News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Punya Paspor, Imigrasi Blitar Amankan Tiga WNA, Satu Berstatus Dosen di Tulungagung

Kantor Imigrasi Kelas II B Blitar berhasil mengamankan tiga warga Negara Asing (WNA), dua WNA adalah Imran (39) dan Washal Masih (29) merupakan warga Negara Pakistan, sementara MB (66) warga Negara Singapura yang berprofesi sebagai Dosen Pengajar di Perguruan Tinggi di Kabupaten Tulungagung, Senin (19/6).
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 19 Juni 2023 - 17:00 WIB
Imigrasi Blitar Amankan Tiga Warga Negara Asing
Sumber :
  • tvOne - muhammad imron

Blitar, tvOnenews.com - Kantor Imigrasi Kelas II B Blitar berhasil mengamankan tiga warga Negara Asing (WNA), dua WNA adalah Imran (39) dan Washal Masih (29) merupakan warga Negara Pakistan, sementara MB (66) warga Negara Singapura yang berprofesi sebagai Dosen Pengajar di Perguruan Tinggi di Kabupaten Tulungagung, Senin (19/6).

Kepala Kantor Imigrasi kelas dua B Blitar, Arif Yudistira mengatakan dua WNA asal Pakistan diamankan di Desa Kaligamber, Kecamatan Panggungrejo, pelaku masuk ke Indonesia melalui Malaysia lewat jalur ilegal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengamankan tiga WNA, dua Pakistan dan satu Singapura. Berdasarkan BAP dari dua orang asing tersebut diketahui mereka berangkat dari Malaysia," jelasnya.

Kedua WNA asal Pakistan tersebut akan berlabuh ke Australia melalui agen di Nusa Tenggara Timur, karena tidak menuai kesepakatan kemudian dua WNA tersebut kembali ke Blitar. Diketahui satu diantara WNA asal Pakistan telah menikah siri dengan warga Desa Kaligamber hingga memiliki anak.

"Yang mereka temui di Kupang NTT adalah agen, mereka berupaya menyebrang ke Australia, karena tidak ada kesepakatan dengan agen mereka kembali ke Blitar," imbuhnya.

Dari hasil laporan Tim Pengawasan Orang Asing yang berada di Kecamatan Panggungrejo dan melalui aplikasi milik Imigrasi, akhirnya petugas mengamankan ke dua pelaku. Dari hasil penggeledahan petugas kuda warga Pakistan tersebut tidak memiliki paspor.

"Setelah terkumpul informasi kita cek ke lokasi menemukan dua warga negara Pakistan kemudian setelah kita telusuri tidak mempunyai paspor," katanya.

Lanjut Arif, sementara satu pelaku warga negara Australia diamankan tim Imigrasi di Kabupaten Tulungagung, pelaku sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 1984, hingga saat ini berprofesi sebagai seorang dosen di salah satu universitas di Tulungagung.

"Di Indonesia sejak tahun 1984, sampai dengan 1998 itu menggunakan visa kunjungan masih dengan paspor Singapura," terang Arif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil pemeriksaan petugas Imigrasi berhasil mengamankan dokumen kependudukan dari pelaku yang telah diiterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tulungagung pada tahun 2011.

"Pelaku mendapatkan dokumen kependudukan tahun 2011, ada KK, KTP dan akta kelahiran yang diterbitkan oleh Dispenduk Capil Tulungagung," pungkasnya. (min/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Hanya Jual Beli SPPG, Terungkap Siasat Dadan CS Mark Up Pengadaan di MBG dari Motor Listrik Hingga Sepatu

Tak Hanya Jual Beli SPPG, Terungkap Siasat Dadan CS Mark Up Pengadaan di MBG dari Motor Listrik Hingga Sepatu

Tak hanya melakukan afiliasi terhadap yayasan SPPG, trio tersangka Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dan Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya serta Lodewyk Pusung tetapi juga melakukan mark up terhadap pengadaan barang operasional pelaksanaan MBG.
Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Tito Karnavian Beberkan Strategi Khusus agar BUMD Lebih Sehat dan Produktif

Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Tito Karnavian Beberkan Strategi Khusus agar BUMD Lebih Sehat dan Produktif

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya transformasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu berkontribusi lebih maksimal. 
Usai Ditetapkan Tersangka, Kejagung Langsung Tahan Dadan Hindayana-Sonny Sanjaya di Rutan Salemba

Usai Ditetapkan Tersangka, Kejagung Langsung Tahan Dadan Hindayana-Sonny Sanjaya di Rutan Salemba

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya serta Lodewyk Pusung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN pada 2025-2026.
Modus Korupsi Dadan Hindayana dan Anak Buahnya dalam Urus MBG, Punya Yayasan SPPG yang Keruk Uang Miliaran per Hari

Modus Korupsi Dadan Hindayana dan Anak Buahnya dalam Urus MBG, Punya Yayasan SPPG yang Keruk Uang Miliaran per Hari

Kejagung mengungkap bahwa Dadan Hindayana dkk tunjuk yayasan 'pribadi' untuk menjadi mitra SPPG tetapi tidak memenuhi syarat untuk menjalankan program MBG.
Resep Ramuan Herbal Bantu Menjaga Kolesterol Tetap Terkontrol ala dr Zaidul Akbar

Resep Ramuan Herbal Bantu Menjaga Kolesterol Tetap Terkontrol ala dr Zaidul Akbar

Berikut resep ramuan herbal yang disebut bisa membantu menjaga kolesterol tetap terkontrol ala dr Zaidul Akbar.
Kejagung Langsung Tahan Dadan Hindayana, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung di Rutan Salemba

Kejagung Langsung Tahan Dadan Hindayana, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung di Rutan Salemba

Usai ditetapkan jadi tersangka korupsi MBG, Dadan Hindayana dan Sonny Sanjaya serta Lodewyk Pusung langsung ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Dadan Hidayana yang diringkus Kejagagung terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan dan memasang muka lesu.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT