News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan Edward Tannur Ayah Ronald Tak Sangka Putranya yang Sopan Bisa Bunuh Dini dengan Brutal: Anaknya Penurut dan Berbakti

Edward Tannur Ayah dari Gregorius Ronald Tannur akhirnya angkat bicara atas kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anaknya terhadap Dini Sera Afrianti.
Rabu, 11 Oktober 2023 - 05:47 WIB
Edward Tannur
Sumber :
  • Tim tvOne/Zainal Arifin Azhari

Surabaya, tvOnenews.com - Edward Tannur Ayah dari Gregorius Ronald Tannur akhirnya angkat bicara atas kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anaknya terhadap Dini Sera Afrianti.

Ditemui wartawan di kawasan Surabaya Utara, Edward Tannur anggota DPR ri sekaligus ayah dari GRT, terlihat sedih saat menyampaikan penyesalannya terhadap kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak menyangka Ronald  yang selama ini kami  kenal sebagai anak yang sangat penurut dan berbakti kepada orang tua dapat berbuat suatu perbuatan diluar dugaan yang kami,“ kata Edward.

Secara khusus Edward Tannur menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga korban dan berjanji menyerahkan seluruh tanggung jawab hukum yang dijalani oleh anaknya kepada aparat kepolisian sesuai dengan prosedural hukum yang berlaku di indonesia.

“Saya meminta maaf yang sebesar sebesar nya atas keluarga korban dalam hal ini keluarga dari DSA, Saya berhara semua proses bisa berjalan secara terang benderang sesuai hukum yang berlaku,“ ujar Edward.

Edward Tannur juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat indonesia atas kegaduhan yang menyangkut anaknya dan berharap tidak di hubungkan terhadap dirinya, selaku anggota DPR RI dari PKB. Bahkan saat ini, dirinya sudah dinon-ktifkan dari seluruh aktivitas fraksi.

Edward Tannur tidak akan mengintervensi proses hukum anaknya Gregorius Ronald Tannur (GRT 31) yang sedang ditahan oleh pihak Polrestabes Surabaya karena kasus penganiayaan kepada wanita asal Sukabumi, Dini Sera Affrianti (29) hingga tewas.

Edward Tannur menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum yang menjerat anaknya. Baginya, Ronald sudah dewasa. Ia pun sudah meminta anaknya untuk bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan.

“Ronald sudah dewasa, jadi dialah yang harus mempertanggung jawabkan kesalahannya. Tidak mungkin dia yang berbuat, tapi saya yang dipenjara. Berani berbuat berani bertanggung jawab,” ujarnya ketika diwawancarai di Sukomanunggal, Selasa (10/10/2023).

Edward Tannur yang sedang berada di kota Surabaya mengatakan bahwa dirinya hingga kini masih belum bertemu Ronald anaknya. Ia memastikan tidak akan mencampuri urusan hukum anaknya. Ia juga mengaku belum menjenguk anaknya itu karena tidak ingin publik salah menilai.

“Saya belum ketemu anak saya sampai sekarang. Saya pasrahkan ke kuasa hukum. Kalau sekarang (jenguk) takutnya nanti saya dikira intervensi. Saya tidak akan intervensi sedikitpun. Anak saya sudah dewasa,” imbuh politisi PKB itu.

Edward Tannur merencanakan menjenguk Ronald Tannur untuk memberikan dukungan moral kepada anaknya itu. Namun tidak dalam waktu dekat. Karena pihak kepolisian masih terus bekerja dengan profesional.

“Kita mau supaya kejadian si Ronald ini menjadi terang benderang. Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi, dan tidak perlu ada yang mengintervensi,” tegas Edward.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menonaktifkan Edward Tannur dari semua komisi di DPR RI. PKB menyatakan tidak akan melakukan intervensi terhadap kasus yang menjerat putra Edward, Gregorius Ronald Tannur (31).

“Kami tidak akan melakukan intervensi hukum apa pun terhadap (kasus) itu,” kata Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid dalam keterangan video, Senin (9/10/2023). (zai/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

​​​​​​​Dedi Mulyadi kagum pada ibu asal Sukabumi yang tetap kuat merawat anak kanker stadium 4 tanpa keluh, meski hidup serba terbatas dan penuh perjuangan.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UAD Yogyakarta Tekankan Guru Besar Baru Harus Jaga Marwah Muhammadiyah

Sebanyak empat dosen dari berbagai ranting ilmu di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dikukuhkan sebagai guru besar baru.   

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT