News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak 5 Tahun Disekap dan Dirantai di Sumedang, Pelaku Berinisial S Jadi Tersangka dan Beberkan Alasan Penyekapan

Polisi menetapkan S (53) sebagai tersangka pelaku penyekapan dan kekerasan terhadap bocah berinisial R berusia 5 tahun yang disekap dan dirantai di sebuah rumah
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 6 Januari 2022 - 20:35 WIB
S, Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Anak 5 Tahun di Sumedang
Sumber :
  • Lutfi Setia Rafsanjani

Kabupaten Sumedang, Jawa Barat - Polisi menetapkan S (53) sebagai tersangka pelaku penyekapan dan kekerasan terhadap bocah berinisial R berusia 5 tahun yang disekap dan dirantai di Perumahan Komplek Anggrek Regency No.27, RT 04 RW 10, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, pelaku membeberkan alasan di balik penyekapan korban. Anak lima tahun itu disekap dan dirantai lantaran pelaku merasa tidak kuat dengan kelakuan korban hingga mengikatnya menggunakan rantai besi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengakuan tersangka, korban disekap dari pagi. Hingga saat rumah itu di bongkar paksa oleh warga sampai pukul 12.30 siang masih dalam keadaan terikat, sehingga  pas ditemukan ada bekas kotoran di celana korban," kata AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat menggelar press rilis di Mapolres Sumedang, Kamis (6/1/22)

Terkait kemunculan kepulan asap di rumah pelaku, kata Kapolres, pihaknya masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan dari pelaku lantaran pengakuannya masih berbelit-belit. 

"Saat ini kami masih melakukan pendalaman dan akan meminta dari pihak-pihak yang ikut dengan ini, khususnya yang disampaikan oleh tersangka bahwa ia dititipi kakek dari anak tersebut untuk merawatnya akan kami dalami. Karena posisi kakek dari anak ini ada di Lampung, dan pengakuan tersangka korban tinggal bersamanya sudah 2 tahun," ucapnya.

Selain disekap, lanjut Eko, korban juga mengalami sejumlah luka akibat kekerasan dari benda tumpul bekas penganiayaan yang diduga dilakukan tersangka kepada korban. Pengakuan korban, menurut Kapolres, alami kekerasan dengan cara dicubit dan disiram minyak panas.

"Saat ini kondisi korban sehat dan sedang dirawat oleh tim trauma healing Polres Sumedang. Kami juga bekerja sama dengan pihak Biddokes Polda Jabar untuk merawat anak itu. Sehingga diharapkan traumanya terhadap luka-luka tersebut bisa disembuhkan dan bisa menjadi normal kembali," katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 ayat 1, ayat 2, dan ayat 4 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 351 ayat 1 dan ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun Penjara. 

Pelaku Belenggu Tangan dan Kaki Korban dengan Rantai Besi

Warga perumahan komplek Anggrek Regency, di kawasan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (5/1/22) siang, dikagetkan dengan ditemukannya seorang anak berusia sekitar 5 tahun yang diduga menjadi korban penyekapan.

Ketika ditemukan, kondisi anak tersebut dalam keadaan telentang dengan kondisi tangan dan kakinya terikat rantai besi, serta terdapat luka di sekitar bagian wajah.

Keadaan korban saat ditemukan oleh warga di lantai 2

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut salah seorang warga, Rina, terungkapnya penemuan bocah yang diduga disekap ini, berawal saat warga mencium aroma bau gosong di rumah tersebut, dan mengira ada kebakaran. Petugas keamanan perumahan yang mendapat laporan warga langsung mendobrak pintu rumah, dan mendapati sang bocah dalam keadaan terikat rantai di salah satu kamar di lantai dua.

Meski rumahnya berdekatan, tutur Rina, ia tidak pernah mendengar suara ada anak menangis, atau orang tuanya marah-marah. Bahkan, tetangga di lokasi pun tidak menyangka dan kaget dengan ditemukannya anak dalam keadaan terikat rantai tersebut. (Lutfi/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT