GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Jamasan Pusaka Peninggalan Ki Ageng Pandanaran dengan Air Perwitasari

Kabupaten Semarang, Jawa Tengah memiliki sejumlah warisan budaya salah satunya adalah tradisi jamasan pusaka, dimana pusaka tersebut merupakan peninggalan dari Ki Ageng Pandanaran yang merupakan tokoh penyebar agama Islam, sekaligus menjadi Bupati pertama Semarang. 
Kamis, 16 Maret 2023 - 15:32 WIB
Prosesi jamasan pusaka peninggalan Ki Ageng Pandanaran di Kabupaten Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Kabupaten Semarang, Jawa Tengah memiliki sejumlah warisan budaya salah satunya adalah tradisi jamasan pusaka, dimana pusaka tersebut merupakan peninggalan dari Ki Ageng Pandanaran yang merupakan tokoh penyebar agama Islam, sekaligus menjadi Bupati pertama Semarang. 

Ada 6 pusaka peninggalan Ki Ageng Pandanaran yang hingga saat ini masih terawat dengan baik dan berada di rumah dinas Bupati Semarang. 6 pusaka tersebut terdiri dari 1 bilah tombak dan 2 trisula dan 3 keris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna menjaga warisan leluhur yang telah berusia ratusan tahun agar tidak rusak, Pemkab Semarang setiap tahunnya selalu mengadakan jamasan pusaka yang dilakukan setiap Hari Jadi Kabupaten Semarang, untuk mencuci dan merawat benda benda pusaka tersebut agar tetap dalam kondisi baik. 

Enam pusaka peninggalan Ki Ageng Pandanaran ini dijamas dengan menggunakan air perwitasari dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Sebelum digunakan air perwitasari dikirab terlebih dahulu dalam Kirab Merti Bumi dari Kecamatan Kaliwungu menuju Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran.

Sebelum prosesi dilakukan, rombongan pembawa air perwitasari dan juga gunungan berupa hasil bumi diserahkan kepada Bupati Semarang. Dimana air perwitasari yang nantinya digunakan untuk menjamas enam pusaka tersebut diserahkan. Kemudian Bupati Semarang juga melakukan pelepasan burung bersama para pemangku adat.

Salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Semarang Sutikno mengatakan, prosesi adat jamasan dilaksanakan di Pendopo dengan khidmat. Seluruh pemangku adat dan pamong budaya ikut serta menyaksikan dan melakukan jamasan pusaka.

“Jamasan pusaka kali ini sungguh luar biasa, kerena didukung para masyarakat secara antusias. Terutama antusias untuk memahami simbol-simbol yang adiluhung,” ungkap Sutikno  Rabu (15/3/2023).

Tradisi jamas pusaka ini diharapkan menjadi kegiatan yang bisa dilestarikan oleh generasi muda, agar mereka lebih mengenal peninggala dari Ki Ageng Pandanaran. 

“Tidak hanya memahami simbol-simbol tersebut saja, namun bisa memahami simbol-simbol secar perilaku,” imbuhnya.

Sutikno menjelaskan arti kata pusaka dari kata “soko” yang memiliki arti tiang. Dimana tiang tersebut disimbolkan sebagai pribadi diri sendiri dan perilaku. Serta jamasan disimbolkan agar perilaku diri sendiri bisa mendapatkan keberkahan di kemudian hari.

Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengucapkan terimakasih kepada panitia dan masyarakat yang iku serta dalam proses jamasan pusaka yang bertepatan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Semarang yang ke 502 tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam Kirab Merti Bumi Serasi, masyarakat banyak memberikan hasil buminya berupa jagung, padi, ketela, dan sayuran sebagai wujud rasa syukur,” ungkapnya. (Abc/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT