News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lupakan Kegagalan di Piala AFF, Bung Ropan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Hadapi 'Grup Neraka' di Piala Asia 2026

Meski gagal di Piala AFF, Ronny Pangemanan mengingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk segera berbenah jelang menghadapi “grup neraka” di Piala Asia U-17 2026.
Selasa, 21 April 2026 - 07:30 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rizal Hanafi

tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia U-17 menembus semifinal Piala AFF U-17 2026 menjadi sinyal peringatan serius jelang tampil di Piala Asia U-17 2026.

Turnamen yang akan digelar di Arab Saudi pada 5–22 Mei tersebut kini menjadi fokus utama Garuda Muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil di level Asia Tenggara menunjukkan bahwa pekerjaan rumah tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto masih menumpuk.

Jika ingin bersaing dan menjaga peluang lolos dari fase grup, pembenahan menyeluruh dinilai wajib dilakukan dalam waktu singkat.

Indonesia sebenarnya memulai turnamen dengan meyakinkan. Kemenangan telak 4-0 atas Timor Leste U-17 sempat memberi harapan besar.

Namun, konsistensi menjadi masalah. Kekalahan tipis 0-1 dari Malaysia U-17 mengganggu momentum, sebelum akhirnya ditahan imbang 0-0 oleh Vietnam U-17 di laga penentuan Grup A.

Pupus Sudah! Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Semifinal Usai Ditahan Vietnam
Pupus Sudah! Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Semifinal Usai Ditahan Vietnam
Sumber :
  • ANTARA/Umarul Faruq

Hasil imbang tanpa gol tersebut menjadi penentu kegagalan Indonesia melaju ke semifinal, bahkan saat bermain di kandang sendiri, Stadion Delta Sidoarjo.

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, menilai peluang Indonesia sebenarnya masih terbuka jika mampu meraih kemenangan atas Vietnam.

“Timnas U-17 kita gagal melanjutkan perjalanan menuju semifinal atau paling tidak menjadi runner-up terbaik dari Grup A. Kegagalan itu terjadi karena kita hanya bermain imbang 0-0,”

“Padahal kalau menang 1-0 saja masih ada hitung-hitungan yang bisa membuat kita lolos, karena ada klasemen mini tanpa menghitung hasil lawan Timor Leste,” kata Bung Ropan dikutip dari kanal YouTube miliknya.

Menurutnya, skenario tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Garuda Muda.

“Tapi ternyata kita tidak bisa menang. Kalau bisa menang, Vietnam tetap di atas. Tapi kita punya peluang lolos. Kenyataannya seperti itu, dan justru runner-up terbaik diambil Malaysia.”

Ropan juga menyoroti langkah Kurniawan yang melakukan enam perubahan pemain saat melawan Vietnam. Meski ada usaha perbaikan, hasilnya belum maksimal.

“Kalau melihat pertandingan kemarin melawan Vietnam, Kurniawan mencoba merombak timnya dengan enam perubahan. Memang tidak mengecewakan. Tapi setidaknya memang banyak PR.”

Dari jalannya pertandingan, Indonesia terlihat kesulitan menciptakan peluang bersih.

Serangan kerap terhenti di sepertiga akhir, sementara koordinasi antar lini belum solid.

Hal ini menjadi sorotan utama karena di level Asia, efektivitas serangan dan organisasi permainan menjadi kunci utama.

Di Piala Asia U-17 2026 nanti, Indonesia tergabung dalam grup berat bersama tim-tim kuat seperti Timnas China U-17, Timnas Jepang U-17, dan Timnas Qatar U-17.

Ropan menegaskan bahwa kualitas lawan jauh di atas level AFF.

“Kita tahu lawan kita di sana tidak main-main. Semua mantan juara usia muda Piala Asia. China, Jepang, dan Qatar.”

“China bahkan dua kali mengalahkan kita dengan angka telak di Tangerang dalam dua laga uji coba. Jepang tidak usah diragukan kualitasnya, level mereka bahkan di atas Vietnam. Termasuk Qatar.”

Dengan komposisi tersebut, Indonesia praktis berada di “grup neraka” yang menuntut kesiapan maksimal.

Waktu persiapan yang hanya sekitar satu bulan menjadi tantangan tersendiri. Evaluasi tidak bisa setengah-setengah.

“Bukan di satu sisi sektor saja, tapi di semua sektor. PR itu besar bagi Kurniawan yang hanya sebulan dari Piala AFF ini, kita meloncat ke Piala Asia U-17 di Arab Saudi.”

Ropan juga menegaskan pentingnya target realistis namun ambisius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kurniawan harus bisa melihat ke depan. Kita berada di grup maut, apakah bisa lolos. Harus bisa lolos, paling tidak juara grup atau runner-up,” pungkasnya.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bu Atun Guru yang Diolok-olok Muridnya di Purwakarta Buka Pintu Maaf, Sebut Tidak akan Pernah Laporkan Mereka

Bu Atun Guru yang Diolok-olok Muridnya di Purwakarta Buka Pintu Maaf, Sebut Tidak akan Pernah Laporkan Mereka

Bu Atun atau guru yang viral karena diolok-olok muridnya di Purwakarta akhirnya buka suara.
Polisi Tangkap Pria Pengedar Narkoba di Tanah Abang, Ganja 3,6 Kilogram Disita

Polisi Tangkap Pria Pengedar Narkoba di Tanah Abang, Ganja 3,6 Kilogram Disita

Seorang pria berinisial AA (30) ditangkap tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat usai didapati mengedarkan narkotika di depan Stasiun Kereta Api Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Megawati Hangestri 'Hanya Bisa' Gabung Tiga Klub Ini Jika Kembali Bermain di Liga Voli Korea 2026-2027, Salah Satunya Red Sparks

Megawati Hangestri 'Hanya Bisa' Gabung Tiga Klub Ini Jika Kembali Bermain di Liga Voli Korea 2026-2027, Salah Satunya Red Sparks

Megawati Hangestri dikabarkan kemungkinan besar hanya bisa bergabung bersama tiga klub yang tersisa sebagai pemain kuota Asia yang baru, jika dirinya resmi kembali bermain di Liga Voli Korea 2026-2027.
Viral sampai Disorot Dedi Mulyadi, Guru SMAN 1 Purwakarta Memaafkan Murid yang Ejek Dirinya

Viral sampai Disorot Dedi Mulyadi, Guru SMAN 1 Purwakarta Memaafkan Murid yang Ejek Dirinya

Dapat sorotan langsung dari Dedi Mulyadi, Atun Syamsiah, guru SMAN 1 Purwakarta mengaku sudah memaafkan murid-muridnya yang berperilaku tidak sopan padanya
Dari Beras hingga Cabai, Pemerintah Bidik Swasembada Delapan Pangan Sekaligus

Dari Beras hingga Cabai, Pemerintah Bidik Swasembada Delapan Pangan Sekaligus

Ambisi besar Presiden Prabowo Subianto untuk membawa Indonesia mandiri pangan mulai menunjukkan hasil konkret
Marselino Ferdinan Kembali Latihan Bersama AS Trencin, Seberapa Besar Kans John Herdman Memilihnya ke Timnas Indonesia?

Marselino Ferdinan Kembali Latihan Bersama AS Trencin, Seberapa Besar Kans John Herdman Memilihnya ke Timnas Indonesia?

Melihat peluang Marselino Ferdinan comeback ke Timnas Indonesia setelah AS Trencin mengunggah foto sang pemain kembali gabung latihan usai pulih dari cedera.

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Video beberapa waktu lalu yang menampilkan seorang siswa acung jari tengah yang viral, menuai kritikan. Hal ini juga direspons Dedi Mulyadi
Ngaku Kena Serangan Rasis Sebelum Layangkan Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United: Gak Usah Lebay

Ngaku Kena Serangan Rasis Sebelum Layangkan Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United: Gak Usah Lebay

Kena serangan rasis jadi alasan Fadly Alberto lakukan tendangan kungfu ke lawan, pemain Dewa United ini kasih sindiran telak untuk eks Timnas Indonesia U-17 itu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT