News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hindari Hubungan di Luar Nikah dan Bantu Masyarakat Kurang Mampu di Nganjuk, 48 Pasangan Nikah Gratis

Sebanyak 48 pasangan bujang gadis duda dan janda mengikuti pernikahan massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Katebupan Nganjuk dengan prosesi adat Jawa.
Minggu, 17 September 2023 - 10:12 WIB
Nikah massal di Nganjuk
Sumber :
  • Kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Sebanyak 48 pasangan bujang, gadis, duda, dan janda mengikuti pernikahan massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Katebupan Nganjuk. Prosesi pernikahan yang dilaksanakan sesuai adat Jawa ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu.

Tradisi unik nikah massal yang pertama kali dilakukan Pemkab Nganjuk ini digelar di Pendopo KRT Sosrokoesumo Pemkab Nganjuk, Sabtu (16/9) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prosesi nikah massal digelar layaknya pernikahan secara umum dengan berbagai rangkaian adat Jawa.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menjelaskan, nikah massal ini pertama kali digelar oleh Pemkab Nganjuk untuk masyarakat yang kurang mampu, agar mereka dapat merasakan resepsi pernikahan seperti yang lainnya, dilaksanakan sesuai dengan adat Jawa yang dipercaya masyarakat.

Presesi pernikahan dan temu manten juga dilaksanakan seperti pengantin secara umum dengan rangkaian adat Jawa.

"Prosesi temu manten diawali dengan balangan gantal atau lempar gantal, dimana gantal atau sirih yang diikat oleh benang putih akan saling dilempar oleh kedua pasangan. Pengantin pria melemparkan gantal ke dada pengantin wanita sebagai tanda bahwa ia telah mengambil hati sang kekasih, dan pengantin wanita akan menunjukkan gantal ke lutut sang pria sebagai tanda bakti kepada suami," ungkap Marhaen.

"Setelah prosesi balangan gantal, kemudian dilanjutkan dengan ngidak tagan atau injak telur. Ritual menginjak sebutir telur ayam mentah oleh mempelai pria dilaksanakan sebagai harapan bahwa ia akan mendapatkan keturunan karena keduanya telah bersatu. Kemudian, sang istri akan membasuh kaki suaminya sebagai tanda kasih sayangnya," kata Marhaen.

Lebih lanjut Marhaen Djumadi menambahkan, temu manten juga dilaksanakan prosesi sinduran dimana kain sindur berwarna merah dan putih diharapkan akan memberikan keberanian bagi kedua pengantin agar menjalani pernikahan mereka dengan semangat dan penuh gairah.

"Pada ritual ini, keduanya dibalut oleh kain sindur sembari diantar menuju pelaminan sang mempelai wanita," jelas Marhaen.

Menurut Marhaen, prosesi pernikahan yang dilaksanakan sesuai adat Jawa ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu. Dengan menggunakan dana gotong royong, yang sebelum sudah koordinasi bersama Kementrian Agama Kabupaten Nganjuk terkait akad nikahnya.

Selain itu Marhaen menegaskan, gelaran nikah massal ini juga sesuai janji politik saya, yang sebelumnya telah saya sampai di awal menjabat Bupati Nganjuk.

"Jadi, nikah massal untuk membantu masyarakat kurang mampu ini merupakan janji politik pada akhir jabatan Bupati Nganjuk," ucap Marhaen.

Sementara salah satu peserta nikah massal Idham Kholik mengaku sangat bersyukur dengan adanya nikah massal gratis.
“Sehingga perempuan yang saya pinang, yang sebelumnya mau menjalankan pernikahan terkendala biaya, kini bisa terlaksana menjalankan akad nikah dan menjadi istri yang sah,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kholik bercerita, kalau dirinya mengenal calon istrinya (Putri Wahyuni) sudah lama dan pertama kali kenal ketika belanja ke pasar, kemudian menjalin asmara lebih dekat.
“Pada waktu itu, kepingin cepat nikah, tapi sayang kendala biaya pernikahan menjadi penghalang sementara,” tambahnya.

"Alhamdulilah, setelah mengetahui program nikah dari Kepala Desa, kemudian saya tertarik untuk mengikuti nikah massal gratis. Harapannya semoga semua peserta nikah massal gratis yang dilaksanakan oleh Pemkab Nganjuk, termasuk saya dengan istri saya menjadi pasangan yang sakinah mawadah warohmah," ucap Kholik. (kso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Viral di media sosial (Medsos) soal kabar seorang pria, disebut mantan anggota Kopassus menjadi korban bacok di Cakung, Jakarta Timur.
Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar pemain drama Korea Crash 2 lengkap dengan karakter Lee Min Ki, Kwak Sun Young, Heo Sung Tae, hingga Jisung NCT. Simak juga sinopsis dan jadwal tayangnya.
Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Curigai Perusahaan Asing Terindikasi Sebabkan Karhutla Kalimantan, Prabowo: Pada Saatnya Kita Umumkan Nama-Nama Itu

Presiden RI Prabowo Subianto mencurigai sejumlah perusahaan asing yang mengantongi izin usaha di Indonesia terindikasi ikut menyebabkan karhutla di Kalimantan.
Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Masih Ingat Willys Kendaraan Perang Amerika Serikat? Jeep Buka Peluang Hidupkan Kembali Versi Mobil Listrik

Setelah tak lagi produksi, Jeep membuka peluang untuk membangkitkan kembali Willys sebagai mobil listrik
Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Data hingga Kesehatan Jemaah Umrah, Antisipasi Situasi Darurat

Pemerintah melalui Kemenhaj akan memperkuat pelayanan haji dan umrah indonesia. Guna melindungi seluruh jemaah agar aman saat menjalani ibadah.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT