News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh, Video Viral ‘A Day in My Life’ Ternyata Cuma Satu dari 20 Konten, Polisi Ungkap Ada Bisnis Berbayar

Video ‘A Day in My Life’ yang viral di media sosial ternyata hanya satu dari sekitar 20 konten yang dibuat sejak Juli 2026. Polisi juga mengungkap sistem akses
Selasa, 22 September 2026 - 17:10 WIB
Heboh, Video Viral ‘A Day in My Life’ Ternyata Cuma Satu dari 20 Konten, Polisi Ungkap Ada Bisnis Berbayar
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram metrobogor

tvOnenews.com -Video “A Day in My Life” yang sempat ramai di media sosial ternyata membuka fakta yang lebih luas dari sekadar satu rekaman. Polisi mengungkap video tersebut merupakan salah satu dari sekitar 20 konten yang diproduksi dua pria berinisial MR dan MA sejak Juli 2026.

Penyelidikan terhadap video yang direkam di kawasan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kemudian membawa polisi pada dugaan aktivitas produksi dan distribusi konten secara berbayar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekaman tersebut disebut ditawarkan melalui grup media sosial dengan sistem akses khusus. Kasus ini bermula setelah video “A Day in My Life” beredar dan menjadi perhatian publik. 

Polisi kemudian menelusuri identitas dua pria yang berada dalam rekaman hingga akhirnya MR (27) dan MA (23/24 dalam keterangan berbeda) diamankan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Sabtu, 19 September 2026.

Video Viral Ternyata Hanya Satu dari 20 Konten

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan penyidik bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai video yang beredar di media sosial.

“Perihal peristiwa tersebut kita tindaklanjuti dan sudah kami amankan kedua orang yang ada dalam video tersebut,” kata Anggi saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).

Video yang menjadi perhatian tersebut direkam di area terbuka di sekitar Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Dalam rekaman, kedua pria terlihat melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor sebelum menuju lokasi yang disebut berada di sekitar lahan kosong dekat tower SUTET.

Namun, hasil pemeriksaan polisi menunjukkan bahwa rekaman tersebut bukan produksi tunggal. Penyidik menemukan sekitar 20 video lain yang disebut dibuat oleh kedua tersangka.

“Terkait dengan video tersebut, itu adalah satu dari setelah dilakukan pendalaman satu dari 20 video yang sudah mereka berdua buat. Dan mereka sudah melakukan aktivitas perekaman ataupun produksi itu sejak bulan Juli 2026,” kata Anggi kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Polisi juga menyebut lokasi produksi tidak hanya berada di Leuwiliang. Beberapa wilayah lain yang disebut dalam penyelidikan antara lain Jakarta dan Depok.

“Adapun dari video yang mereka buat, itu mereka melakukan perekaman di berbagai tempat. Tidak terbatas hanya di Bogor, di daerah Leuwiliang, tapi juga di Jakarta, kemudian Depok,” kata Anggi.

Video Mesum “A Day in My Life” Pasangan Sesama Jenis di Bogor
Video Mesum “A Day in My Life” Pasangan Sesama Jenis di Bogor
Sumber :
  • Tangkapan layar

Konten Disebut Dijual Lewat Grup dengan Akses Rp150 Ribu

Fakta lain yang terungkap dalam penyidikan adalah adanya dugaan komersialisasi terhadap konten tersebut. Polisi menyebut video-video yang dibuat kedua tersangka tidak hanya disimpan atau dibagikan secara terbatas, tetapi ditawarkan melalui komunitas atau grup media sosial tertentu.

Viral Video A Day In My Life di Medsos
Viral Video A Day In My Life di Medsos
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / medsos @accooo @chrislove

Sistemnya menggunakan akses berbayar. Menurut polisi, seseorang yang ingin masuk dan melihat konten harus terlebih dahulu membayar sekitar Rp150 ribu.

“Disebar ke platform sosial media, dikomersilkan kurang lebihnya untuk memasuki daripada komunitas atau grup untuk penjualan video tersebut itu Rp 150 ribu,” kata Anggi.

Akses tersebut tidak diberikan secara terbuka. Setelah pembayaran dilakukan, pembeli disebut mendapatkan kode tertentu untuk dapat masuk ke grup atau membuka konten yang tersedia.

“Biaya aksesnya itulah yang sejumlah senilai Rp 150 ribu. Tapi, setelah diakses, kemudian diberikan kode aksesnya, baru mereka bisa mengakses,” imbuhnya.

Dari aktivitas tersebut, polisi menyebut uang yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp19 juta hingga kedua pria diamankan.

“Sampai dengan saat diamankannya, itu kurang lebih sudah terkumpul berdasarkan data yang berhasil diperoleh oleh penyidik kurang lebihnya Rp 19 juta,” ujar Anggi.

Penyidik masih mendalami jumlah anggota grup, keseluruhan transaksi, serta pola distribusi konten yang diproduksi sejak Juli 2026.

### Dua Tersangka Ditahan, Polisi Dalami Produksi dan Distribusinya

Setelah diamankan di Kebon Jeruk, MR dan MA menjalani pemeriksaan sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya kemudian ditahan dan dititipkan di Rutan Pondok Rajeg untuk menjalani proses hukum.

Polisi juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap keduanya. Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo, hasil pemeriksaan medis menyatakan keduanya mengidap HIV.

“Setelah mereka dilakukan upaya paksa berupa penangkapan, kemudian tim kita membawa ke bagian kesehatan untuk dilakukan pengecekan terhadap keduanya, dan keduanya dinyatakan mengidap HIV,” kata Anggi kepada wartawan.

Informasi mengenai kondisi medis tersebut merupakan hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka. Status HIV tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan orientasi seksual, perilaku seseorang, maupun waktu dan cara seseorang memperoleh infeksi.

Sementara itu, terkait perkara yang menjerat keduanya, penyidik menyatakan menerapkan Pasal 407 KUHP terkait pornografi. Polisi menyebut pasal tersebut digunakan dalam konteks dugaan produksi, penjualan, dan pengedaran konten.

“Kalau untuk terkait dengan pasal, sejauh ini penyidik memasang Pasal 407 KUHP itu terkait dengan pornografi. Memproduksi, menjual, mengedarkan, itu dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun,” kata Anggi, Senin (21/9/2026).

“Pelaku saat ini ditahan dan kita titipkan di lapas,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan. Polisi tidak hanya mendalami video “A Day in My Life” yang lebih dulu viral, tetapi juga menelusuri sekitar 20 konten yang disebut telah diproduksi sejak Juli 2026, termasuk mekanisme penjualan, distribusi melalui media sosial, serta transaksi yang berkaitan dengan konten tersebut.

Dengan demikian, video yang awalnya menjadi perhatian publik itu justru menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengungkap dugaan aktivitas produksi konten yang berlangsung selama beberapa bulan. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahasia Performa Motor di Mandalika Racing Series 2026, dari Setting Mesin hingga Bahan Bakar Pertamax Turbo

Rahasia Performa Motor di Mandalika Racing Series 2026, dari Setting Mesin hingga Bahan Bakar Pertamax Turbo

Performa motor balap di ajang Mandalika Racing Series (MRS) 2026 tidak hanya bergantung pada kemampuan pembalap saat memacu kendaraan di lintasan. Ada serangkaian persiapan teknis yang dilakukan tim, mulai dari pengaturan mesin dan suspensi hingga pemilihan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Pilkades Serentak Pacitan 2026, Polisi Perketat Pengamanan di 10 Wilayah Rawan

Pilkades Serentak Pacitan 2026, Polisi Perketat Pengamanan di 10 Wilayah Rawan

Polres Pacitan memperketat pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di 12 kecamatan.
Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito saat Penanganan Karhutla, Tiga Kru Selamat

Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito saat Penanganan Karhutla, Tiga Kru Selamat

Sebuah helikopter sewaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jatuh di Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026).
Bulu Tangkis Indonesia Berduka, Pelatih Legendaris Atik Jauhari Meninggal Dunia

Bulu Tangkis Indonesia Berduka, Pelatih Legendaris Atik Jauhari Meninggal Dunia

Dunia bulutangkis Indonesia tengah berduka karena kehilangan salah satu sosok pentingnya setelah mantan pemain nasional sekaligus pelatih Pelatnas PBSI, Atik Jauhari, meninggal dunia pada Minggu (8/11/2026).
Bayan Resources Pastikan Penjualan Saham ke Haji Isam Tanpa Tekanan

Bayan Resources Pastikan Penjualan Saham ke Haji Isam Tanpa Tekanan

Menurutnya, kedua pihak memiliki harapan yang sama untuk terus memberikan kontribusi positif bagi Indonesia melalui kerja sama bisnis yang terjalin.
Rizky Ridho Ungkap Pemain Timnas Indonesia Sepakat TC di Bali usai Absen di FIFA Matchday, Ini Alasannya

Rizky Ridho Ungkap Pemain Timnas Indonesia Sepakat TC di Bali usai Absen di FIFA Matchday, Ini Alasannya

Timnas Indonesia dipastikan tidak akan menjalani pertandingan internasional selama periode FIFA Matchday yang berlangsung pada 9-17 November 2026. Sebagai gantinya, PSSI memutuskan menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali bersama pelatih John Herdman.

Trending

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Portugal mendapat banyak ucapan dari dunia sepak bola. Namun, absennya respons La Pulga Lionel Messi
Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Seorang nenek diarak warga akibat diduga menggasak sejumlah sembako demi kebutuhan hidup di Pasar Sabtu, Pamijahan, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, mengungkapkan keunggulan Balsa Sekulic dibandingkan Ramon Tanque saat perkuat Persib Bandung.
Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Berikut profil & rekam jejak perjalanan Kombes Pol Pribadi Sembiring, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tutup usia.
Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat mengakselerasi dekarbonisasi transportasi nasional melalui penerbitan Dokumen Peta Jalan Penurunan Emisi Gas -
Jadwal MotoGP Qatar 2026, Minggu 8 November: Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia, Jorge Martin Mengancam

Jadwal MotoGP Qatar 2026, Minggu 8 November: Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia, Jorge Martin Mengancam

Jadwal MotoGP Qatar 2026 hari ini, Minggu (8/11/2026), di mana Jorge Martin (Aprilia) bisa menjadi ancaman besar saat Marc Marquez (Ducati) berpeluang mengunci gelar juara dunia musim ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT