News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Pasien Meninggal karena Kehabisan Oksigen di RSHS Bandung, Suami Klaim Rumah Sakit Lambat Respons

Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang pasien wanita meninggal dunia akibat kekurangan oksigen saat dirawat di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 20 Mei 2022 - 16:57 WIB
Pasien yang dirawat di RSHS Bandung meninggal dunia, suami klaim korban lambat direspons
Sumber :
  • TikTok @risalunaqueen

Bandung, Jawa Barat - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang pasien wanita meninggal dunia diduga akibat kekurangan oksigen saat jalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Video tersebut diunggah oleh akun @risalunaqueen di TikTok, Kamis (19/5/2022) dan pada hari ini, Jumat (20/5/2022) sudah ditonton lebih dari 2 juta kali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Video diambil setengah jam sebelum almarhum meninggal," tulis pengunggah, "suami almarhum sudah 3 kali panggil perawat namun tak kunjung datang, hingga akhirnya suaminya membanting tabung oksigen baru perawat datang."

Arif Susanto, suami dari pasien yang diduga ditelantarkan oleh petugas di RSHS Bandung mengaku sudah meminta kepada petugas untuk mengganti tabung oksigen namun tak dihiraukan.

"Saya sudah memberitahukan petugas, oksigen istri saya sudah hampir habis, tapi tidak diperhatikan, hanya jawab begitu, tapi ditunggu tak juga ada tabung baru," kata Arif di Bandung, Jumat.

Menurutnya, sudah dua kali istrinya kehabisan oksigen sejak dirawat di RSHS pada 15 Mei 2022. Dia menuding pihak rumah sakit lamban menangani penyakit istrinya.

Pada kejadian yang terakhir, Arif mengaku sudah meminta berkali-kali kepada petugas, tetapi mereka lambat merespons. Di saat sang istrinya kritis, tabung oksigen baru datang 15 menit setelah diminta.

"Tapi istri saya sudah meninggal sebelum tabung oksigen datang," katanya.

Ia mengatakan, saat kejadian yakni Selasa (17/5/2022) pihaknya sudah melapor kepada petugas atau perawat yang berjaga kalau tabung oksigen untuk istrinya hampir habis.

Ia bahkan sempat ke mess perawat untuk melaporkan kondisi tersebut. Karena tak ada yang merespons cepat, Arif yang melihat istrinya kritis dan belum juga mendapat oksigen baru, marah kepada petugas dan perawat yang berjaga.

"Jadi saya sudah lapor, ada jarak 15 menit dari saya laporan, sementara istri sudah kritis," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyayangkan petugas yang tak cepat merespons laporannya. Ia sedih karena kini harus kehilangan istrinya termasuk tiga anaknya yang masih kecil-kecil.

Almarhumah, Asih Sekarningsih sudah 9 bulan harus menjalani perawatan termasuk rawat jalan akibat kanker ganas yang diidapnya. Setelah kejadian ini, ia berharap ada itikad baik dari RSHS menanggapi kejadian yang dialaminya. Hingga Jumat siang, Arief mengaku pihak RSHS belum meminta maaf setelah istrinya meninggal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT