GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Anggota Geng Motor XTC di Garut Berani Ugal-ugalan di Kompleks TNI, Begini Nasibnya Sekarang

8 Anggota geng motor XTC di Garut berani ugal-ugalan di kompleks TNI, begini nasibnya sekarang. 8 Anggota geng motor diamankan aparat TNI yang sedang bertugas di Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Kesdam III/Siliwangi.
Rabu, 23 Agustus 2023 - 08:59 WIB
8 Anggota geng motor XTC di Garut berani ugal-ugalan di kompleks TNI, begini nasibnya sekarang
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, tvOnenews.com - 8 Anggota geng motor XTC di Garut berani ugal-ugalan di kompleks TNI, begini nasibnya sekarang.

8 Anggota geng motor diamankan aparat TNI yang sedang bertugas di Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Kesdam III/Siliwangi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi nekat geng motor terjadi di kompleks militer. Tepatnya di Jalan Bratayudha, Kota Garut. Ini merupakan jalan protokol Komando Rayon Militer (Korem) 062/Tarumanegara. Jalan tersebut juga merupakan jalan asrama TNI di Garut.

Kasi Humas Polres Garut Ipda Adi Susilo menceritakan kronologinya.

“Kejadian tersebut berawal dari kegaduhan yang dilakukan oleh dua anggota XTC di kompleks militer. Tepatnya di area Rumah Sakit Guntur pada Selasa (22/8/2023) dini hari tadi," ujar Adi Susilo, Selasa (22/8/2023).

Adi menjelaskan dua anggota geng motor itu melakukan aksi ugal-ugalan di area kompleks militer.

ILSUTRASI - 8 Anggota geng motor XTC di Garut berani ugal-ugalan di kompleks TNI, begini nasibnya sekarang. Dok: Pexels-Kelly

Motor yang digunakan kedua pelaku menggunakan knalpot bising sehingga menyebabkan kebisingan yang mengganggu pasien rumah sakit dan mengganggu aktivitas di asrama TNI.

“Saat itu keduanya menggunakan motor berknalpot bising sehingga mengganggu pasien di rumah sakit. Anggota TNI yang saat itu sedang berpakaian preman langsung menegur mereka dan kemudian pergi meninggalkan area militer,” jelasnya.

Karena tidak terima ditegur oleh anggota yang sedang berpakaian preman, dua anggota geng motor itu kembali lagi ke kompleks bersama teman-temannya.

"Sekitar pukul 00.30 WIB, anggota XTC yang berjumlah 8 orang menggunakan 4 motor datang lagi ke komplek militer. Tepatnya depan Klinik Denkesyah dan Rumah Dinas Kepala Rumah Sakit Guntur. Anggota TNI yang sedang ada di lokasi sempat menanyakan maksud mereka datang di tengah malam. Saat itu, mereka pun mengaku tidak diterima ditegur dan mencari orang yang telah memperingatkan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka pun langsung diamankan oleh anggota TNI yang ada di lokasi kemudian diserahkan ke polisi.

“Saat dilakukan penggeledahan mereka membawa senjata tajam jenis keling, alkohol, atribut geng motor hingga minuman berenergi,” pungkasnya. (thh/nsi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT