GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pelemparan Bus Persepa, Satreskrim Polres Ponorogo Amankan 8 Orang Terduga Pelaku

Polres Ponorogo langsung turun tangan setelah menerima laporan terjadi aksi pelemparan bus pemain klub Persatuan Sepak Bola Pacitan (Persepa), oleh orang tidak di kenal di jalur Ponorogo-Pacitan.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 18 Desember 2023 - 14:55 WIB
Bus pemain klub Persatuan Sepak Bola Pacitan (Persepa)
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.comPolres Ponorogo langsung turun tangan setelah menerima laporan terjadi aksi pelemparan bus pemain klub Persatuan Sepak Bola Pacitan (Persepa), oleh orang tidak di kenal di jalur Ponorogo-Pacitan.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, polisi akhirnya berhasil mengamankan 8 orang diduga oknum suporter Persatuan Sepak Bola Ponorogo (Persepon).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka yang diamankan diduga merupakan pelaku pelemparan batu, yang membuat dua pemain Persepa terluka serta sejumlah kaca bus yang digunakan untuk mengangkut para pemain Persepa pecah.

Kanit Pidum Polres Ponorogo, Ipda Guling Sunaka saat dikonfirmasi sejumlah media menjelaskan, ke 8 terduga pelaku ini diamankan sesaat setelah aksi pelemparan bus Persepa itu terjadi.

"8 orang suporter Persepon kita amankan, ada yang anak-anak, ada yang dewasa, termasuk koordinator aksi tersebut," terang Ipda Guling.

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika sebagian dari terduga pelaku ini membuntuti bus pemain Persepa sejak dari Stadion Yoso Negoro Kabupaten Magetan.

"Saat di TKP, bus Persepa yang tengah perjalanan pulang ini dihadang oleh sejumlah kelompok, dan dilempari batu dari kedua sisi," ungkap Guling.

Saat ini seluruh terduga pelaku sedang diintrogasi dan kita klasifikasi berdasarkan peran mereka dari kejadian tersebut.

Dari kejadian ini pihaknya mengamankan beberapa barang bukti seperti satu unit bus Persepa yang dilempari batu, sejumlah batu yang digunakan untuk melempar bus.

"Jadi aksi itu sudah direncanakan sebelumnya, dari bukti kejadian itu, memang ada beberapa koordinator yang mengarahkan untuk melakukan aksi tersebut," ungkapnya.

Kendati diamankan, namun 8 terduga pelaku pelemparan bus pemain Persepa ini, tidak ditahan oleh petugas. Pasalnya petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini.

Diketahui sebelumnya, Persepon gagal lolos dari fase grub regional Jatim usai ditahan imbang 1:1 oleh Persepa, dalam laga lanjutan Liga 3 yang digelar di Stadion Yosonegoro Kabupaten Magetan, Minggu (17/12) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu seluruh pemain Persepa saat ini sudah pulang ke Pacitan meski sempat ada beberapa pemain yang menjalani perawatan medis.

Pihak Satreskrim Polres Ponorogo saat ini terus mendalami kasus tersebut dengan dibantu Polsek Balong dan Polsek Slahung, karena kejadian berada di jalur antara Ponorogo menuju Pacitan. (asn/gol) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Jika melihat komposisi pemain, trio Megawati Hangestri Pertiwi, Kim Da-in, dan Jordan Wilson diprediksi akan menjadi fondasi utama Hyundai Hillstate musim depan. Pelatih Kang Sung-hyung
I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League memberi sinyal keras bagi klub Super League yang tak memenuhi aturan kandang, termasuk potensi memulai musim dengan poin minus dari operator kompetisi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT