GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakit Komplikasi Tak Kunjung Sembuh, Lansia asal Pakis Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sutikno (59) warga Dusun Nusantoro RT 010 RW 004 Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 22 September 2024 - 14:24 WIB
Lansia asal Pakis Malang Ditemukan Gantung Diri
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Seorang pria lansia bernama Sutikno (59) warga Dusun Nusantoro RT 010 RW 004 Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri di tiang bambu belakang dapur rumahnya, Sabtu (21/9).

Kapolsek Pakis, AKP Suyanto mengatakan, korban pertama kali ditemukan gantung diri oleh istrinya bernama Sulistianing (49) sekitar pukul 04.45 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan piket Polsek Pakis mendapatkan laporan sekitar pukul 05.00 WIB," kata AKP Suyanto, Sabtu (21/9).

Diungkapkan pria yang sebelumnya pernah menjabat Kapolsek Jabung, saat itu istri korban sekitar pukul 04.45 WIB, bangun tidur dan akan melaksanakan sholat subuh. Istri korban mencari suaminya di dalam rumah, namun yang dicari tidak ada di dalam rumah.

Lanjut, istri korban membuka pintu depan, setelah membuka pintu rumah depan, istri korban berjalan ke arah pagar rumah dan mendapati bahwa pagar rumah dalam keadaan terkunci gembok dari luar.

"Mengetahui pagar rumah terkunci, istri korban kembali masuk ke dalam rumah untuk mengambil kunci ganda (serep) untuk membuka gembok pagar rumahnya," terang AKP Suyanto.

Setelah pintu pagar rumah terbuka kata Suyanto, istri korban masuk ke dalam dan melihat ke arah depan rumah kalau korban yang dicarinya dalam keadaan gantung diri mengunakan tali tampar warna biru yang diikatkan di tiang bambu dapur ketinggian kurang lebih 2,5 meter.

"Sontak istri korban kaget dan berteriak minta tolong kepada tetangga untuk menurunkan korban dari tiang gantungan," imbuhnya.

Namun para tetangga korban tidak berani menurunkan jenazah korban dan kejadian ini dilaporkan Polsek Pakis dan petugas medis dari Puskesmas Pakis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah dilakukan pemeriksaan awal ternyata korban sudah meninggal dunia dan ditubuh korban tidak ditemukan luka-luka (tanda kekerasan) keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan karena sudah menyadari sebab-sebab korban meninggal dunia," tukasnya. 

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban mengalami depresi atau stres karena sakit komplikasi yang tak kunjung sembuh. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT