyerang Bulgaria.

Wasit yang memimpin jalannya pertandingan tidak langsung menunjuk titik putih, melainkan harus meninjau tayangan ulang melalui asisten wasit video atau Video Assistant Referee (VAR).

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah memfokuskan pembenahan sektor perikanan dari titik paling awal melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kini tengah menggodok kebijakan berani untuk mengembalikan mayoritas pendapatan pajak tambang langsung ke tingkat desa.
Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang (long weekend) Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama menjadi perhatian serius kepolisian. 

Trending

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT