News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rencana Pembangunan Bendungan Karangnongko Bojonegoro, Kuasa Hukum Desak Bupati Kirim Surat Ulang ke KLHK

Rapat Koordinasi Percepatan Pembagian Bendungan Karangnongko di Bojonegoro, pengadaan tanah fokus bahas 3 dusun di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo
Jumat, 23 Juni 2023 - 15:27 WIB
rencana pembangunan Bendungan Karangnongko Bojonegoro
Sumber :
  • tim tvone - dewi

Bojonegoro, tvOnenews.com - Rapat Koordinasi Percepatan Pembagian Bendungan Karangnongko di Bojonegoro, untuk pengadaan tanah fokus membahas 3 dusun di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, yang belum masuk tahapan pengukuran.   

Agus Rismanto Susanto selaku Kuasa Hukum warga Ngelo diundang dalam rapat tersebut, hadir dengan membawa data hasil kuisioner kedua yang dibantu perangkat desa setempat. Di dalam kuisioner tersebut warga mengisi bersedia ganti untung atau relokasi tempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemui usai rapat, Kamis (22/6), Gus Ris panggilan akrabnya mengatakan bahwa dari data yang diserahkan perangkat desa, total 177 KK terdampak langsung, baru terselesaikan 129 KK. 

Hasilnya dari 129 KK tersebut, di 3 dusun yakni Dusun Ngelo, Njeruk dan Matar, 116 KK meminta direlokasi tempat, dan hanya 13 KK minta ganti untung.

Untuk sisa warga yang belum isi kuisioner kedua ini, masih proses dikerjakan perangkat desa karena harus door to door bertemu langsung dengan warga. Dan ada sebagian kecil dari sisa tersebut warga bertempat tinggal di luar Desa Ngelo.

"Pihak BPN selaku penanggungjawab pembebasan lahan minta untuk tahapan pengukuran lahan warga dilakukan dulu, ya saya sampaikan bahwa permintaan masyarakat adanya surat rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan disebutkan titik koordinat yang bisa menjadi hak milik warga tersebut, karena persoalan-persoalan yang diketahui masyarakat bahwa surat yang dikirim Bupati ke KLHK berbunyi sewa tempat di lahan perhutani sebagai relokasi sementara warga, itulah yang membuat warga agak tidak percaya kepada Bupati saat ini," dijelaskan Gus Ris dalam rapat tersebut.

"Warga sudah tidak mau kalau tidak ada kepastian tempat relokasi hak milik yang sesuai harapan mereka," lanjutnya.

Dan diakui juga Gus Ris bahwa saat ini ada beberapa warga yang minta ganti untung lahannya minta diukur segera. Mereka itu pendatang atau pemilik lahan di luar Ngelo. Mereka merasa keberatan jika dihentikan. 

"Tapi bagi warga Ngelo yang tidak mau diukur dan tidak mau diganti untung jangan diganggu," tegas Gus Ris.

Ditambahkan Gus Ris bahwa tidak bisa memberikan rekomendasi apapun atau jaminan keamanan misalkan tidak satupun point permintaan masyarakat tidak dilaksanakan, maka pihaknya minta agar Bupati membuat surat kepada kementerian KLH minta titik koordinat untuk ditempati relokasi, itu yang disepakati di point pertama.  

Kemudian point kedua, lanjut Gus Ris, sambil jalan dilakukan pendekatan kembali dengan masyarakat dan dibantu mediasi dengan BPN untuk duduk bersama dengan masyarakat bahwa ada beberapa warga mau diukur untuk kepentingan itu, maka diperbolehkan agar tidak terjadi kericuhan di tengah masyarakat karena tanah kas desa sudah selesai diukur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini marilah kita menjaga keadaan kondusifitas masyarakat karena saat ini permintaan mereka masih rasional dan sangat mungkin dipenuhi KLH karena di Blora bisa masak di Bojonegoro gak bisa, padahal Blora ga punya uang," tandasnya.

"Dalam rapat diurai munculnya menjadi penyebab persoalan itu, dan saat ini pemkab berjalan mundur atau evaluasi untuk refleksi dalam menentukan langkah berikutnya,” pungkasnya. (dra/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Letaknya di Utara Bekasi, Kampung Gabus Jejak Tanah Lahir Legenda Jawara dan Preman Ditakuti di Masa Lalu

Letaknya di Utara Bekasi, Kampung Gabus Jejak Tanah Lahir Legenda Jawara dan Preman Ditakuti di Masa Lalu

Di masa lalu, warga Kampung Gabus, Tambun Utara, Bekasi, memiliki kisah tradisi dunia hitam yang melekat karena dilahirkan oleh para legenda jawara dan preman.
Di Tengah Badai Kritik, Vinicius Junior Berani Jawab dengan Gol Berkelas saat Hancurkan AS Monaco

Di Tengah Badai Kritik, Vinicius Junior Berani Jawab dengan Gol Berkelas saat Hancurkan AS Monaco

Vinicius Junior mengaku senang bisa menyumbangkan satu gol saat membantu Real Madrid meraih kemenangan telak 6-1 atas AS Monaco pada lanjutan Liga Champions.
Miliano Jonathans Pastikan Komitmen untuk Terus Bela Timnas Indonesia Walau Gagal Lolos ke Piala Dunia

Miliano Jonathans Pastikan Komitmen untuk Terus Bela Timnas Indonesia Walau Gagal Lolos ke Piala Dunia

Miliano menegaskan bahwa kesempatan membela Timnas Indonesia tetap menjadi sebuah kehormatan besar baginya
Jadi Tersangka Korupsi, Nasib Sudewo di Gerindra Bakal Ditentukan Mahkamah Partai

Jadi Tersangka Korupsi, Nasib Sudewo di Gerindra Bakal Ditentukan Mahkamah Partai

Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal nasib Bupati Pati Sudewo sebagai kader partai.
Jadwal Arsenal vs Manchester United: Ujian Berat Carrick, Mampukah Setan Merah Menang Lagi?

Jadwal Arsenal vs Manchester United: Ujian Berat Carrick, Mampukah Setan Merah Menang Lagi?

Manchester United kembali dihadapkan pada laga krusial di lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Setan Merah dijadwalkan bertandang ke markas Arsenal dalam pertandingan big match
Baru Gabung Arema FC, Gustavo Franca Blak-blakan soal Target Besar di Super League

Baru Gabung Arema FC, Gustavo Franca Blak-blakan soal Target Besar di Super League

Pemain anyar Arema FC, Gustavo Franca, menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal demi membantu Singo Edan menembus papan atas klasemen BRI Super League musim 2025/2026.

Trending

Sertifikat Girik hingga Letter C Tak Berlaku Mulai Februari, BPN Beri Solusi Supaya Tanah Tak Diambil Negara

Sertifikat Girik hingga Letter C Tak Berlaku Mulai Februari, BPN Beri Solusi Supaya Tanah Tak Diambil Negara

Sertifikat tanah lama seperti girik hingga letter C tidak akan berlaku lagi mulai 2 Februari 2026. Terkait hal ini, Kementerian ATR/BPN memberikan solusinya.
Gelar Launching Tim di Jakarta, Yamaha Pamerkan Tampilan Baru Motor YZR-M1 dengan Mesin V4 untuk MotoGP 2026

Gelar Launching Tim di Jakarta, Yamaha Pamerkan Tampilan Baru Motor YZR-M1 dengan Mesin V4 untuk MotoGP 2026

Tim Monster energy Yamaha memamerkan livery baru untuk motor YZR-M1 V4 yang akan digunakan dua rider mereka, Fabio Quartararo dan Alex Rins di MotoGP 2026.
Yamaha Resmi Beralih Menggunakan Mesin V4 untuk MotoGP 2026, Fabio Quartararo: Semoga Motor Ini Kencang

Yamaha Resmi Beralih Menggunakan Mesin V4 untuk MotoGP 2026, Fabio Quartararo: Semoga Motor Ini Kencang

Monster energy Yamaha secara resmi telah meluncurkan motor baru yang akan mereka gunakan pada gelaran MotoGP 2026 mendatang.
5 Bintang Papan Atas Eropa yang Kabarnya Mendekat ke Persib Bandung, Wonderkid Manchester United Masuk Radar?

5 Bintang Papan Atas Eropa yang Kabarnya Mendekat ke Persib Bandung, Wonderkid Manchester United Masuk Radar?

Geliat transfer Persib Bandung di paruh musim Super League jadi sorotan. Terbaru, mantan wonderkid Manchester United dirumorkan masuk radar skuad Bojan Hodak.
Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026, Masyarakat Diminta Perbarui Dokumen untuk Hindari Sengketa dan Mafia Tanah

Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026, Masyarakat Diminta Perbarui Dokumen untuk Hindari Sengketa dan Mafia Tanah

Sertifikat tanah lama seperti girik hingga letter C tidak berlaku atau tidak lagi diakui sebagai bukti kepemilikan yang sah mulai 2 Februari 2026. 
Berapa Biaya Urus Girik hingga Letter C ke SHM? Begini Penjelasan BPN

Berapa Biaya Urus Girik hingga Letter C ke SHM? Begini Penjelasan BPN

Surat tanah lama tak berlaku mulai Februari, Kementerian ATR/BPN menjelaskan biaya pengurusan girik, letter c, serta surat tanah lama lainnya ke sertifikat.
Viral Pemain Persid Jember Paksa Wasit Cek VAR Lewat HP di Liga 4, Netizen: Malu Woi

Viral Pemain Persid Jember Paksa Wasit Cek VAR Lewat HP di Liga 4, Netizen: Malu Woi

Momen pemain Persid Jember memaksa wasit mengecek VAR lewat ponsel di Liga 4 viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT