News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mees Hilgers Terseret, FC Twente Dukung NAC Breda Dalam Gugatan Skandal Paspoortgate

Sejumlah klub besar pun memberikan dukungan pada NAC Breda, tak terkecuali klub yang diperkuat oleh pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, FC Twente. 
Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB
Dean James dan Mees Hilgers
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Babak baru skandal Paspoortgate akan hadir dengan persidangan atas gugatan NAC Breda pada Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pada pekan depan. 

Sejumlah klub besar pun memberikan dukungan pada NAC Breda, tak terkecuali klub yang diperkuat oleh pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, FC Twente. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari protes NAC terhadap Go Ahead Eagles yang dianggap memainkan pemain tidak sah, yakni Dean James, dalam sebuah pertandingan. NAC menilai hal itu melanggar regulasi kompetisi yang berlaku.

Pakar marketing olahraga Belanda, Chris Woerts, secara tegas mendukung langkah NAC dan menilai klub tersebut berada di jalur yang benar.

“NAC benar sepenuhnya. Mereka hanya mengikuti regulasi. Kalau Anda memainkan pemain yang tidak memenuhi syarat, maka hukumannya adalah kalah 0-3. Itu sudah aturan KNVB,” ujar Christ Woerts dikutip dari laman Twente Insite, Rabu (22/4/2026).

Ia bahkan menilai NAC justru masih beruntung karena dampak dari pelanggaran tersebut belum sepenuhnya diterapkan secara maksimal.

FC Twente disebut tetap memberikan dukungan walau memiliki Mees Hilgers yang juga berstatus sebagai pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Namun Mees Hilgers musim ini menepi karena polemik perpanjangan kontrak dan cedera panjang sang pemain. 

Menurut Woerts, dalam pertemuan yang melibatkan 34 klub, hanya lima klub yang aktif bersuara, terutama mereka yang terkait langsung dengan kasus ini.

“NAC hanya memperjuangkan kepentingan mereka, dan itu hak penuh mereka. Bahkan seharusnya semua pertandingan terkait kasus ini berakhir dengan skor 0-3,” tegasnya.

Namun, tidak semua pihak sepakat dengan pendekatan tersebut. Presenter sekaligus analis sepak bola Belanda, Wilfred Genee, menilai situasi ini tidak sesederhana itu.

“Situasinya tidak jelas. Banyak pemain yang memiliki opsi bermain untuk negara lain seperti Curaçao, Suriname, atau Indonesia. Tidak ada yang benar-benar tahu bagaimana harus menyikapinya,” ujar Genee.

Pendapat itu juga didukung oleh analis senior, Johan Derksen, yang menilai langkah NAC terlalu kaku dan tidak mempertimbangkan situasi khusus.

“Ini tidak sportif. Para pemain itu sudah lama bermain di Belanda, lalu mendapatkan paspor lain. Tidak ada yang mempermasalahkan sebelumnya, tapi sekarang setelah NAC kalah telak dan terancam degradasi, mereka mulai mempersoalkannya,” kata Derksen.

Ia bahkan menyarankan agar dalam kondisi tertentu, regulasi bisa diterapkan dengan lebih fleksibel.

“Dalam situasi khusus, Anda harus berani bersikap lebih kreatif dengan aturan,” tambahnya.

Meski mendapat kritik, Woerts tetap bersikukuh bahwa aturan harus ditegakkan tanpa pengecualian. Ia bahkan menyebut kesalahan utama justru berada di pihak federasi.

“KNVB yang lalai. Mereka seharusnya memberi kejelasan kepada klub sejak awal, tapi itu tidak dilakukan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, Woerts mengungkapkan bahwa sejumlah klub besar seperti Feyenoord, Ajax, FC Twente, FC Volendam, dan Telstar siap mendukung NAC jika gugatan tersebut dimenangkan.

“Jika NAC menang, klub-klub tersebut siap ikut bergabung dalam kasus ini,” ungkap Woerts.
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Ungkap Peran Sindikat Phising Global yang Beraksi Sejak 2018

Bareskrim Polri Ungkap Peran Sindikat Phising Global yang Beraksi Sejak 2018

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengungkap peran dua tersangka 'Partner in Crime' berinisial GWL (24) dan FYTP (25) dalam kasus penjualan phising tools skala global yang memiliki kerugian miliaran rupiah.
Sekolah Rakyat Dipercepat, 10 Lokasi Baru di Jakarta Siap Tampung 1.000 Siswa

Sekolah Rakyat Dipercepat, 10 Lokasi Baru di Jakarta Siap Tampung 1.000 Siswa

Pemerintah tambah 10 lokasi Sekolah Rakyat Rintisan di Jakarta, target tampung 1.000 siswa dan percepat akses pendidikan bagi masyarakat.
Bejat, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Ditangkap Polisi Usai Cabuli Bocah Selama Lima Tahun

Bejat, Oknum Guru Ngaji di Pamekasan Ditangkap Polisi Usai Cabuli Bocah Selama Lima Tahun

Seorang oknum guru ngaji berinisial MD Usia 71 tahun warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Rabu (22/04/2026), ditangkap polisi karena tega mencabuli bocah usia lima tahun.
Polda Jawa Tengah Bongkar Sindikat Penyelundupan 1.700 Kendaraan Bodong ke Timor Leste

Polda Jawa Tengah Bongkar Sindikat Penyelundupan 1.700 Kendaraan Bodong ke Timor Leste

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah membongkar sindikat besar penyelundupan kendaraan bermotor ilegal menuju Timor Leste.
Buntut Kungfu di Kompetisi EPA U-20, Dewa United dan Bhayangkara FC Pilih Islah

Buntut Kungfu di Kompetisi EPA U-20, Dewa United dan Bhayangkara FC Pilih Islah

Keputusan islah ini diambil setelah Dewa United dan Bhayangkara FC menjalani mediasi dalam skandal tendangan kungfu dalam kompetisi EPA U-20 yang berlangsung di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/4/2026). 
Puan Sentil Kenaikan Harga BBM hingga Minyak Goreng: Kondisi Ini Memberatkan Rakyat

Puan Sentil Kenaikan Harga BBM hingga Minyak Goreng: Kondisi Ini Memberatkan Rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah secepatnya mengendalikan harga komoditas yang mengalami kenaikan akibat naiknya harga BBM non-subsidi.

Trending

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Juventus dilaporkan sudah mengambil keputusan mengenai susunan penjaga gawangnya di  musim depan. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bisa jadi menerima kabar baik jelang bursa transfer musim panas.
Klub-klub V-League Berebut Pemain Asia, Megawati Hangestri Jadi Incaran Utama

Klub-klub V-League Berebut Pemain Asia, Megawati Hangestri Jadi Incaran Utama

Klub-klub V League semakin gencar memburu pemain kuota Asia untuk memperkuat tim sekaligus menekan biaya, dengan Megawati Hangestri Pertiwi jadi incaran utama.
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT