Kisah Pilu Desa Ikonik Garoga, Sebelum dan Sesudah Banjir Bandang & Longsor
Tapanuli Selatan, tvOnenews.com - Desa garoga di Batang toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu kawasan dengan panorama alam terindah, kini berubah total menjadi hamparan lumpur setelah diterjang banjir dan longsor pada 22 November.
Lanskap hijau yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga, termasuk area persawahan, musnah tersapu material lumpur, batu, dan gelondongan kayu. Desa ikonik tersebut nyaris tak menyisakan bangunan layak huni dan warga kehilangan seluruh harta benda.
Penduduk kini menghadapi kebingungan untuk memulai kembali kehidupan mereka, dengan harapan besar agar pemerintah dapat membantu proses pemulihan dan pembangunan kembali desa.
Masih di wilayah Tapanuli Selatan, personel gabungan TNI–Polri dikerahkan ke Desa Aek Ngadol, Batang Toru, untuk membersihkan lumpur tebal yang menimbun sejumlah rumah.
Selain pembersihan, tim juga mengevakuasi warga yang sakit dari Desa Garoga untuk mendapatkan perawatan ke Desa Anggoli yang berjarak sekitar satu kilometer, dengan menyeberangi sungai.
Pemulihan infrastruktur turut dilakukan. Dua alat berat dikerahkan untuk menghubungkan kembali akses jalan antara Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Di lokasi juga dibangun Jembatan Beli agar kendaraan roda dua dan roda empat dapat kembali melintas.