GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serang Anak Kecil Hingga Usus Terburai, Warga Buru Monyet Liar yang Masuk ke Halaman Rumah

Seekor monyet liar yang berkeliaran di Desa Setupatok, Kabupaten Cirebon terpaksa ditembak mati oleh warga karena menyerang balita sehingga usus korban terburai
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 19 Juli 2022 - 20:45 WIB
Warga tangkap dan bunuh kera liar yang serang anak hingga usus korban terburai
Sumber :
  • Erfan Septiawan

Cirebon, Jawa Barat - Puluhan warga Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon memburu monyet liar yang menyerang seorang anak hingga mengalami luka parah. 

Seekor monyet liar yang berkeliaran di Desa Setupatok, Kabupaten Cirebon itu bahkan terpaksa ditembak mati oleh warga sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut lantaran kera yang belum diketahui jenis dan asal muasalnya dianggap mengganggu warga. Bahkan, diketahui, kera tersebut melukai seorang anak kecil hingga masuk rumah sakit.

Upaya penangkapan monyet di kawasan Setupatok berlangsung dramatis. Warga berkerumun mengejar dari pohon ke pohon, hingga beberapa di antara mereka ada yang membawa senapan angin.

Senapan angin diarahkan ke monyet hingga mengenai bagian tubuh satwa tersebut dan mati. Diketahui, peristiwa penyerangan kera kepada manusia itu terjadi saat korban sedang mencuci di belakang rumah.

Beberapa saat kemudian, kera tersebut tiba-tiba menyerang anak yang dibawa ibunya ke belakang. 

Aksi penyerangan kera tersebut membuat korban seorang anak bernama Devano terluka serius di bagian perut. Hingga sang anak langsung dibawa ke rumah sakit untuk diberi perawatan intensif. 

"Iya ikut ibu nya mencuci baju habis mandi pas mau pulang di kebun dikejar monyet. Diduga datang dari kebun," kata Indah bibi korban, Selasa (19/7/2022).

Indah menyebutkan, korban masih berusia empat tahun. Dia memastikan satwa tersebut merupakan monyet liar dengan ukuran besar.

Dia mengatakan, kondisi sang keponakan sempat menjalani operasi. Akibat serangah monyet, korban terkena cakaran di bagian perut hingga harus mendapatkan luka jaitan.

"Kejadian cepat sekali ketika menyerang ponakan saya kemudian ditendang sama kakak nya korban kemudian si monyet kabur dan keponakan saya tergeletak pas dibangunin ususnya keluar kemudian langsung dibawa ke rumah sakit. Ukuran nya besar sekali sama ponakan saya juga besar monyetnya," kata Indah. 

Camat Mundu Anwar Sadat mengatakan, lingkungan Desa Setupatok bukan tempat monyet bermukim. Dia mengaku sempat menduga salah satu hewan peliharaan yang lepas, tetapi ternyata bukan.

Dia memastikan satwa tersebut merupakan monyet liar. Dia mengatakan, upaya pemburuan monyer liar tersebut berlangsung satu jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban langsung dievakuasi dan dioperasi saat itu juga di IGD rumah sakit," katanya

Setelah tertangkap dalam kondisi mati, monyet tersebut kemudian langsung dikubur oleh warga. (esn/act) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kini tengah menggodok kebijakan berani untuk mengembalikan mayoritas pendapatan pajak tambang langsung ke tingkat desa.
Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang (long weekend) Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama menjadi perhatian serius kepolisian. 
Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Simak amalan bulan Haji hingga jadwal pelaksanaannya.
Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Denai Gang Jati, Kecamatan Medan Denai, digerebek Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. 
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.

Trending

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT