News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NAHAS! Seorang Pengendara Motor Disulut Api, Tersangka Mengaku Depresi | tvOne

Senin, 15 Februari 2021 - 20:00 WIB
  • Reporter :

Surabaya, Jawa timur – Nahas betul nasib Samsul Arifin (54) warga Asemrowo, Surabaya, yang disiram bensin dan disulut api oleh seorang pria, di sebuah kios tambal ban, di dekat Polsek Sawahan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Akibatnya, Samsul yang saat itu hendak mengisi angin untuk sepeda motornya, mengalami luka bakar di kedua tangannya.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 14 Februari 2021 itu bermula ketika Samsul merasa motornya kurang angin. Dia kemudian menepi ke kios tambal ban di dekat Polsek Sawahan. Di dekatnya ada seorang pria sedang membawa bensin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ban agak gembos, saya mampir di sampingnya Polsek itu ada tukang pompa. Saya ke sana. Di situ memang sudah ada orang itu sedang menuang bensin. Bensinnya kok disiramkan ke saya, terus langsung koreknya dinyalakan,” kata Samsul menceritakan kejadian nahas yang dia alami.

Usai kejadian itu, pelaku yang belakangan diketahui bernama Purnomo (50), warga Tambak Asri, melarikan diri. Dia kemudian menceburkan diri ke sungai di daerah Asemrowo. Polisi yang melihat kejadian Pembakaran tersebut mengejar pelaku dan menangkapnya.

Purnomo mengaku dirinya dikejar oleh seseorang. Dia merasa nyawanya terancam sehingga nekat menyiramkan bensin.

“Kayak ada yang ngejar-ngejar gitu, Pak. Perasaan enggak enak,” kata Purnomo di kantor polisi.

Sementara Kepala Unit Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto mengatakan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

“Pelaku berjalan kaki menuju arah barat. kebetulan di samping situ ada tambal ban dan penjual bensin. Saat itu juga pelaku langsung membeli bensin Rp10 ribu dalam botol mineral. Saat itu ada orang yang berhenti untuk memompa angin. Tiba-tiba pelaku langsung menyiramkan bensin ke korban,” kata Kanit Reskrim.

Kepada polisi, Purnomo mengaku stress karena terlilit utang. Dia mengatakan tak bisa membayar utang yang terus menumpuk sehingga berhalusinasi dikejar banyak orang yang menagih. Pria tersebut juga membayangkan dirinya akan dipukuli penagih utang.

Dalam pemeriksaan pun Purnomo tak mampu menjawab pertanyaan petugas dengan lancar dan cenderung melantur.

Sehingga polisi akan meminta bantuan psikiater untuk memeriksa kejiwaan pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka juga akan mencari keluarga Purnomo untuk menyelidiki latar belakangnya. (act)

Lihat juga: KETERLALUAN! TERBAKAR API CEMBURU, SEORANG SUAMI TEGA SIRAM AIR KERAS KE ISTRINYA

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Krisis Timur Tengah Hantam Industri Plastik, Pemerintah Bidik Sumber Baru dari India hingga Afrika

Krisis Timur Tengah Hantam Industri Plastik, Pemerintah Bidik Sumber Baru dari India hingga Afrika

Gejolak di Timur Tengah mulai berdampak langsung ke sektor industri dalam negeri. Pemerintah bergerak cepat mencari sumber alternatif bahan baku plastik setelah impor nafta terganggu akibat ketidakpastian global.
Kejagung Geledah KSOP di Kalimantan Terkait Dugaan Korupsi Tambang Batubara

Kejagung Geledah KSOP di Kalimantan Terkait Dugaan Korupsi Tambang Batubara

Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di sejumlah wilayah Kalimantan, terkait kasus dugaan korupsi tambang batubara, yang menyeret pengusaha Samin Tan.
Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Ungkap Penyebab Turunnya PMI Manufaktur, Kadin Wanti-wanti Risiko Serius di Sektor Padat Karya

Saleh Husin menilai guncangan dari sisi permintaan dan tekanan dari kenaikan biaya produksi menjadi faktor utama yang mempersempit ruang ekspansi sektor manufaktur.
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Tangani Kasus

Polda Metro Jaya menegaskan tidak lagi menangani perkara kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Ungkapan Clara Shinta usai Borok Dugaan Suami Selingkuh Terungkap, Sesalkan Sudah Ogah Dengarkan Peringatan Teman

Clara Shinta menuliskan kekecewaan setelah menemukan dugaan perselingkuhan suami, Alexander Assad. Ia menyesali cuek setelah dinasihati oleh teman-temannya.
Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares waspadai Persita Tangerang di Super League. Usai dibantai 5 gol, mental Bruno Moreira dkk dipoles habis demi poin penuh di GBT.
125 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital melalui Tring!

Sebagai pemimpin pasar di sektor gadai dan emas, Pegadaian sukses menjadikan fitur layanan emas digital sebagai magnet utama di aplikasi Tring!.
Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN siap memastikan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan, khususnya di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Eks Rekan Setim Lionel Messi Bongkar Tabiat Asli Sang Megabintang, Jean Mota Siap Tularkan Mental Juara ke Persija Jakarta

Eks Rekan Setim Lionel Messi Bongkar Tabiat Asli Sang Megabintang, Jean Mota Siap Tularkan Mental Juara ke Persija Jakarta

Gelandang Persija Jean Mota bongkar tabiat Lionel Messi saat di Inter Miami. Ia siap bawa mental juara ke Macan Kemayoran demi kejar target juara Super League.
Blak-blakan Dedi Mulyadi Bongkar Kelemahan Fatal ASN Pemprov Jabar Saat Ini

Blak-blakan Dedi Mulyadi Bongkar Kelemahan Fatal ASN Pemprov Jabar Saat Ini

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) secara blak-blakan membongkar kelemahan fatal Apratur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini
ADVERTISEMENT