News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebarkan Video Mesum di Renon, Dua Oknum Anggota Polisi Bali Diperiksa

Berdasarkan hasil penyelidikan, Polda Bali telah mengamankan dua orang oknum anggota polri yang diduga sebagai pelaku perekaman dan penyebaran video dimaksud
Kamis, 24 Februari 2022 - 11:18 WIB
Ilustrasi - video diduga mesum muda mudi
Sumber :
  • aris Wiyanto

Denpasar - Beredarnya video mesum muda-mudi di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, di media sosial ternyata direkam dan disebarkan oleh anggota kepolisian Polda Bali yang bertugas mengawasi CCTV. 

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengecek kebenaran dari video itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan hasil penyelidikan, Polda Bali telah mengamankan dua orang oknum anggota polri yang diduga sebagai pelaku perekaman dan penyebaran video dimaksud dan saat ini sedang diperiksa secara internal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Syamsi, Rabu (22/2).

Ia juga menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan kepada oknum anggota polri itu bahwa pada saat melakukan tugas pemantauan dan pengawasan CCTV menemukan adanya kejadian yang tidak semestinya dilakukan di tempat umum.

Kemudian mereka merekam aksi tersebut dan niatnya untuk meneruskan ke unit Patroli di lapangan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, namun malah tersebar di berbagai media sosial. 

"Atas perbuatan oknum anggota tersebut, saat ini sedang berproses di Bidpropam Polda Bali. Dan atas perintah kapolda untuk memberikan sanksi yang tegas atas perbuatannya," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, adegan mesum muda-mudi di Bali, terekam di CCTV dan menjadi viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, terlihat kedua remaja itu melakukan adegan mesum yang terjadi di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, pada Senin (21/2) kemarin pada pukul 21:00 Wita. 

Selain itu, di rekaman CCTV tersebut juga tertulis "Lap Renon" dengan "TIK Polda Bali" dan tertera waktu dan tanggalnya. Video rekaman dengan durasi 1 menit 30 detik ini viral antar via WhatsApp.

Sementara, Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP Gusti Ayu Suinaci mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan lidik dengan adanya video tersebut. "Iya masih kita lidik," kata Suinaci saat dihubungi Selasa (22/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, saat ditanya apakah rekaman CCTV tersebut dari CCTV Polda Bali karena direkaman tersebut tertulis,"TIK Polda Bali". Pihaknya mengaku masih melakukan pengecekan dan bila diketahui kedua remaja itu akan dilakukan pemanggilan.

"Saya masih ceks kebenarannya dulu. (Kalau diketahui) iya dialkukan pemanggilan," ujarnya. ( Aris Wiyanto/Ner) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT