GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Tertipu Sistem Organisasi, Sebagian Anggota Tunggal Rahayu Mengundurkan Diri | tvOne

Sabtu, 12 September 2020 - 13:08 WIB
  • Reporter :

Garut, Jawa barat – Sejumlah anggota Paguyuban tunggal rahayu memilih mengundurkan diri karena merasa tertipu sistem organisasi massa (ormas) itu. Mereka mendatangi markas paguyuban yang ada di Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Garut, Jawa Barat.

Ai Laela, salah satu anggota yang tidak mau lagi berhubungan dengan Tunggal Rahayu mengaku telah menyerahkan surat pengunduran diri yang dibubuhi materai kepada pengurus paguyuban di tingkat desa dan kecamatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ai mengaku membayar Rp600 ribu untuk bergabung dengan organisasi itu.

“Saya belum mendapatkan apa-apa karena saya sebentar masuknya. Begitu saya mengetahui tentang aturan mereka, tentang segala bentuk yang ada di dalamnya, segelintir ya, yang saya dapat infonya, tapi saya sudah tidak sepaham dengan pendapat mereka, saya keluar saja,” akunya.

Sementara aparatur di desa-desa yang ada di Kecamatan Cisewu, menganggap kehadiran Paguyuban Tunggal Rahayu sebagai sesuatu yang meresahkan warga.

“Punya lambang burung garuda yang mirip dengan lambang negara, kemudian ada kalam Ilahi, bismillah ya, yang diawali dengan huruf alif dan lam, sehingga dibacanya albismillah, nah itu yang sama sekali memang sangat meresahkan,” kata Camat Cisewu, Heri Hermawan.

Warga dan segenap perangkat desa menolak keberada ormas itu.

“Tidak hanya warga masyarakat di Cisewu, tapi pemerintah desa se-wilayah Kecamatan Cisewu, sama, menolak aktivitas Paguyuban Tunggal Rahayu, “ tambahnya.

Paguyuban Tunggal Rahayu sempat menghebohkan warga lantaran mengubah lambang negara. Kalau Burung Garuda yang menjadi lambang Indonesia menengok ke kanan, burung garuda ormas itu menghadap depan. Paguyuban itu juga mencetak uang sendiri serta menggunakannya untuk transaksi di kalangan sesama anggota.

Pada Kamis, 10 September 2020, polisi memeriksa penanggung jawab Paguyuban Tunggal Rahayu, Sutarman. Pria itu diinterogasi karena adanya dugaan penipuan dalam perekrutan anggota. Sebab, mereka yang bergabung dengan Paguyuban Tunggal Rahayu dimintai uang pendaftaran ratusan ribu rupiah.

“Para korban ini diiming-imingi sesuatu yang merupakan sesuatu yang tidak benar, kemudian tergerak hatinya untuk memberikan uang pendaftaran untuk bergabung dalam keorganisasian. Korban yang sudah kita periksa bervariatif antara Rp100 ribu sampai Rp600 ribu per orang,” ujar Kepala Satreskrim Polres Garut, AKP Maradona.

Maradona mengatakan setiap anggota dijanjikan beberapa hal yang berbeda.

“Ada yang dijanjikan untuk masuk kerja, ada yang dijanjikan untuk dilunasi utangnya, ada juga yang dijanjikan bahwa organisasi tersebut bisa mencairkan deposito berupa emas sebanyak 80.000 kilogram,” imbuhnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut polisi, fokus penyelidikan mereka saat ini adalah membandingkan dan menguji alat bukti, dengan dokumen yang disita serta keterangan anggota. Ada empat sangkaan yang disiapkan pihak berwenang untuk Sutarman, yakni berkaitan dengan mata uang, lambang negara, penipuan dalam perekrutan, serta pemalsuan gelar akademis. (act)

(Lihat juga: HEBOH ORMAS DI GARUT UBAH LAMBANG NEGARA DAN CETAK UANG SENDIRI)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Persiapan Puncak Ibadah Haji 2026, Pengamanan Diperketat
01:02

Persiapan Puncak Ibadah Haji 2026, Pengamanan Diperketat

Sejumlah titik pemeriksaan atau checkpoint dijaga ketat oleh aparat kepolisian di berbagai ruas jalan menuju dan di dalam Kota Makkah. 
Timwas Haji DPR Soroti Ketersediaan Obat Untuk Jemaah
02:30

Timwas Haji DPR Soroti Ketersediaan Obat Untuk Jemaah

Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti distribusi obat bagi jemaah haji Indonesia yang dinilai masih mengalami kendala di sejumlah sektor pelayanan kesehatan di Makkah, Arab Saudi.
Kalah Main Game, Siswa SMP Dihantam Palu Oleh Temannya
06:38

Kalah Main Game, Siswa SMP Dihantam Palu Oleh Temannya

Seorang siswa SMP di Kota Singkawang, Kalimantan Barat mengalami luka serius setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh temannya sendiri menggunakan palu.
Usai Ditahan Tentara Israel, 9 WNI Global Sumud Flotila Pulang ke Tanah Air
04:01

Usai Ditahan Tentara Israel, 9 WNI Global Sumud Flotila Pulang ke Tanah Air

Sembilan warga negara Indonesia yang sempat ditahan tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotila 2026 telah tiba di Bandara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Momen Konvoi Perayaan Persib Juara Liga Indonesia
01:34

Momen Konvoi Perayaan Persib Juara Liga Indonesia

Ribuan bobotoh memadati Kota Bandung, Jawa Barat dalam perayaan gelar juara Persib Bandung di ajang Super League musim 2025–2026.
Marak Aksi Begal, Aryanto: Polisi Perlu Alat Pelumpuh agar Minim Risiko Salah Tembak
13:07

Marak Aksi Begal, Aryanto: Polisi Perlu Alat Pelumpuh agar Minim Risiko Salah Tembak

rjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi menilai penggunaan istilah tembak di tempat terhadap pelaku begal kerap disalahpahami sebagai tindakan untuk membunuh pelaku di lokasi kejadian.
Negosiasi Memanas AS-Iran di Jurang Perang
34:42

Negosiasi Memanas AS-Iran di Jurang Perang

Pakar hubungan internasional dari BINUS dan Sinergi Policy, Dina Prapto Raharja, menilai negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih bergerak maju meski berlangsung alot. 
Kronologi Lengkap Insiden Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di St Bekasi Timur
06:17

Kronologi Lengkap Insiden Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di St Bekasi Timur

Komisi V DPR RI menggelar rapat bersama Kementerian Perhubungan, KNKT, dan PT KAI terkait kecelakaan kereta di Bekasi Timur.
Relawan GPCI Beberkan Kronologi Awal Mula Disergap oleh Zionis Israel
12:40

Relawan GPCI Beberkan Kronologi Awal Mula Disergap oleh Zionis Israel

Sebanyak 422 aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang sebelumnya ditahan militer Israel di perairan internasional telah dibebaskan.
UPN Veteran Yogyakarta Menonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
03:47

UPN Veteran Yogyakarta Menonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

Kasus dugaan pelecehan seksual di UPN Veteran Yogyakarta terus bergulir. Pihak kampus menonaktifkan seorang dosen yang diduga terlibat dalam kasus tersebut guna mendukung proses pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung.
Dua Gajah Liar Masuk Pasar di Sumsel untuk Cari Makan
02:02

Dua Gajah Liar Masuk Pasar di Sumsel untuk Cari Makan

Dua ekor gajah liar masuk ke kawasan Pasar Cukung di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, setelah terpisah dari kelompoknya. Peristiwa yang terjadi pada Selasa itu sempat terekam video warga.
Geger! Seekor Lutung Masuk ke Toko Busana dan Mencakar Warga
05:02

Geger! Seekor Lutung Masuk ke Toko Busana dan Mencakar Warga

Seekor lutung Jawa membuat geger warga Pasar Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten setelah masuk dan bersembunyi di kamar mandi sebuah toko pakaian.
Gawat! Mojtaba Khamenei Ogah Keluarkan Uranium dari Iran, AS Gagal Damai
04:25

Gawat! Mojtaba Khamenei Ogah Keluarkan Uranium dari Iran, AS Gagal Damai

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei, dikabarkan memerintahkan larangan pengiriman uranium Iran yang telah diperkaya mendekati tingkat senjata ke luar negeri.
Pedang Bermata Dua! Hati-hati Efek Doomscrolling Berita Perang
04:34

Pedang Bermata Dua! Hati-hati Efek Doomscrolling Berita Perang

Spesialis Kedokteran Jiwa, dr Lahargo Kembaren Sp.KJ mengatakan dampak paparan berita perang di Timur Tengah terhadap kesehatan mental dapat memicu gangguan psikologis maupun fisik.
Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka Kecelakaan KA di Bekasi Timur
06:21

Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Polres Metro Bekasi Kota menetapkan sopir taksi listrik Green SM sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan antara KRL dan taksi listrik di perlintasan sebidang Bekasi Timur.
Timwas Haji DPR RI Sidak ke Penginapan Jemaah
01:18

Timwas Haji DPR RI Sidak ke Penginapan Jemaah

Tim Pengawas Haji DPR melakukan inspeksi mendadak ke pemondokan Al-Hidayah yang ditempati jemaah haji asal Indonesia. 
9 WNI yang Diculik Israel Dibebaskan dan Tiba di Istanbul, Turki
06:50

9 WNI yang Diculik Israel Dibebaskan dan Tiba di Istanbul, Turki

Global Peace Convoy Indonesia menyatakan sembilan warga negara Indonesia yang sebelumnya ditahan Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla kini telah tiba di Istanbul dalam kondisi selamat.
KBRI Roma Laksanakan Qurban untuk Pertama Kalinya
00:51

KBRI Roma Laksanakan Qurban untuk Pertama Kalinya

Untuk pertama kalinya sejak berdiri pada tahun 1956, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma bersiap menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban pada perayaan Idul Adha mendatang.
Kasus Penyiraman Air Keras, Kuasa Hukum Andrie Yunus Ajukan Praperadilan
01:05

Kasus Penyiraman Air Keras, Kuasa Hukum Andrie Yunus Ajukan Praperadilan

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS, Andri Yunus, kembali bergulir dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jangan Lewatkan

5 Cara Menggunakan Kartu Kredit Secara Bijak, Tagihan Jadi Lebih Bersahabat

5 Cara Menggunakan Kartu Kredit Secara Bijak, Tagihan Jadi Lebih Bersahabat

Kartu kredit merupakan alat pembayaran yang memungkinkan transaksi dilakukan terlebih dahulu lalu dibayar di kemudian hari sesuai tagihan.
Dedi Mulyadi: Selamat untuk Persib dan Bobotoh atas Prestasi yang "Semriwing" di Sepak Bola Indonesia dan Asia

Dedi Mulyadi: Selamat untuk Persib dan Bobotoh atas Prestasi yang "Semriwing" di Sepak Bola Indonesia dan Asia

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengucapkan selamat untuk Persib yang berhasil mengunci gelar juara secara beruntun.
Terdegradasi dari Serie A, Emil Audero Justru Berpotensi Main di Liga Champions Musim Depan

Terdegradasi dari Serie A, Emil Audero Justru Berpotensi Main di Liga Champions Musim Depan

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, berpotensi main di Liga Champions pada musim depan. Padahal, sang penjaga gawang baru saja gagal membantu Cremonese menyelamatkan diri dari degradasi.
Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat Tepat Sasaran

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen, Gubernur Khofifah: Bukti Intervensi Kesejahteraan Masyarakat Tepat Sasaran

Angka kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Timur menurun signifikan.
Pengantin Diduga Ditipu WO di Bekasi Viral, Ruang Resepsi Tanpa Dekorasi hingga Tamu Hanya Disajikan Kue Basah

Pengantin Diduga Ditipu WO di Bekasi Viral, Ruang Resepsi Tanpa Dekorasi hingga Tamu Hanya Disajikan Kue Basah

Video viral di media sosial menunjukkan resepsi pernikahan di Bekasi tanpa dekorasi dan katering setelah diduga ditipu oleh oknum wedding organizer atau WO.
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Mei 2026 Naik Rp30.000 Jadi Rp2.803.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Mei 2026 Naik Rp30.000 Jadi Rp2.803.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 25 Mei 2026 naik Rp30.000. Harga emas Antam hari ini menjadi Rp2.803.000 per gram.
Emil Audero Tetap Dapat Sanjungan dari Media Italia meski Cremonese Tetap Terdegradasi dari Liga Italia

Emil Audero Tetap Dapat Sanjungan dari Media Italia meski Cremonese Tetap Terdegradasi dari Liga Italia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, tetap mendapatkan sanjungan dari media Italia. Hal ini terjadi meskipun Cremonese tetap terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Italia.
KDM: Kalau Para Dedi Berkumpul, Maka Akan Banyak Orang yang Terdedi-dedi

KDM: Kalau Para Dedi Berkumpul, Maka Akan Banyak Orang yang Terdedi-dedi

KDM kumpulkan para Dedi lintas profesi di Jawa Barat dalam konten viral. Gubernur Dedi Mulyadi pun berseloroh, kalau para Dedi berkumpul banyak orang terdedi-dedi.
Jauh-jauh Terbang ke Jakarta, Sherly Tjoanda Bertemu Menteri AHY Berkoordinasi Memajukan Maluku Utara Wujudkan Konektivitas

Jauh-jauh Terbang ke Jakarta, Sherly Tjoanda Bertemu Menteri AHY Berkoordinasi Memajukan Maluku Utara Wujudkan Konektivitas

Sherly Tjoanda belum lama ini bertemu dengan Menteri AHY. Dengan kesempatan ini membahas pembangunan infrastruktur
Belasan Anak Korban Daycare Aresha Jogja Mulai Alami Dampak Buruk Kekerasan

Belasan Anak Korban Daycare Aresha Jogja Mulai Alami Dampak Buruk Kekerasan

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan mengungkapkan kondisi anak-anak korban kekerasan di daycare Little Aresha. Ada yang alami penyimpangan..
ADVERTISEMENT