GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Naiknya Harga BBM, Petani di Klaten Beralih Gunakan Elpiji Bersubsidi untuk Pompa Air

Petani di Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah beramai-ramai menggunakan gas elpiji ukuran tiga kilogram untuk mengoperasikan mesin pompa air
Selasa, 6 September 2022 - 10:41 WIB
Petani menjalankan pompa air menggunakan gas elpiji 3 kilo untuk mengairi sawah
Sumber :
  • Tim tvOne/Agus

Klaten, Jawa Tengah - Petani di Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah beramai-ramai menggunakan gas elpiji ukuran tiga kilogram untuk mengoperasikan mesin pompa air. Penggunaan elpiji bersubsidi ini untuk menggantikan bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini harganya sudah naik.

Petani setempat, Kisno Miharjo, menuturkan, penggunaan elpiji ukuran tiga kilogram ini sebagai pengganti BBM untuk mengoperasikan mesin pompa air. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menekan biaya operasional. Sebab, saat ini harga BBM telah naik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lebih irit elpiji. Bensin (BBM) terlalu boros dan ini harganya naik," ujar Kisno saat ditemui di area persawahan Desa Bulurejo, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (6/9/2022).

Kisno mengungkapkan, untuk mengairi satu petak sawah ukuran 2.300 meter persegi, kebutuhan BBM rata-rata 10 liter. Sedangkan jika menggunakan elpiji hanya butuh tiga sampai empat tabung.

"Mompa air untuk irigasi ini kalau sudah tanam sekitar tiga atau empat hari sekali. Jadi jauh lebih hemat menggunakan gas elpiji dari pada bensin," ujarnya.

Senada juga diungkapkan Harno Suharjo, petani setempat. Menurutnya, penggunaan elpiji untuk mengoperasikan mesin pompa air lebih irit sehingga dapat menekan biaya operasional. Sedangkan jika menggunakan BBM sangat boros.

"Pakai bensin boros habisnya lebih banyak. Kalau pakai bensin paling enggak habis tujuh liter. Kalau pakai gas elpiji kan gak nyampai dua tabung untuk satu petak sawah, jadi lebih irit," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harno mengatakan, mayoritas petani di Desa Bulurejo kini memanfaatkan gas elpiji untuk mengoperasikan mesin pompa air untuk irigasi pertanian. Hanya saja, ketersediaan elpiji saat ini mulai menipis.

"Semua petani di sini pakai gas elpiji. Saya saja menggarap tiga petak sawah pakai gas elpiji. Harga elpiji di sini Rp 20.000 per tabung sedangkan harga bensin eceran Rp 11.000 per liter untuk jenis Pertalite," ujarnya.(Ags/mii).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) jelaskan terkait penetapan Lebaran merupakan kewenangan pemerintah. Selain itu, MUI menyinggung adanya larangan mengumumkan hari
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Momen mudik Lebaran 2026 tercatat sebagai arus lalu lintas tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia.
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan sinyal positif soal evaluasi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Berdasarkan hasil monitoring nasional,
Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.

Trending

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Momen mudik Lebaran 2026 tercatat sebagai arus lalu lintas tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia.
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT