GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Hutang Piutang Pemicu Adik Nekat Bunuh Kakak Kandung

Kepolisian mengungkap motif PR (25), wanita yang menghilangkan nyawa SA (30) kakak kandungnya, karena sering terlibat cek-cok dan kerap mengumbar aib keluarga
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 10:35 WIB
Adik kandung yang bunuh kakaknya
Sumber :
  • zainal arifin

Surabaya, tvOnenews.com - Kepolisian mengungkap, motif PR (25) seorang wanita yang menghilangkan nyawa SA (30) kakak kandungnya, karena sering terlibat cek-cok dan kerap mengumbar kejelekan ibu serta saudara kandungnya yang ketiga.

SA merupakan wanita yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terlilit kabel HDMI di rumahnya kawasan Jalan Darmo Indah Selatan, Kecamatan Tandes, Surabaya, pada Selasa (30/7/2024) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompol Teguh Setiawan Plt Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya menjelaskan, awal mulanya, korban beserta ibu dan tersangka serta adik laki-lakinya yang ketiga tinggal bersama di Jalan Darmo Indah Selatan pada empat bulan lalu.

Namun karena sering terlibat pertengkaran urusan ekonomi dan pribadi, akhirnya ibu serta dua adik kandungnya itu angkat kaki dari rumah tersebut dan tinggal di rumah kos kawasan Jalan Raya Tengger.

“Empat bulan lalu sering terjadi cek-cok kemudian ibu kandung korban, tersangka (PR) dan adik tersangka keluar rumah dan kos ke Tengger,” ujar Teguh saat jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya.

Sebelum terjadinya peristiwa itu, adik korban yang ketiga sempat terlilit masalah dengan kantor tempatnya bekerja karena menggunakan uang perusahaan.

Kemudian pihak perusahaan mendatangi rumah korban SA untuk mencari keberadaan adik kandungnya yang ketiga itu. Namun korban menjelaskan bahwa adiknya itu sudah pindah tempat tinggal.

Waktu pihak perusahaan mendatangi tempat kos adik korban, keluarganya malu karena lingkungan sekitar mengetahui permasalahan tersebut.

Adik korban yang ketiga akhirnya mengadu ke tersangka PR atas masalah tersebut. Dari situ, tersangka berniat mendatangi rumah korban dan memberikan klarifikasi supaya jangan ikut campur urusannya lagi.

“Pihak perusahaan mendatangi rumah adiknya yang di Tengger untuk menyelesaikan masalahnya dan itu membuat adik korban yang terakhir malu dan menyampaikan kepada tersangka PR ini,” ujarnya.

Kemudian pada Minggu (28/7/2024) malam sekitar pukul 23.30 WIB, tersangka mendatangi rumah korban dengan memesan driver ojek online untuk mengklarifikasi persolan itu.

“Mencoba klarifikasi perkara itu dan menjelaskan supaya tidak ikut campur tangan masalah pribadinya,” jelas Teguh.

Sesampainya di rumah korban, tersangka PR mencoba masuk ke dalam dengan mengetuk pintu dan jendela namun tidak mendapat respon. Sehingga PR menunggu di depan pintu rumah hingga pagi hari.

“Pagi jam 7 pagi korban membuka pintu, korban kaget melihat pelaku di depan rumah. Dan sempat terjadi cek-cok, lalu saat korban masuk ke rumah, diikuti oleh tersangka,” katanya.

Di dalam rumah itulah, kembali terjadi keributan. Korban kemudian mengambil sebuah pisau dan ditujukan ke tersangka sambil mengucap kalimat.

“Sudah bunuh saja aku,” kata Teguh menirukan kalimat korban.

Kata Teguh, tersangka kemudian terpancing dan tersulut emosi sehingga mendorong korban ke tembok sambil dicekik sehingga kepala korban membentur tembok.

“Saat pisaunya jatuh, korban mau mengambil pisaunya oleh tersangka ditarik hingga korban ini tersungkur,” tutur Teguh.

Saat itu tersangka sempat khawatir kakak kandungnya berteriak karena aksi kekerasan itu. Sehingga tersangka mencekik leher korban hingga kakaknya itu tidak bisa bernapas bahkan sampai mengeluarkan cairan dari mulutnya.

“Tangan kanan tersangka diletakkan di leher korban sambil dilakukan penguncian hingga korban ini tidak bersuara dan tidak bergerak,” imbuhnya.

Melihat kakaknya itu tidak bergerak, tersangka berusaha membangunkannya. Namun korban tidak kunjung sadar, akhirnya karena takut dan khawatir, tersangka membuat korban seolah-olah bunuh diri dengan melilitkan kabel HDMI ke leher korban dan menaruhnya di tangga menuju lantai dua.

“Tersangka mencoba membangunkan korban, tapi tidak ada reaksi hingga 10 menit. Tersangka ketakutan sehingga ada inisiatif seolah-olah korban ini meninggal dalam kondisi gantung diri,” jelas Teguh.

Tersangka kemudian kabur meninggalkan rumah dengan kondisi pintu terbuka. Polisi juga menyebut bahwa PR mencuri handphone milik korban untuk dijual dan uangnya dipakai kebutuhan pribadi.

Teguh menyebut, motif tersangka mendatangi rumah korban mulanya untuk mengklarifikasi permasalahan sebelumya karena sering cek-cok dan mengumbar aib keluarga.

Polisi menyebut PR tidak berniat membunuh kakak kandungnya itu. Namun karena pertengkaran, tersangka melakukan penganiayaan hinga nyawa korban melayang.

“Motifnya tersangka mencoba klarifikasi perkara itu dan menjelaskan supaya tidak ikut campur tangan masalah pribadinya. Korban juga sering mengumbar kejelakan ibu dan tersangka,” tuturnya.

Oleh sebab itu, penyidik tidak menerapakan pasal pembunuhan dalam kasus ini, melainkan Pasal 351 ayat 3 KUHP, Pasal 359 KUHP tentang Penganiayaan dan Kelalaian hingga Meninggal Dunia dan 362 KUHP tentang Pencurian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” jelas Teguh.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain baju tidur, dompet, dan ikat rambut milik korban, pisau, kabel HDMI, hingga kartu ATM dan uang tunai Rp285.000
(zaz/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Inisiatif konservasi bekantan dan penanaman mangrove guna menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem yang lestari.
Veda Ega Pratama Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di Moto3 Amerika 2026, Pembalap Indonesia Akui Lakukan Kesalahan

Veda Ega Pratama Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di Moto3 Amerika 2026, Pembalap Indonesia Akui Lakukan Kesalahan

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama mengungkapkan biang kerok dirinya bisa gagal menyelesaikan balapan di Moto3 Amerika 2026.
Sulit Adaptasi dengan Regulasi Baru, Max Verstappen Buka Suara soal Rumor Pensiun di Akhir Musim F1 2026: Saya Memikirkan...

Sulit Adaptasi dengan Regulasi Baru, Max Verstappen Buka Suara soal Rumor Pensiun di Akhir Musim F1 2026: Saya Memikirkan...

Max Verstappen lagi-lagi gagal bersaing untuk podium saat tampil di F1 GP Jepang 2026.
Korban Mutilasi yang Jasadnya Disembunyikan dalam Freezer di Bekasi Dikenal Baik, Pegawai Ayam Geprek Itu Disebut Mudah Bergaul

Korban Mutilasi yang Jasadnya Disembunyikan dalam Freezer di Bekasi Dikenal Baik, Pegawai Ayam Geprek Itu Disebut Mudah Bergaul

Korban mutilasi yang jasadnya disembunyikan dalam freezer gerai ayam geprek di Bekasi dikenal sebagai sosok yang baik. 
Sambil Menangis, Videografer Amsal Sitepu Bantah Mark-up Anggaran: Saya Cinta Sekali Tanah Karo

Sambil Menangis, Videografer Amsal Sitepu Bantah Mark-up Anggaran: Saya Cinta Sekali Tanah Karo

Amsal menceritakan awal muka kasus yang menjeratnya dihadapan seluruh anggota Komisi III DPR RI yang menghadiri rapat terbatas tersebut.
Cedera Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia Jadi ‘Durian Runtuh’ Persija Jakarta? FIFA Siap Guyur Rp146 Miliar, Ini Syaratnya!

Cedera Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia Jadi ‘Durian Runtuh’ Persija Jakarta? FIFA Siap Guyur Rp146 Miliar, Ini Syaratnya!

Persija berpeluang mendapat kompensasi hingga Rp146 miliar dari FIFA usai Mauro Zijlstra cedera di Timnas Indonesia, namun harus memenuhi syarat ini.

Trending

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

​​​​​​​Dedi Mulyadi terkaget-kaget dengar pengakuan istri ustaz Karawang. Fakta baru dugaan perselingkuhan terungkap, kronologi pengeroyokan pun diluruskan.
Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira penipu hingga dimaki, Dubernur Jabar Dedi Mulyadi justru balas dengan senyuman dan transfer bantuan sebesar Rp25 juta.
6 Bintang Muslim Manchester City, Nomor 5 Pernah Bikin Timnas Indonesia Trauma

6 Bintang Muslim Manchester City, Nomor 5 Pernah Bikin Timnas Indonesia Trauma

Manchester City tak dihuni pemain berbakat, tapi juga beberapa bintang Muslim yang memiliki kisah inspiratif, satu pemain yang bikin gagal timnas Indonesia.
Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menaruh kesan mendalam terhadap atmosfer pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah melakoni laga debutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT