News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM merampungkan penelitiannya terkait fenomena kemunculan api yang terjadi secara berulang di Sleman
Selasa, 16 Juni 2026 - 01:34 WIB
Tim PKPE FT UGM menyampaikan penelitian final terkait fenomena kemunculan api yang terjadi secara berulang di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026).
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

 

Sleman, tvOnenews.com - Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM Yogyakarta merampungkan penelitiannya terkait fenomena kemunculan api yang terjadi secara berulang di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesimpulan final yang dipaparkan pada Sabtu (13/6/2026), tim mengungkap adanya jejak kandungan Polyvinyl Chloride (PVC) pada permukaan dinding keramik, kayu, dan tripleks yang terbakar. Temuan tersebut muncul dalam metode Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Penelitian ini untuk mendeteksi adanya residu-residu anorganik pada abu atau material sisa kebakaran.

"Hasil metode FTIR menunjukkan sampel-sampel tersebut mengandung PVC yang tidak umum dijumpai di permukaan dinding keramik, kayu, dan tripleks dalam kondisi normal," kata Alfa Edy Tontowi, Ketua tim peneliti multidisiplin dari Fakultas Teknik UGM. 

Dijelaskannya, kandungan PVC tersebut mudah terbakar jika terkena sumber api. Saat PVC terbakar, material tersebut akan melepaskan gas hidrogen klorida. Gas tersebut bisa terbaca sebagai gas hidrogen oleh detektor gas yang memiliki sensor membran hidrogen. Fenomena ini disebut sebagai cross-sensitivity atau sensitivitas silang. 

"Gas hidrogen klorida yang memiliki atom hidrogen di dalam molekulnya akan membuat elektroda sensor hidrogen bereaksi sehingga alat tersebut seolah membaca adanya gas hidrogen," jelas Alva. 

Sebelumnya, tim PKPE FT UGM telah melakukan berbagai penelitian untuk mengungkap misteri kemunculan api di rumah milik Agus Yani di Dusun Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan

Penelitian awal dimulai pascakejadian tersebut menghebohkan warga setempat pada akhir Mei lalu. Mulanya, tim menduga api misterius muncul dari adanya gas hidrogen pada tempat yang terbakar. Diduga, gas hidrogen tersebut berasosiasi dengan gas spiroforik yang berasal dari limbah pemotongan ayam yang merupakan usaha dari pemilik rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, penelitian dilanjutkan dengan melakukan pengukuran medan elektromagnetik. Metode ini bertujuan mencari kemungkinan adanya medan elektromagnetik yang berpotensi sebagai pemantik, yakni medan listrik dan medan magnetik.

Selain itu, tim juga melakukan pemetaan di bawah permukaan rumah Agus Yani menggunakan teknologi georadar dan geolistrik untuk mencari kemungkinan kehadiran sumber gas di bawah permukaan beserta koneksinya ke permukaan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya lapisan bawah permukaan yang bertindak sebagai sumber gas alam. Retakan yang ditemukan diinterpretasikan tidak mengandung gas alam. Selanjutnya, dilakukan pengukuran menggunakan portable gas detector untuk mengetahui kadar gas di lokasi.​

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemulihan Pasca Bencana, Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Ajak Perguruan Tinggi Kedokteran Terjun ke Penyintas

Pemerintah Indonesia menekankan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam menjamin keselematan masyarakat dalam penanganan pasca bencana Aceh.
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Boni Hargens Nilai Polri Semakin Lakukan Pendekatan Humanis

Intitusi Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai semakin humanis dalam mengawal rentetan aksi unjuk rasa yang terjadi disejumlah wilayah belakangan waktu ini.
Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Model sekaligus mantan staf ahli anggota DPR RI Heri Gunawan, Fitri Assiddikki (FA) kembali mangkir dari pemanggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan terhadap satu tersangka yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) di kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.

Trending

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Penelitian Final Tim PKPE FT UGM Ungkap Jejak PVC pada Residu Pembakaran di Rumah Api Seyegan Sleman

Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM merampungkan penelitiannya terkait fenomena kemunculan api yang terjadi secara berulang di Sleman
KPK Pastikan Tersangka di Kasus Bea Cukai Akan Bertambah, Buru Pihak Lain

KPK Pastikan Tersangka di Kasus Bea Cukai Akan Bertambah, Buru Pihak Lain

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku bahwa kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai tidak akan berhenti pada tujuh tersangka.
Wisatawan dari Berbagai Kota di Indonesia Menikmati Waktu Libur dengan Forest Wellness Experience di Purworejo

Wisatawan dari Berbagai Kota di Indonesia Menikmati Waktu Libur dengan Forest Wellness Experience di Purworejo

Belasan wisatawan dari berbagai kota di Indonesia manfaatkan waktu libur mereka merasakan Forest Wellness Experience di DeLoano Glamping, 13 hingga 14 Juni 2026
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan terhadap satu tersangka yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) di kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT