News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terjadi Pemukulan Pada Abdi Dalem, Ini 4 Fakta Dibalik Kericuhan yang Terjadi Di Keraton Surakarta

Kericuhan itu diduga terjadi antara pihak Paku Buwono XIII (Hangabehi) dengan Lembaga Dewan Adat (LDA) pimpinan GKR Koes Moertiyah atau akrab disapa Gusti Moeng
Minggu, 25 Desember 2022 - 19:00 WIB
Keraton Surakarta
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Sodiq

Solo, Jawa Tengah - Kericuhan kembali terjadi di Keraton Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Kejadian itu diduga dipicu konflik internal.

Kericuhan itu diduga terjadi antara pihak Paku Buwono XIII (Hangabehi) dengan kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) pimpinan GKR Koes Moertiyah atau akrab disapa Gusti Moeng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar 50 orang dikabarkan masuk ke keraton Kasunanan Surakarta dan memaksa untuk menutup pintu serta mengusir abdi dalem,  putri dan cucu PB XIII pada Jumat (24/12/2022). 

Berikut sejumlah fakta yang terjadi di balik insiden kericuhan tersebut.

1. Pemerintah Diminta Turun Tangan

Keraton Surakarta
Keraton Surakarta (VIVA.co.id/Fajar Sodiq)

Keraton Surakarta meminta pemerintah agar turun tangan terkait konflik yang kembali terjadi antara pihak Paku Buwono XIII dengan kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) pimpinan GKR Koes Moertiyah.

Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo KRA Dani Nur Adiningrat di Solo, Sabtu mengatakan terkait dengan konflik yang terjadi pada Jumat (23/12) petang tersebut perlu adanya keterlibatan pemerintah.

Ia mengatakan keraton sebagai salah satu pilar penyangga budaya sehingga perlu dijaga kelestariannya termasuk keamanannya. Hal itu berlaku pula dalam Keraton Surakarta.

"Mau dibawa ke mana, keraton kan merupakan kediaman raja, abdi dalem (pelaksana operasional) diminta menjaga kalau diserang oknum manapun artinya menyerang fisik dan kehormatan.” ujar KRA Dani.

“Harapannya pemerintah turun tangan untuk mengamankan situasi, menjaga kondusifitas sinuwun (raja) dan keluarganya yang selama ini menjaga pilar kebudayaan bangsa dan diakui oleh pemerintah," sambungnya.

Termasuk mengenai penyerangan, ia meminta agar diusut tuntas siapa dalang di baliknya. 

2. Bermula dari Dugaan Pencurian dan Pengancaman


Petugas Lakukan Penjagaan di Keraton Surakarta (tim tvOne)

Konflik internal Keraton Surakarta kembali memanas menyusul munculnya isu pencurian dan penganiayaan yang melibatkan pihak dalam keraton.

"Dibalik penyerangan ini ada apa sehingga jelas. Ini kan bermula dari dugaan pencurian dan pengancaman pada salah satu pembantu yang menjaga di keputren, (bagian istana tempat tinggal para putri raja). Kok larinya ke penguasaan keraton," katanya.

Mengenai keberadaan LDA, dikatakannya, tidak ada lembaga apapun yang kewenangannya di atas raja. 

Sementara itu, konflik semalam bermula dari dugaan pemukulan terhadap salah satu kerabat keraton Sentono Ndalem Keraton Kasunanan Surakarta, KRA Christophorus Aditiyas Suryo Admojonegoro.

"Akhirnya abdi dalem kami dapat dhawuh dalem untuk mengamankan area keraton. Maksudnya mengamankan adalah biar tidak lalu lalang sedemikian rupa, pintu itu ditutup. Ditutup tetapi menempatkan abdi dalem untuk jaga pintu tersebut," katanya.

3. Terjadi Pemukulan Terhadap Abdi Dalem

Artikel
Suasana di Keraton Suarakarta Usai Kericuhan (tim tvOne/Effendy Rois)

Namun ternyata terjadi pemukulan terhadap abdi dalem oleh beberapa orang dengan membawa pentungan.

"Ada yang pakai pentungan dan lain sebagainya sampai jatuhlah korban, ada sekitar 4-5 orang. Perlakuan ini sudah di batas kemanusiaan, di area cagar budaya yang harusnya dijunjung tinggi siapa yang bertugas," katanya.

Dari pihak LDA yang diwakili oleh Kanjeng Pangeran Eddy S Wirabhumi mengatakan LDA yang berisi sebagian putra dan putri PB XII keberatan dengan penutupan pintu keraton secara sepihak oleh raja karena keraton merupakan aset bangsa sehingga jangan diperlakukan seperti rumah sendiri.

"Nyatanya sekitar 50 orang memaksa mengunci semuanya. Ada oknum aparat dengan mengeluarkan pistol ya tentu takut. Ini perlu dapat perhatian serius dari pengampu kepentingan yang menaruh aparat di sini," kata suami dari GKR Koes Moertiyah tersebut.

4. Terjadi Akibat Kesalahpahaman

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan tengah menyelidiki kasus bentrokan tersebut.

“Kita selidiki ada apa sebenarnya, apa penyebabnya, kemudian siapa yang terlibat,” katanya setelah melakukan peninjauan ke Keraton Surakarta.

Namun Iwan mengatakan jika kericuhan terjadi karena adanya kesalahpahaman pihaknya akan mencoba memberikan mediasi.

“Yang ada di sini semua keluarga artinya jika ada permasalahan jika ada miskomunikasi kami menyarankan untuk diselesaikan secara baik-baik dengan komunikasi antar keluarga,” kata Iwan.

Namun Iwan mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti jika ada bukti yang mengarah ke tindak pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun jika memang hal-hal yang sekiranya untuk dilaporkan kepada kami, kalau ada unsur yang mengarah ke pidana kami akan menindaklanjuti,” tegas Iwan. (put/Mzn)
 

tvonenews
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bad Bunny Guncang Super Bowl Halftime Show 2026, Panggung Jadi Puerto Rico Mini

Bad Bunny Guncang Super Bowl Halftime Show 2026, Panggung Jadi Puerto Rico Mini

Bad Bunny tampil spektakuler di Super Bowl Halftime Show 2026 dengan nuansa Puerto Rico, kolaborasi Lady Gaga dan Ricky Martin, serta membawa pesan persatuan.
Segini Daya Tampung Setiap Prodi UM di SNBP 2026, Tanpa Ada Passing Grade!

Segini Daya Tampung Setiap Prodi UM di SNBP 2026, Tanpa Ada Passing Grade!

Universitas Negeri Malang (UM) telah merilis daya tampung dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Kelulusan bukan dari passing grade.
Perpadi Dukung Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Beras

Perpadi Dukung Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Beras

Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso, menegaskan komitmen Perpadi dalam mendukung pemerintah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras nasional melalui penguatan peran penggilingan padi sebagai tulang punggung rantai pasok pangan.
Juventus Hampir Kalah dari Lazio, Mantan Wasit Liga Italia Nilai Bianconeri Layak Dapat Penalti

Juventus Hampir Kalah dari Lazio, Mantan Wasit Liga Italia Nilai Bianconeri Layak Dapat Penalti

Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, menilai bahwa Juventus layak mendapatkan penalti di laga kontra Lazio. I Bianconeri hampir kalah dalam pertandingan lanjutan Serie A.
Top Skor Proliga 2025 Putri: Megawati Hangestri Makin Menggila, Megatron Kini Ancam Top 3

Top Skor Proliga 2025 Putri: Megawati Hangestri Makin Menggila, Megatron Kini Ancam Top 3

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri selaku opposite andalan Jakarta Pertamina Enduro semakin dekat dengan posisi tiga besar.
Dua Truk Terjun ke Parit Sedalam 5 Meter di Kab.Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia

Dua Truk Terjun ke Parit Sedalam 5 Meter di Kab.Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia

kecelakaan lalu lintas maut terjadi di tanjakan Jlegong, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Insiden ini melibatkan dua truk yang melaju searah dan mengakibatkan satu orang pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian.

Trending

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Kaget Denada Akui Ressa, Jerry Aurum Minta Hal Ini ke Mantan Istri

Kaget Denada Akui Ressa, Jerry Aurum Minta Hal Ini ke Mantan Istri

​​​​​​​Kaget Denada mengakui keberadaan Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, Jerry Aurum kini sampaikan permintaan khusus kepada mantan istrinya.
Soal Tragedi Anak SD di Ngada NTT, PMKRI: Tamparan Keras bagi Negara

Soal Tragedi Anak SD di Ngada NTT, PMKRI: Tamparan Keras bagi Negara

Ketua PP PMKRI Periode 2024–2026, Susana Florika Marianti Kandaimu menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi memilukan yang menimpa seorang siswa SD kelas IV Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT